Wisata Bandung

PenginapanAktivitasMakananOleh-oleh

Sebagai ibu kota Propinsi Jawa Barat, Bandung merupakan kota ketiga terbesar setelah Jakarta dan Surabaya. Di masa pemerintahan kolonial Belanda, Bandung memiliki julukan Paris van Java karena kemiripannya dengan suasana di Paris. Selain itu Bandung juga sering disebut sebagai Kota Kembang karena Bandung (dulunya) memiliki banyak bunga.

Kebun teh di Bandung

Kebun teh di Bandung

Berlokasi di ketinggian 768 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh pegunungan, Bandung memiliki iklim yang sejuk dan menyenangkan. Kota Bandung dikenal sebagai tempat yang menawarkan banyak produk pakaian dan wisata kuliner. Dengan adanya jalan tol Cipularang yang mempermudah akses, arus pendatang dari Jakarta ke Bandung semakin padat, khususnya saat akhir pekan dan hari libur nasional.

Sungai yang bersih di Bandung

Sungai yang bersih di Bandung

Berikut ini adalah gambaran beberapa area yang ada di Bandung:

Area Kota: merupakan pusat bisnis dan daerah Chinatown, termasuk di area ini adalah Pasar Baru Trade Center yang seringkali mengalami kemacetan bahkan di hari-hari biasa.

Upper Central Area: Tidak jauh dari area kota. Disini ada stasiun kereta api, Paskal Hypersquare yang menawarkan lebih dari 1000 macam makanan, serta mall Istana Plaza.

Bandung Barat: daerah industri dan perumahan. Termasuk di area ini adalah Bandara Husen Sastranegara. Daerah ini terhubung dengan Cimahi dan Padalarang serta Kota Baru Parahyangan.

Bandung Utara: karena udaranya yang lebih sejuk, banyak area perumahan di sini. Di area ini juga ada beberapa universitas, mall (PVJ dan BTC) serta deretan Factory Outlet di jalan Setiabudi. Lebih lanjut ke arah utara ada daerah Lembang dan Kampung Daun.

Area Cipaganti dan Cihampelas: di jalan Cipaganti banyak rumah-rumah mewah dan daerah pemukiman kelas atas, sedangkan jalan Cihampelas merupakan pusat penjualan jeans. Cihampelas Walk Mall ada di daerah ini dan banyak sekali pool shuttle car dari dan menuju Jakarta di sana.

Area Dago: Dulunya daerah ini merupakan daerah pemukiman untuk kalangan atas. Saat ini banyak sekali Factory Outlet, hotel dan restoran yang berjajar di sepanjang Jalan Dago (sekarang disebut jalan Ir. H. Juanda). Selain itu, universitas terkenal ITB dan kebun binatang Bandung juga ada di daerah ini.

Daerah Dago Atas: Selain rumah dan villa-villa mewah, daerah ini menawarkan pemandangan kota Bandung yang paling top, sehingga banyak cafe dan restoran yang muncul di sana. Bagi penyuka seni, di daerah itu juga ada galeri seni yang dikombinasikan dengan cafe kecil (Selasar Sunaryo).

Bandung Timur: area pemukiman kelas menengah yang sangat luas. Bagi yang suka kesenian tradisional, di daerah ini terdapat Saung Angklung Mang Udjo.

Riau / Area Gedung Sate: banyak bangunan-bangunan kuno di daerah ini, enak untuk ditelusuri sambil berjalan kaki karena banyak pohon rindang di sepanjang jalan Riau. Saat ini banyak cafe-cafe yang bermunculan di jalan Riau dan jalan Progo. Selain hotel-hotel, Factory Outlet pun selalu ramai didatangi oleh turis lokal khususnya saat weekend.

Area City Hall: banyak bangunan kuno yang masih berfungsi sebagai gedung pemerintahan, seperti Gedung Bank Indonesia, city hall, katedral dan gedung lainnya. Jalan Braga yang dikenal sebagai tempat ‘nongkrong’ di masa pemerintahan Belanda ada di area ini.

Bandung Selatan: daerah ini bukan merupakan daerah yang biasa dikunjungi turis karena kebanyakan merupakan sentra industri, bisnis dan pemukiman.

Kami mencoba memberikan panduan sederhana mengenai akomodasi, tempat makan, tempat wisata, dan tempat belanja oleh-oleh di Bandung. Semua tempat yang direview sudah kami datangi semua sehingga reviewnya objektif dan bukan hanya berdasarkan ‘kata orang’. Jika ada masukan mengenai tempat-tempat tersebut, jangan sungkan untuk menyampaikan kepada kami melalui kolom komentar supaya informasinya bisa dibagikan kepada para pembaca. Selamat menikmati panduan kota Bandung kami.

PenginapanAktivitasMakananOleh-oleh