5 Fakta Nyepi di Bali

By March 15, 2013Indonesia
Tahun Baru Saka

Secara umum, perayaan Nyepi di Bali dimulai dari pukul 6 pagi hingga 6 pagi hari berikutnya. Pada jam ini, semua aktivitas di Bali dihentikan: penerbangan pesawat, kapal laut, angkutan darat umum maupun pribadi; kegiatan bermotor; bahkan semua penduduk baik lokal maupun turis tidak boleh keluar rumah atau hotel, namun masih diperbolehkan beraktivitas di dalam lingkungan rumah atau hotel. Selain dilarang bekerja, aktivitas memasak dan menghidupkan listrik juga dilarang. Orang yang beragama Hindu biasanya berdoa dan merenung di dalam rumah.

Pada tanggal 12 Maret 2013 yang lalu, saya merayakan salah satu hari raya besar di Bali, yaitu Nyepi. Setelah tinggal di Bali selama 2 tahun, saya ingin membagikan 5 fakta Nyepi di Bali yang belum banyak diketahui orang banyak.

1. Ogoh-ogoh dibakar, disimpan, atau dijual

Malam hari sebelum hari Nyepi, ada festival Ogoh-ogoh yang berkeliling kota. Bentuknya bermacam-macam, tapi kebanyakan seram karena melambangkan hal-hal yang buruk yang diarak keliling kota. Jaman dulu, setelah selesai diarak keliling kota, ogoh-ogoh ini harus dibakar karena merupakan lambang kejahatan yang harus dimusnahkan. Namun, fakta Nyepi di Bali yang belum banyak diketahui orang adalah, seiring berjalannya waktu, karena proses pembuatannya yang lama dan mahal, sekarang kebanyakan ogoh-ogoh disimpan untuk dipakai pada tahun berikutnya, atau bahkan dijual dengan harga mahal.

Ogoh-ogoh

Ogoh-ogoh

2. Tahun Baru Saka, yang merupakan nama orang

Nyepi juga merupakan perayaan tahun baru Saka, di mana Saka merupakan nama orang. Menurut kenalan saya yang adalah orang Bali asli, Saka sendiri adalah sejenis misionaris pertama yang datang ke Bali.


Tahun Baru Saka

Tahun Baru Saka

3. Tidak ada pengecualian dalam larang, termasuk hotel bintang 5

Di Bali, hukum adat merupakan hukum yang cukup kuat dan harus ditaati semua yang ada di Bali, termasuk aturan-aturan saat Nyepi untuk mematikan listrik juga berlaku untuk semua hotel, termasuk hotel bintang 5.

4. Cuaca sebelum, saat, dan sesudah Nyepi

Fakta Nyepi di Bali yang tidak kalah menarik adalah mengenai hujan dan panas. Percaya atau tidak, sudah 3 tahun saya melewatkan Nyepi di Bali, cuaca ketika hari raya Nyepi itu sendiri pasti diguyur hujan. Namun yang menarik adalah, hujan khusus hari ini adalah tidak deras namun sering. Konon, itu adalah cara alam untuk membersihkan alam di Bali ini, sehingga debu, kotor, dan polusi perlahan dibersihkan alam seharian itu. Karena itu, sesudah hari Nyepi ini berlalu, Anda dapat merasakan udara yang sangat segar dan nyaman. Biasanya, setelah lewat hari Nyepi, cuaca di Bali yang sebelumnya hujan dan mendung atau tidak menentu, akan terus cerah kembali.

5. Aktivitas asik saat Nyepi

Bintang malam Nyepi

Bintang malam Nyepi

Fakta Nyepi di Bali yang satu ini merupakan kegiatan favorit saya. Nyepi bukan berarti sepi. Pada malam hari, ketika tidak ada kegiatan menarik, Anda dapat keluar ke halaman rumah dan menikmati ribuan bintang yang menampakkan diri di langit ketika tidak ada polusi cahaya sama sekali di pulau dewata ini. Ditambah dengan kesunyian malam ketika juga tidak ada polusi suara, akan membuat Anda ingin berlama-lama menikmati suasana damai malam itu.

Mau ke Bali? Cari penginapan dulu lewat Agoda!

Diana adalah guest writer untuk Pergi Dulu. You can follow her on twitter @dianztravy and her blog dianzt.wordpress.com

Join the discussion One Comment

Leave a Reply