Kopi Kelenteng, Bandung

By November 26, 2016Wisata Kuliner Bandung
Kopi Kelenteng Bandung

Berlokasi di area yang bisa dibilang Chinatown-nya Bandung, Kopi Kelenteng adalah sebuah coffee shop bergaya kopitiam yang menawarkan kopi yang dibuat dengan cara manual brew, espresso maupun kopi ala kopitiam. Dan kami sangat suka tempat ini! Dinamai Kopi Kelenteng karena lokasinya ada di Jalan Kelenteng dan hampir tepat di seberang sebuah kelenteng yang cukup ternama di Bandung.

Sejak beberapa tahun belakangan ini banyak coffee bermunculan di Bandung dan banyak yang memiliki kemiripan. Material kayu, industrial fittings, bungkusan biji kopi Proud Mary di belakang konter, pajangan alat-alat kopi berbagai metode seperti V-60, aeropress, dan masih banyak lagi kemiripan lainnya. Menurut kami yang pertama kali memulai tema ini adalah Noah’s Barn di Jalan Garuda yang kemudian ditiru oleh banyak coffee shop lain. Kopi Kelenteng ini punya gaya yang jauh berbeda.Pintu Depan Kopi KelentengSalah satu hal yang kami suka dari Kopi Kelenteng adalah bangunannya yang bukan merupakan ruko (rumah toko). Kami kurang suka ruko karena biasanya bentuknya selalu sama (kotak/persegi) dan membosankan. Bangunan Kopi Kelenteng ini berupa rumah tua ukuran kecil yang memberikan bentuk yang menarik. Begitu masuk cuma ada beberapa meja, konter untuk perlengkapan kopi/teh, sebuah ruangan kecil dengan jendela terbuka mengarah ke kebun untuk area smoking serta sebuah dapur yang kelihatannya super kecil.Bagian Dalam Kopi Kelenteng BandungMenu di Kopi Kelenteng cukup sederhana. Ada beberapa jenis toast, nasi goreng dan cemilan. Kopinya ada lumayan banyak jenis karena mereka menggunakan beberapa metode berbeda. Kami sudah beberapa kali ke sini dan sudah mencoba beberapa makanan dan minumannya.


Magic yang disajikan di sini sangat pas – strong flavour, well-textured milk dan kelihatan sangat bagus.  looked good. Kopi Peng juga cukup menarik, komposisinya mirip kopi tarik (menggunakan susu kental manis) tapi tidak diaduk sehingga masih kelihatan layer antara susu dan kopinya. Recommended dinikmati dingin pakai es.Magic Di Kopi Kelenteng BandungUntuk yang tidak minum kopi jangan khawatir karena ada banyak pilihan minuman non-kopi juga. Saya sudah mencoba teh tariknya yang mirip dengan teh tarik ala Singapore/Malaysia, kekentalannya pas, cuma agak kurang banyak saja froth-nya. Selain itu Milo Dinosaur-nya juga tidak pelit taburan bubuk Milo di atasnya.Toast Di Kopi KelentengUrusan makanan, kami sudah mencoba beberapa toast (French Kaya toast & Salty Caramel toast) yang cocok banget disantap untuk sarapan pagi sekalian ngopi atau ngeteh. Makanan beratnya kami sudah coba Nasi Goreng Tutug Oncom dan Nasi Goreng Cikur yang sama-sama enak. Porsinya besar, pakai telur dan kerupuk serta rasanya juga khas bumbu-bumbu Indonesia banget.Nasi Goreng Kopi KelentengBuat yang merokok, ada 2 pilihan tempat duduk. Di bagian depan sebelum masuk pintu, atau di dalam ruangan tertutup yang jendelanya mengarah ke kebun. Ruangan utamanya kadang dibuka kadang ditutup pintunya. Kalau sedang ditutup berarti AC-nya nyala. Di dalam ruangan smoking juga ada sebuah mural yang funky menghiasi salah satu dindingnya.

Apa yang tidak kami suka dari  Kopi Kelenteng? Tidak banyak sih! Paling kalau di kemudian hari menunya bertambah kami akan suka kalau ada menu seperti lontong kari atau makanan sederhana ala kopitiam lainnya. Selain itu, Kopi Kelenteng sudah menjadi  contoh yang sangat bagus untuk sebuah coffee shop sederhana namun menarik.Area Smoking Di Kopi KelentengRecommended banget. Coba deh mampir ke sini meskipun lokasinya agak di luar area turis. Waktu kami nulis ini katanya coffee shop ini baru buka 4 bulan. Semoga bisa bertahan lama 🙂

Kopi Kelenteng
Jalan Kelenteng 26
Jam buka: setiap hari 07:00 – 22:00, weekend buka sampai 23:00
Toast: Rp12.000 – 18.000
Nasi goreng: Rp22.000 – 28.000

Kopi: Rp15.000 – 25.000
Teh Tarik: Rp15.000
Milo Dinosaur: Rp20.000

Leave a Reply