7 Tempat Ngopi di Bandung yang Recommended

Dalam 2 tahun terakhir ini perkembangan coffee shop di Bandung bisa dibilang cukup pesat. Mulai dari yang hanya khusus untuk ngopi sambil nyemil kue sampai yang menyediakan makanan berat. Saya memang lebih suka minum teh dibandingkan ngopi, tapi dari Adam saya belajar menikmati berbagai atmosfer coffee shop yang tersebar di kota Bandung ini. Berikut ini adalah 7 tempat ngopi di Bandung yang populer, saya susun semata-mata berdasarkan kronologis kunjungan kami ;) Oh ya, daftar ini mungkin berbeda tergantung masing-masing personal, namun yang pasti kesemuanya mengingatkan kami akan coffee shop – coffee shop yang ada di Australia, khususnya Melbourne yang memang merupakan salah satu pusat kopi dunia!

One of the best coffee places in Melbourne

One of the best coffee places in Melbourne

Noah’s Barn

Jalan Garuda (Laks. Nurtanio) no. 39

Tempat ini sebenarnya sudah pernah kami review waktu kami pertama kali ke sana. Sejujurnya Noah’s Barn ini coffee shop modern pertama yang kami temukan sekitar 2 Continue reading

Biaya Liburan di Luxembourg

Setelah kemarin kami membahas tentang Biaya Liburan di Paris, sekarang kami lanjut ke negara berikutnya, yaitu Luxembourg. Kami sudah menduga bahwa bagian traveling di Luxembourg ini akan cukup mahal mengingat Luxembourg termasuk salah satu negara paling kaya di dunia. Dan memang benar. Biaya traveling di Luxembourg memang cukup mahal, namun kita bisa menekan budget dari sisi makanan dan melakukan aktivitas wisata yang gratis.

Overview pemandangan Luxembourg

Overview pemandangan Luxembourg

Kami naik kereta cepat dari Paris ke Luxemoburg, kemudian dari Luxembourg juga naik kereta ke Brussels. Biaya transportasi ini tidak dimasukkan ke dalam daftar pengeluaran per negara, karena nanti akan dimasukkan saat melakukan summary total biaya perjalanan di Eropa.

Tanggal

Harga

Kategori

Komentar

2013-07-29

93.60

Accommodation

Luxembourg hostel

2013-07-29

5.90

Food

Lunch (panini & quiche)

2013-07-29

1.70

Food

Coke

2013-07-29

2.00

Food

Ice cream

2013-07-29

14.00

Food

Dinner kebab

2013-07-29

2.95

Food

Mcflurry

2013-07-30

6.00

Activities

Castle fortifications

2013-07-30

20.10

Food

Mexican lunch

2013-07-30

2.60

Food

Apricot tart

2013-07-30

10.50

Food

Kebabs for dinner

2013-07-30

0.50

Miscellaneous

Post card

2013-07-30

4.00

Miscellaneous

Snow globe

2013-07-30

1.10

Miscellaneous

Stamp

Jumlah

€164.95

Rp 2.547.000  (nilai tukar hari ini)

Akomodasi di Luxembourg tergolong MAHAL. Kami menginap di dorm selama 2 malam dengan membayar €23.40 per orang Continue reading

Biaya Liburan di Paris

Waduh…maaf ya, sebenarnya kami ke Eropa tahun 2013 yang lalu, tapi baru sekarang kami sempat berbagi detail biaya liburan di Eropa. Mulai dari artikel ini, kami akan sharing informasi mengenai pengeluaran kami di masing-masing negara (di Eropa) supaya kalian bisa mendapatkan gambaran berapa besar ongkos di masing-masing negara tersebut. Nanti juga kami akan coba merangkum berapa pengeluaran total selama perjalanan kami di Eropa supaya ada gambaran berapa ongkos transportasi antar negara-negara di Eropa. Sekarang, mari kita mulai dengan biaya liburan di Paris! PS: semua catatan biaya ini untuk 2 orang ya….maklum….travel couple (cieeeehh) ;)

Budget Traveling di Paris

Budget Traveling di Paris

Dalam budget untuk Paris ini kami tidak memasukkan ongkos transportasi ke dan dari Paris karena biaya ini bisa dibagi dengan biaya di negara berikutnya. Maksudnya, biaya kereta api yang kami keluarkan dari Paris ke Luxemburg bisa dimasukkan ke dalam biaya liburan di Paris….maupun biaya di Luxemburg. Jadi kami memutuskan untuk memasukkan biaya transportasi antar negara di bagian ‘total biaya perjalanan Eropa’ saja.

Jadi, tanpa berlama-lama lagi, ini detail pengeluaran kami selama 5 hari 4 malam di Paris (catatan aktual berdasarkan data yang kami masukkan ke dalam aplikasi Trail Wallet):

Tanggal

Harga

Rupiah

Kategori

Komentar

2013-07-11

Rp 2,028,000

Accommodation

AirBnB Paris

2013-07-25

24.00

380,208

Activities

Louvre tickets

2013-07-25

1.20

19,010

Food

Chocolate croissant 

2013-07-25

5.30

83,963

Food

Baguette

2013-07-25

6.20

98,220

Food

Cake Un Dimanche

2013-07-25

1.50

23,763

Food

Bananas

2013-07-25

2.46

38,971

Food

Orange juice in supermarket

2013-07-25

1.00

15,842

Miscellaneous

4 x postcards

2013-07-25

39.80

630,512

Transport

Metro tickets

2013-07-26

2.30

36,437

Food

Apricot danish

2013-07-26

7.20

114,062

Food

Pierre Herme cake

2013-07-26

13.20

209,114

Food

Groceries

2013-07-26

3.80

60,200

Miscellaneous

Stamps

2013-07-26

2.50

39,605

Miscellaneous

Snow globe

2013-07-27

30.00

475,260

Activities

Versailles 

2013-07-27

2.00

31,684

Food

Pastry – triange amande

2013-07-27

4.70

74,457

Food

Cake

2013-07-27

8.24

130,538

Food

Groceries

2013-07-28

16.00

253,472

Activities

Catacombs

2013-07-28

37.80

598,828

Food

Lunch at page 35

2013-07-28

6.30

99,805

Food

Cakes

2013-07-28

12.10

191,688

Food

Maccas

2013-07-29

1.20

19,010

Food

Banana milk

2013-07-29

3.40

53,863

Transport

Metro ticket to train station

€232.20

3,678,512

+ Rp 2,028,000

Jumlah

5,706,512

(nilai tukar hari ini)

Bisa kalian lihat dari daftar pengeluaran tersebut bahwa kami mendapatkan harga yang cukup murah untuk sebuah private apartment di pusat kota Paris seharga Rp 2,028,000 untuk 4 malam! Baca review lengkap kami di sini. Harganya mungkin sekarang sudah berubah sedikit, tapi cukup untuk Continue reading

Profil Traveler: Sutiknyo (@Lostpacker)

Traveler yang satu ini dikenal juga dengan julukan Tekno Bolang. Baru-baru ini dia melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor keliling daerah Timur Indonesia selama 3 bulan. Selain solo travel, dia juga sering mengabadikan perjalanannya dalam bentuk foto maupun video. Penasaran dengan traveler yang satu ini? Yuk kita ikuti langsung wawancara dengan Tekno Bolang.


Nama: Sutiknyo tapi gak tau kenapa dikasih panggilan Tekno Bolang

Twitter: @lostpacker

URL (blog): http://lostpacker.com/

Kota Asal: Pati- Jawa Tengah, tapi sempat tumbuh di Jambi waktu kecil

Domisili: Karawaci-Tangerang

Ceritakan sedikit tentang Sutiknyo
Umur 6 bulan saya sudah diajak almarhumah ibu meninggalkan kampung halaman menuju daratan Sumatra, tepatnya di pedalaman Jambi. Bermain bersama suku anak dalam (kubu) di perkebunan karet menghiasi masa kecilku yang ceria. Waktu sekolah harus rela jauh dari orang tua karena dititipkan pada keluarga di luar kebun, tempat di mana sekolah dasar berada. Berasal dari keluarga perantau, mungkin dari situlah gejolak hasrat jalan-jalan saya timbul. Saya selalu rindu untuk melihat ada cerita apa yang terjadi di ujung negeri sana.

Berdiri di puncak Pulau Padar, Taman Nasional Komodo

Berdiri di puncak Pulau Padar, Taman Nasional Komodo

Sekarang lagi sibuk apa sih?
Hmmmm, lagi istirahat saja sambil ngonsep-ngonsep rencana untuk membukukan kisah perjalanan saya menyusur setiap sudut nusa tenggara bulan lalu dengan menggunakan motor matic bekas yang saya beli tahun kemarin.

Continue reading

Makan Seafood Enak di The Restaurant, Padma Hotel Bandung

Dulu setiap kali teman-teman saya kangen seafood pasti selalu mengajak ke Pangandaran, sambil main ke pantai sambil makan seafood enak. Maklum, Bandung memang cukup jauh dari pantai, butuh waktu berjam-jam untuk sampai ke pantai terdekat. Saya sebenarnya bukan penggemar seafood maniak yang langsung semangat 45 saat lihat menu seafood. Maklum, dari dulu image makanan seafood itu hanyir. Kata Adam, seafood hanyir itu karena tidak segar. Kalau seafood segar seharusnya tidak berbau hanyir. Akhirnya saya pun mulai menyukai seafood. Kebetulan banget saat ini di Bandung ada restoran yang menawarkan makan seafood enak, bahkan dengan sistem makan sepuasnya!

Kampoeng Nelayan Buffet Dinner di The Restaurant, Padma Hotel Bandung

Kampoeng Nelayan Buffet Dinner di The Restaurant, Padma Hotel Bandung

Padma Hotel Bandung yang berlokasi di daerah Ciumbuleuit saat ini punya program yang dinamakan ‘Kampoeng Nelayan’ setiap hari Jumat malam. Sesuai dengan namanya, di sana banyak disajikan menu-menu seafood seperti udang, cumi, tuna, swordfish dan makanan laut lainnya yang diolah dengan berbagai cara. Ada yang dijadikan pilihan bahan teppanyaki, ada yang digoreng, ada yang dibakar bahkan ada juga yang dikombinasikan dengan salad sebagai menu appetizer. Continue reading

10 Wisata Kuliner Medan yang Enak

Setiap kali ada yang bilang mau jalan-jalan ke Medan, pasti muncul komentar “Wah, makanan di Medan enak-enak tuh!” Memang Medan termasuk salah satu kota di Indonesia yang kulinernya cukup populer. Oleh karena itu waktu kami mampir di Medan dalam rangkaian #SumateraDulu pastinya kami menyempatkan diri untuk berburu kuliner Medan.

Karena kuliner enak di Medan ada banyak sekali dan perut kami cuma bisa menampung maksimal 3 kali makan berat dalam sehari, 3 hari di Medan memang tidak cukup untuk wisata kuliner. Kalaupun mau diperpanjang jadi 1 minggu wisata kuliner di Medan, seperti bisa dipastikan saat pulang nanti jarum timbangan akan melonjak ke kanan. Moehahaha……

Berikut ini beberapa wisata kuliner Medan yang sempat kami coba:

Soto Kesawan: Ini kuliner favorit kami di Medan. Berlokasi di Jalan Ahman Yani (Kesawan), tidak jauh dari Restoran Tip Top dan Tjong A Fie Mansion, sebuah gerobak berada di depan warung kecil namun selalu dipenuhi pengunjung. Kami biasanya memesan soto udang yang udangnya banyak dan besar-besar. Kuah santannya katanya dicampur kaldu udang, rasa gurihnya natural dan pas, tidak bikin eneq. Selain soto udang, bisa juga pakai daging sapi, ayam ataupun jeroan. Kalau tidak salah semangkuk soto udang dihargai Rp 25.000,- Biasanya buka pagi-pagi dan siang sekitar jam 2-3 sudah habis.

Soto Udang Kesawan

Soto Udang Kesawan

Soto Sinar Pagi: Ini juga soto makyus lainnya di Medan. Lokasinya di Jalan Sei Deli, simpang Gatot Subroto. Sotonya khas Medan, dengan kuah kuning dan kaya akan rempah-rempah. Bisa dipilih untuk pakai daging ayam atau sapi dan ditambah perkedel serta sambal. Katanya sih lokasi ini sering sekali didatangi oleh para pejabat maupun artis-artis. Jam buka: kira-kira 07.00 – 14.00. Harganya sekitar Rp 20.000,- Continue reading

Profil Traveler: Vindhya Sabnani (@ibupenyu)

Kalau biasanya traveler suka bikin itinerary untuk tripnya sendiri, traveler yang satu ini malah sering bikin itinerary untuk orang lain! Berawal dari hobinya jalan-jalan sekarang dia bisa menghidupi hobi jalan-jalannya dengan usaha trip organizer yang dirintisnya beberapa tahun yang lalu. Bagaimana awal mula berdirinya @IbuPenyu dan apa suka duka jadi trip organizer? Baca langsung melalui wawancara kami berikut ini!


Nama: Vindhya B.Sabnani

Twitter: @vindhyasabnani & @ibupenyu

URL (blog):  www.ibupenyu.com

Kota Asal: lahir & besar di Jakarta

Domisili: Jakarta coret

Ceritakan sedikit tentang Vindhya
Anak kedua dari tiga bersaudara yang berhenti kerja kantoran sejak tiga tahun yang lalu buat seriusin bisnis trip organizer. cita-cita lima tahun ke depan gue udah bisa ngasih THR ke orang lain terus punya kedai es krim dan penginapan di salah satu tempat di Indonesia (maunya sih di banyak tempat). doakan saya ya!

desa adat waerebo

desa adat waerebo

Sekarang lagi sibuk apa sih?
Sibuk ngayal mau jalan kemana lagi dan sibuk mikirin rute baru buat @ibupenyu dan juga jenis trip lain buat @ibupenyu. Ada ide nggak bikin trip ke mana dan seperti apa di Indonesia?

Continue reading

Cara Menuju Tebing Keraton, Bandung

Penasaran dengan Tebing Keraton yang beberapa minggu ini ramai dibicarakan di twitter oleh sebagian warga Bandung (dan pengunjung luar kota yang datang ke Bandung), akhirnya tadi pagi kami berbulat tekad untuk mencari tahu tentang keberadaan si tebing tenar tersebut. Jam 4.20 pagi alarm berdering, mata masih berat, namun kami memaksakan diri untuk bangun dan berangkat ke Dago.

Penasaran apa itu Tebing Keraton - yuk ikuti kami

Penasaran apa itu Tebing Keraton – yuk ikuti kami

Semalam sebelumnya kami sudah mencari tahu dari beberapa informasi yang beredar di internet mengenai lokasi tepatnya Tebing Keraton. Melihat Google Maps masih belum terbayang karena sepertinya ada beberapa jalan kecil yang tidak muncul di Google Maps atau kadang-kadang ada yang terlihat seperti jalanan padahal sebenarnya itu cuma walking track yang menembus hutan. Continue reading

Jelajah Monasteri di Armenia

Armenia memang ada kemiripan dengan Georgia dalam hal atraksi wisata. Sebenarnya tidak bisa dibilang tempat wisata karena lokasi-lokasi ini adalah tempat ibadah yang masih digunakan oleh para penganut agama Kristen di sana. Namun tidak bisa disangkal bahwa monasteri-monasteri yang tersebar di Armenia (dan Georgia) mengundang rasa ingin tahu karena sejarahnya yang begitu lampau, bentuk bangunannya yang unik serta lokasinya yang kebanyakan berlatar belakang pemandangan alam yang spektakuler. Oleh karena itu jelajah monasteri di Armenia bisa dibilang salah satu aktivitas yang populer bagi para turis.

Monasteri Sanahin

Monasteri Sanahin

Sanahin

Diperkirakan dibangun pada tahun 928, bangunan monasteri saat in sudah tidak dipergunakan lagi. Namun pengunjung bisa masuk dan berjalan-jalan di dalam gedung yang saat ini atapnya tertutup lumut serta pilar-pilarnya sudah termakan usia. Beberapa nisan kubur tampak masih terlihat guratan-guratannya di lantai bangunan. Continue reading

Profil Traveler: Fahmi Anhar

Setelah sempat absen menghadirkan Profil Traveler di bulan Juni kemarin karena kesibukan traveling, kali ini kami kembali dengan sosok pemuda asal Jawa Tengah yang giat mempromosikan daerah asalnya. Dia belum lama ini melepas masa lajangnya. Penasaran apakah ada perubahan dengan kehidupan travelingnya sebelum dan sesudah menikah? Yuk simak ceritanya dalam wawancara berikut!


Nama: Fahmi Anhar

Twitter: @FahmiAnhar

URL (blog):  http://fahmianhar.com

Kota Asal: Magelang Kota Gethuk

Domisili: Semarang Kota Lumpia

Ceritakan sedikit tentang Fahmi Anhar
Anak pertama dari dua bersaudara. Lahir dan dibesarkan di Magelang Jawa Tengah. Lulusan FISIP. Cita-citanya sih pengen jadi diplomat. Tapi sekarang malah nyasar jadi pekerja sosial, handle program-program CSR di sebuah bank. Bagian dari aktifis gerakan #SaveSharks Indonesia. Mengisi waktu luangnya dengan traveling, icip-icip kuliner lokal, menulis dan… i’tikaf di masjid. Oke yang terakhir ini jelas pencitraan. Abaikan hahaha.

Backpacking To Melaka

Backpacking To Melaka

Sekarang lagi sibuk apa sih?
Yah namanya juga buruh mbak, sibuk dengan kerjaan kantor, sibuk nge-draft postingan blog, sama sibuk… mikirin kamu… iya kamu… #halah

*sound effect suara jangkrik*

Continue reading