Aktivitas di Wakatobi: Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia & Binongko

By January 22, 2013Indonesia

Wakatobi yang terbagi menjadi 4 pulau utama memiliki beragam kegiatan yang bisa dilakukan saat kita main kesana. Ternyata nama Wakatobi itu merupakan singkatan dari 4 pulau utama tersebut, yakni Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Berikut aktivitas liburan di Wakatobi yang wajib dilakukan kalau mampir ke sana:

Suasana pasar tradisional di Wanci

Suasana pasar tradisional di Wanci

Aktivitas liburan di Wangi-Wangi: Diving

Salah satu aktivitas liburan di Wakatobi yang tidak boleh dilewatkan adalah diving. Di hari terakhir saya di Wakatobi akhirnya berhasil juga nyicipin cantiknya bawah laut di Wanci. Ada sekitar 30 dive site dan saya hanya bisa menyelam di 2 titik. Keterbatasan waktu yang jadi kendalanya. Tapi di 2 titik itu saya puas banget! Titik pertama namanya Pulau Kapota dan yang kedua namanya Pintu Masuk Wanci.

Dari kedua titik tersebut saya suka banget sama yang terakhir. Begitu masuk di kedalaman 2 meter yang namanya soft coral itu sudah melambai-lambai cantik… Jadi berasa disambut! Makin turun ke bawah pemandangannya makin ciamik: soft coral dan hard coral warna-warni serta ikan-ikan cantik yang berseliweran… Nggak nyesel waktu itu maksain untuk menyelam di spot ini. Oya, dive center yang saya gunakan adalah Mawaddah Dive Center namanya.

Dive spot: Kapota island

Dive spot: Kapota island

Mengunjungi Benteng Liyatogo di Wangi-Wangi

Kegiatan yang bisa kita lakukan di Benteng Liyatogo adalah main bola bersama warga lokal. Haha… Ada mesjid tertua di Wanci, bisa juga duduk-duduk diatas Liya (bangunan di atas gerbang) dan berasa seperti penjaga benteng, main ke gua keramat untuk mandi air super dingin, atau nyobain bikin kasuami bersama warga lokal.

Benteng Liyatoga ini menurut BPPP Makasar adalah yang terbesar di dunia! Saya sempet naik ke bagian atas salah satu gerbang dan emang pas ditunjukkin letak ring (tembok benteng) lainnya dimana saya nggak bisa lihat dimana persisnya 😀 Guede benerrrr… Jarak dari saya berdiri ke laut lepas aja jauh amat, kayaknya kalo jalan kaki bisa 1 minggu deh. Penduduk yang mendiami Benteng Liyatoga ini adalah keturunan raja dari jaman dahulu dan mereka punya pemakaman khusus bagi para warganya. Kerennya, tembok kompleks pemakaman ini dibuat dari batu karang yang disusun tanpa batuan semen sedikit pun! Wuih… Tapi tembok baru yang mereka bikin sekarang sudah pakai bantuan semen.

suasana sore hari di Benteng Liyatoga

suasana sore hari di Benteng Liyatoga

Mengunjungi Pasar Traditional Wangi-Wangi

Kalo dulu saya paling nggak suka diajak ke pasar tradisional karena becek, sekarang spot ini jadi list wajib kunjung kalau saya main ke daerah baru. Kenapa? banyak yang bisa dilihat (dan bisa jajan!) seperti kehidupan warga daerah sana, kain-kain tradisional, makanan khas, ngobrol sama penduduk setempat, liat ikan yang mungkin hanya ada di perairan daerah tersebut dan merasakan ramahnya warga lokal.

Di pasar tradisional di Wanci ini saya cuma duduk diem di pojokan sambil liat kericuhan yang terjadi. Pasar disini mulainya jam 6 pagi dan setiap jam 5 pagi para bapak-bapak pergi melaut kemudian kembali ke deket pasar dan ibu-ibu penjual ikan akan dengan sigap ambil ikan dari jaring untuk kemudian dijual. Gile, ikannya super segar! Semua penjual ikan disini cewek dan mereka ngerjain sendiri semuanya dimulai dari ambil ikan di jaring itu, membawa ember berat berisi ikan ke lapak jualannya, membersihkan sisik ikan, memotong ikan sampai nego ke pembelinya. Keren!

pasar ikan di Wanci

pasar ikan di Wanci

Mengunjungi Mercusuar & Gua di Wangi-wangi

Saking banyaknya aktivitas liburan di Wakatobi, 2 spot ini nggak sempat saya kunjungi karena keterbatasan waktu. Jika kalian main ke Wakatobi dan sedang berada di Wanci, coba deh sempetin. Mercusuar ini keren kalo di datangi pas menjelang matahari terbenam. Naik ke bagian atasnya sambil menikmati pemandangan kota Wanci dengan latar belakang matahari terbenam 🙂

Kalau gua ini saya denger dari tamu yang menginap, katanya gua ini pintu masuknya ada di pemukiman warga trus kita berenang di dalam gua ini dan kalau kuat bisa nembus ke laut! Ih, penasaran!

Aktivitas Liburan di Keledupa: Mengunjungi Kampung Sampela

Buat yang penasaran sama suku Bajo, nah disini tempatnya. Aktivitas liburan di Wakatobi ini membuat kita bisa liat langsung kehidupan suku Bajo seperti apa. Eh katanya kita juga bisa loh kalau mau nginep disini, dirumah warga yah tapi. Kampung suku Bajo ini memang terletak diatas air dan masing-masing rumah memiliki sampan sebagai alat transportasi mereka.


Awalnya saya kira yang namanya Kampung Sampela ini isinya hanya rumah-rumah saja eh ternyata enggak… Ada tempat anak kecil main bola, ada sekolah juga, ada warung-warung jualan ya selayaknya perkampungan. Warga Kampung Sampela baik hati dan menerima tamu dengan tangan terbuka jadi bisa aja kita ikutan kegiatan mereka sehari-hari. Eh, Kampung Sampela ini ternyata luas loh!


Oya, kalau mau ke Kampung Sampela kita mesti naik sampan motor dulu sekitar 15 menit dari Kaledupa.

suasana Kampung Sampela

suasana Kampung Sampela

Mengunjungi Pulau Hoga

Di Pulau Hoga ini tempat kalau mau menyelam jika kalian sedang berada di Kaledupa. Di pulau ini juga terdapat penginapan dan dive center jadi kita nggak mesti bolak-balik ke Kaledupa. Katanya sih kalau nggak punya banyak waktu dan mau liat pemandangan bawah laut yang mewakili Wakatobi, ya menyelamlah di Pulau Hoga.

Mengunjungi Danau Sembano

Iniii… danau keramat di Kaledupa (saya baru ngeh kalau banyak yang keramat di Wakatobi). Danau ini letaknya di daerah Sembano dan menuju ke danaunya mesti jalan kaki melewati pinggir pantai selama 7 menit trus trekking diatas batu-batu karang kira-kira 15 menit trus nyampe deh. Masih alami banget danaunya… Nggak ada tempat ganti baju atau taro tas, nggak ada tangga turun dan nggak ada orang sama sekali 😀

Apa isi danaunya? udang merah! Yup, isinya hanya udang-udang yang menggemaskan minta dicubit. Seluruh danau dihuni sama makhluk ini dan ada sih sedikit kerang dan ikan yang keliatannya jadi makanan mereka. Air danaunya sejuk deh, enak buat bernang sore-sore. Diceritain sama warga lokal juga kalau udang ini hanya bisa hidup di danau Sembano ini. Pernah suatu waktu dibawa sama peneliti ke pulau Hoga eh umurnya nggak lama dan sejak saat itu nggak pernah ada yang bawa udang ini keluar dari danau Sembano. Untung saya nggak jadi nangkepin trus dibawa pake ember 😀

Danau Sembano yang hening

Danau Sembano yang hening

ini udangnya yang menggemaskan

ini udangnya yang menggemaskan

Oya, kita bisa juga berkunjung ke mesjid keramat, Masjid Agung Bente namanya yang usianya sudah ratusan tahun (nggak ada nih yang bisa kasih angkanya berapa). Mesjidnya kecil tapi masih digunakan untuk beribadah sampai sekarang dan mesjid ini juga ada sejarahnya yang bikin saya langsung bergidik pas denger :p

Mesjid tertua di Kaledupa

Mesjid tertua di Kaledupa

Aktivitas Liburan di Tomia: Puncak Tomia/ Puncak Khayangan

Kalau lagi main ke Tomia, wajibin deh 1x ke Puncak Tomia. Di Puncak Tomia ini kita bisa lihat sunrise dan sunset sekaligus, pilih aja mau yang mana. Saya kesini pas sunset dan itu kali pertama ngeliat warna-warna super cantik di angkasa. Duduk bengong dan diem merupakan kegiatan terbaik untuk menikmati momen ini.Terharu :’)

Puncak Tomia saat masih terang

Puncak Tomia saat masih terang

Sunset di Puncak Tomia

Sunset di Puncak Tomia

Mengunjungi Benteng Patua

Benteng yang tak terurus! Trus ngapain kesini? ya boleh deh buat olahraga karena menuju ke bentengnya mesti naik tangga dulu. Pas nyampe atas tinggal puing-puing aja, tapi kayaknya sih kece kalo kesini sore-sore pas menjelang matahari terbenam karena pemandangan di depan mata adalah lautan lepas.

benteng Patua yang tinggal puing

benteng Patua yang tinggal puing

Diving di Tomia

Di Tomia, juara kelas katanya dive sitenya dan yang diunggulkan yang namanya Mari Mabuk. Nama tersebut pun muncul katanya setiap kali ada yang menyelam disana bisa mabuk kepayang. Hahaha… Ada yang sudah pernah?

Butuh berapa lama supaya bisa selesaikan semuanya? entahlah, saya kemarin pergi hanya 3 hari dan cuma bisa melakukan 6 kegiatan dari 9 aktivitas liburan di Wakatobi yang ada di list, itu pun nggak puas… Masih banyak aktivitas liburan di Wakatobi yang bisa dilakukan di sana. Silahkan tambahkan daftar aktivitas liburannya 🙂

Sudah siap untuk ke Wakatobi? Pastikan baca artikel kami tentang makanan di Wakatobipenginapan di Wakatobi dan how to get to Wakatobi.

Cari hotel murah lewat Agoda. Best price guarantee!

Join the discussion 4 Comments

Leave a Reply