Aktivitas Wisata di Berlin (Day 14 #EuropeDulu)

By August 24, 2013Europe
Berlin Wall

Berlin memiliki image kota yang berseni, namun di balik itu banyak peninggalan sejarah yang tertera di wajah kota itu. Cukup banyak lokasi-lokasi bersejarah yang bisa dikunjungi di Berlin, bagi-bagilah waktu supaya bisa juga menikmati kegiatan lain seperti hunting wurst (sosis khas Jerman). Kami mengunjungi Berlin selama 3 hari. Berikut rekomendasi aktivitas wisata yang bisa dilakukan di Berlin.

1. Brandenburg Gate & Victory Column

Salah satu lokasi yang paling ramai dikunjungi turis adalah area sekitar Brandenburg Tor. Ini merupakan gerbang besar berupa kolom-kolom megah sebanyak 6 buah. Gerbang ini merupakan ikon yang paling terkenal di kota Berlin. Di sekitar gerbang ini banyak juga lokasi-lokasi menarik yang bisa dikunjungi seperti Reischtag building (gedung parlemen megah) dan Tiergarten (taman super luas). Jika kuat berjalan sekitar 2 km, di ujung Tiergarten ada Victory Column (tugu kemenanganan). Brandenburg Gate dan Victory Column ini posisinya sejajar, hampir mirip dengan posisi Placa de Concorde dan Arc de Triomphe di Paris.

Brandenburg Gate

Brandenburg Gate

Reischtag Building

Reischtag Building

2. Topography of Terror, Berlin Wall & Checkpoint Charlie

Berkaitan dengan sejarah pembantaian bangsa Yahudi, Topography of Terror menampilkan kembali rekaman-rekaman kejadian pada masa itu. Mulai dari awal mulanya pergolakan di pemerintahan, pemindahan kekuasaan ke tangan Hitler sampai pembantaian besar-besaran dan berakhirnya Perang Dunia 2. Semuanya disajikan dalam foto-foto hitam putih hasil jepretan para jurnalis di masa itu, rekaman video serta potongan-potongan berita di surat kabar pada waktu itu.


Topography of Terror

Topography of Terror

Di depan gedung Topography of Terror ada sebagian tembok Berlin yang masih berdiri tegak walaupun sudah ada yang berlubang dan permukaannya tidak rata (kemungkinan banyak yang berusaha mencongkel tembok itu dan membawa secuil tembok Berlin sebagai oleh-oleh). Tidak jauh dari sana, ada yang namanya Checkpoint Charlie, yang merupakan lokasi pemeriksaan perbatasan Jerman Barat dan Jerman Timur. Kemungkinan pos pemeriksaan dan plang penanda batas dibiarkan disana untuk atraksi turis. Ada juga 2 orang yang berperan sebagai ‘penjaga batas’. Sepertinya bukan staff resmi, namun hanya orang-orang yang berusaha mencari uang karena toh banyak turis yang mau berfoto di depan pos tersebut dengan kedua penjaga yang memakai atribut tentara tersebut.

3. East Side Gallery (Berlin Wall)

Bagian tembok Berlin di daerah ini sangat menyenangkan untuk dilewati. Banyak sekali grafiti dengan warna-warna cerah dan gambar-gambar yang menarik. Namun sayang di atas grafiti ada banyak grafiti lain. Lukisan-lukisan tersebut penuh dengan coretan-coretan iseng yang sedikit merusak keindahan grafiti tersebut.

Berlin Wall

Berlin Wall

4. Shopping di daerah Alexanderplatz

Kami memang tidak sempat shopping namun saat melewati daerah Alexanderplatz, kami bisa merasakan bahwa area tersebut menyenangkan. Banyak mall-mall besar dan cafe-cafe yang menarik.

5. Mengunjungi SachSenhausen Concentration Camp

Kalau punya waktu minimal setengah hari dan tertarik dengan sejarah masa lampau yang kelam, bisa mengunjungi concentration camp ini. Sachsenhausen merupakan camp yang terdekat dari Berlin. Lokasinya ada di Oranienburg, sekitar 1 jam perjalanan kereta. Dari stasiun kereta masih harus jalan kaki sekitar 2 km (atau kalau malas jalan ada juga bus) menuju lokasi. Rute jalan kakinya sama dengan rute yang dijalani oleh para tahanan di masa lampau, dimana mereka digiring dari stasiun kereta melewati rumah-rumah penduduk sampai ke lokasi camp dan dibantai. Apa saja yang bisa dilihat di camp tersebut? Silahkan nantikan pembahasannya di artikel berikutnya 😉

Concentration Camp

Concentration Camp

Sebetulnya masih ada satu rekomendasi yang kami dapat, yaitu Potsdamer Platz. Katanya di sana ada istana Sanssouci yang super besar dan megah. Bayangan kami mungkin seperti di Versailles, Paris. Namun katanya harus spare waktu cukup banyak karena area yang bisa dieksplor cukup luas. Karena kami tidak memiliki cukup waktu, akhirnya kami terpaksa melewatkan spot yang ini. Mungkin ada yang sudah pernah mengunjungi lokasi ini & bagi-bagi pengalamannya?

Leave a Reply