10 Aktivitas Wisata Gratis di Asia

Budaya Tarian Bali yang masih sangat dilestarikan

Negara-negara di Asia selalu jadi destinasi populer untuk backpacker karena biayanya yang lebih murah dibandingkan Eropa dan Australia. Selain suka yang murah-murah, backpacker juga suka yang gratisan (who doesn’t?! :)). Di Asia banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya. Tidak semuanya berupa aktivitas jalan kaki yang memang secara logika tidak perlu pakai ongkos, namun banyak aspek menarik dari aktivitas wisata gratis di Asia ini. Simak Top 10 Aktivitas Wisata Gratis di Asia berikut ini:

Pemandangan kota Singapura di malam hari

Pemandangan kota Singapura di malam hari

1. FREE City Tour, Singapore

Dikenal sebagai kota yang dinamis serta memiliki perpaduan budaya, makanan, seni, arsitektur serta suku bangsa yang harmonis, Singapura merupakan tempat yang sangat menarik untuk dieksplor. Changi Airport menyediakan Free Singapore Tour bagi para pengunjung yang memiliki waktu transit minimal 4-5 jam. Untuk waktu transit di pagi hari sampai jam 3 sore, pengunjung bisa ikut Heritage Tour yang akan melewati The Singapore Flyer, Gardens by the Bay, Marina Bay Sands, The Esplanade, The Merlion Park serta beberapa area heritage lainnya. Di sore menjelang malam ada City Lights Tour yang akan melewati area Marina Bay, Bugis Village dan Raffles Hotel. Info detail bisa dibaca di sini.

2. Night Tour di Bangkok, Thailand

Kehidupan malam di Bangkok sungguh menarik, mulai dari pasar malam yang digelar di beberapa lokasi di pusat kota Bangkok sampai ke semaraknya street food di berbagai sudut kota. Mampirlah ke Silom untuk merasakan atmosfer pusat komersil kota Bangkok malam hari yang menjual banyak jam tangan palsu serta area Patpong yang punya banyak go-go bar dengan penari-penari telanjangnya. (PS: Jangan bawa keluarga apalagi anak kecil kalau masuk ke area Patpong ya ;))

3. Jalan-jalan gratis di kota tua Intramuros, Manila, Filipina

Kota tua selalu memiliki daya tarik tersendiri, begitu juga dengan area Intramuros yang masih dikelilingi oleh tembok sisa-sisa kota yang selama 400 tahun menjadi pusat kehidupan politik, agama serta militer saat Filipina masih di bawah kekuasaan bangsa Spanyol. Masuk dan berjalan-jalan di dalam area tembok Intramuros gratis, namun ada beberapa bangunan yang memberlakukan tarif masuk. Beberapa bangunan bersejarah yang bisa dikunjungi secara gratis adalah San Agustin Church dan Manila Cathedral yang dibangun di lokasi bekas arena adu banteng. Penggemar museum bisa mampir ke The Silahis Center (toko kerajinan tangan sekaligus museum), The Bonsai Library and Museum serta NCCA (National Commission of Culture and the Arts) Gallery, semuanya gratis.

4. Tur Kuil Hindu di Batu Caves, Kuala Lumpur

Batu Caves di Malaysia

Batu Caves di Malaysia

Bosan dengan suasana pusat kota di Kuala Lumpur? Naiklah KTM dari KL Sentral ke Batu Caves untuk mengunjungi tempat peribadatan umat Hindu yang berupa kuil di dalam gua. Ada 3 gua yang digunakan sebagai kuil dan tempat sembahyang. Patung dewa Hindu ukuran raksasa berwarna emas berdiri gagah di samping deretan lebih dari 200 anak tangga yang mengantarkan pengunjung sampai ke gua besar, ditemani oleh monyet-monyet yang kadang menghadang jalan. Perjuangan naik tangga pasti akan terbayar setelah sampai puncak dengan pemandangan skyline kota serta gua dengan formasi bebatuan kapurnya yang menakjubkan.


5. Museum GRATIS di Hong Kong

Penggemar museum pasti dimanjakan di Hong Kong karena banyak museum yang menggratiskan tiket masuk kepada pengunjungnya setiap hari Rabu. Beberapa di antaranya: Hong Kong Museum of Art, Hong Kong Heritage Museum, Hong Kong (Horse) Racing Museum (yang ini GRATIS setiap hari), Hong Kong Space Museum dan Dr. Sun Yat Sen Museum. Yang suka teh dan peralatannya bisa mengunjungi Museum of Tea Ware (gratis setiap hari).

6. Kunjungan GRATIS ke Mausoleum Ho Chi Minh di Hanoi, Vietnam

Mausoleum Ho Chi Minh

Mausoleum Ho Chi Minh

Saat berkunjung ke Hanoi jangan lupa mampir ke Da Dinh Square. Jika memang berjodoh maka akan bisa melihat mayat Jenderal Ho Chi Minh yang sudah diawetkan. Sebagai tokoh Vietnam yang paling penting, aturan masuk ke mausoleum ini sangat ketat dan waktu kunjungannya pun terbatas. Hanya buka beberapa jam saja dalam seminggu dan setiap tahunnya tutup selama 2 bulan (Oktober-November). Waktu itu saya kurang berjodoh karena mayatnya sedang dibalsem ulang di Rusia.

7. Shopping Tour + dapat sampel produk kecantikan GRATIS di Myeongdong, Seoul

Memasuki area pasar malam Myeongdong

Memasuki area pasar malam Myeongdong

Myeongdong adalah salah satu pasar di Seoul yang paling digandrungi oleh para pecinta ‘ladies market’. Selain baju-baju ala girl band serta cemilan khas Korea seperti topokki, poop bread (dong bang), kentang spiral dan es krim 32 cm, di Myeongdong ini banyak sekali toko kosmetik yang tak sungkan-sungkan membagikan free sample berbagai produk kecantikan kulit. Tidak perlu beli kosmetik dulu, cukup lewat depan toko atau masuk untuk sekedar melihat-lihat saja.


8. Cycling Tour GRATIS di Tokyo, Japan

Buat yang suka bersepeda, mampirlah ke Imperial Palace di Tokyo hari Minggu karena Japan Bicycle Promotion Institute meyediakan 150 sepeda gratis mulai dari sepeda biasa, sepeda tandem, sepeda anak-anak sampai sepeda balita untuk dipakai di sekitar area istana. Dikelilingi oleh parit serta hutan pinus, rute bersepeda sepanjang 3 km ini bisa jadi aktivitas yang menyenangkan dan menyehatkan bagi keluarga. Info lengkap mengenai aktivitas ini bisa dibaca di www.jbpi.or.jp.

9. Temple Tour di India

Kemegahan kuil-kuil di India dengan detail arsitektur yang detailnya memang sudah tersohor. Berita baiknya, beberapa kuil besar tersebut tidak memberlakukan entrance fee bagi pengunjungnya, di antaranya Golden Temple di Amritsar, Jama Masjid di Delhi, Masjid Haji Ali di Mumbai, Galta Monkey Temple di Jaipur, Kapaleeswarar Temple di Chennai, Brihadeeswara Temple di Tanjore, Budhhist Mahabodhi Temple di Bodhgaya, dan Karni Mata (rat temple) di dekat Bikaner.

10. Tur Budaya di Bali, Indonesia

Bali terkenal akan ritual budayanya yang masih sangat dipertahankan. Upacara-upacara adat berlangsung hampir setiap hari di berbagai sudut di Bali. Berbagai aspek mulai dari musik tradisonal, pakaian adat, makanan lokal hingga tarian tradisional bisa dinikmati tanpa perlu membayar tiket pertunjukan. Bertemanlah dengan warga lokal dan jadilah bagian dari festival dengan cara menjadi penonton yang menghormati adat budaya lokal.

Budaya Tarian Bali yang masih sangat dilestarikan

Budaya Tarian Bali yang masih sangat dilestarikan

Nah, banyak banget kan sebenarnya aktivitas seru yang bisa dilakukan tanpa perlu membuat biaya traveling membengkak! Oh ya, coba deh follow #TigerairTop10 di @Tigerair_ID dan Facebook Tigerair Indonesia, denger-denger bakal ada kejutan seru dari mereka. Lumayan kan kalo bisa dapet tiket GRATIS atau voucher tiket pesawat buat liburan berikutnya!

Join the discussion 5 Comments

Leave a Reply