Liburan Gratis Bareng Pembaca Blog ke Resorts World Sentosa!

Dilamar ulang di depan Universal Studios Singapore

Kalau rajin ngikutin timeline twitter akun PergiDulu pasti udah tau kalau beberapa minggu lalu kami dengan heboh mengumumkan kalau kami akan membawa 1 orang pembaca blog yang beruntung untuk Liburan Gratis bareng kami ke Resorts World Sentosa di Singapura. Setelah 1 minggu mengadakan kompetisi blog, kami pun menemukan pemenang yang akan kami ajak ke sana.

Siapa mau ikut Liburan Gratis bareng PergiDulu?

Siapa mau ikut Liburan Gratis bareng PergiDulu?

Noniq (@modimelodi) kebetulan tinggal di Bandung, namun saat ini kami sedang menjelajah Sumatra sehingga tidak bisa berangkat bareng dari Bandung. Akhirnya disepakati kami berangkat dari Medan dan Noniq berangkat bersama teman-teman blogger dan pemenang lainnya dari Bandung. Woohooo!

Pada tanggal yang disepakati, yakni tanggal 9 Mei 2014 kami menjejakkan kaki kembali ke Singapore dan langsung dijemput oleh pihak Resorts World Sentosa. Setelah menjemput teman-teman blogger yang berangkat dari Jakarta dan tiba di Terminal 2  (@venustweets, @saputraroy, @sarahpuspita dan @edoding), kami pun segera menuju ke Resorts World Sentosa. Yay!

Setelah check-in dan disambut oleh Anggi, pihak Marketing dari RWS, kami pun diajak makan siang di Asian Deli, sebuah cafe di area lobby Festive Hotel. Menu yang ditawarkan bikin saya pengin coba semuanya, tapi karena perutnya cuma bisa menampung 1 porsi makanan, saya pilih Nasi Chicken Briyani. Ealah….walaupun disajikan cuma pakai container plastik, ternyata rasanya maknyus tenan. Bumbu di ayamnya meresap banget dan dikasih papadam (kerupuk ala makanan India) serta acar. Sebagai orang Barat, Adam lagi ngidam makanan Barat sehingga dia pesan Burger. Selain itu ada menu-menu lain seperti Nasi Lemak, Noodle Soup with Sausage, dll. Minumannya pun beragam mulai dari teh tarik, es milo, berbagai jenis kopi (kopi o, kopi c, kopi o kosong, dll – silahkan tanya arti kode-kodenya sama orang Singapura :)).


Nasi Chicken Briyani di Asian Deli

Nasi Chicken Briyani di Asian Deli

Sedang menunggu rombongan dari Bandung, ternyata dapat kabar kalau pesawat dari Bandung kena delay. Yah….belum bisa ketemu Noniq dong 🙁 Akhirnya kami mulai aktivitas tanpa Noniq. Dengan tiket ekspress yang diberikan oleh Anggi, kami dengan semangat menjelajahi Universal Studios Singapore. Saya pernah ke sana tahun 2010 bersama teman-teman sedangkan Adam belum pernah sama sekali. Ternyata USS selalu menambah wahana baru sehingga tidak akan pernah bosan untuk datang dan datang lagi ke USS. Adam yang pada dasarnya kurang suka dengan theme park mau tak mau mengakui profesionalitas pengelolaan USS. Katanya, “Everybody seems happy here!”

Dilamar ulang di depan Universal Studios Singapore

Dilamar ulang di depan Universal Studios Singapore

Setelah foto-foto bersama karakter Madagascar, kami mencoba beberapa atraksi seperti Madagascar: A Crate Adventure, “Lights, Camera, Action!”, Transformers The Ride: The Ultimate 3D Battle, Canopy Flyer dan Shrek 4-D Adventure. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 yang berarti waktu bermain di USS sudah hampir habis karena tempat itu tutup jam 19.00. Kami melihat wajah-wajah ceria dan gembira dari setiap pengujung yang sudah bersenang-senang menikmati atraksi serta belanja di toko-toko karakternya USS.

Meet & greet bersama Madagascar

Meet & greet bersama Madagascar

Akhirnya baru sebelum makan malam kami ketemu dengan Noniq. Tapi untungnya dia dan teman-teman dari Bandung sempat menikmati USS walaupun baru masuk ke sana jam 17.00. Maklum, kami dengar Noniq belum pernah menjejakkan kaki ke Singapura sejak ditolak masuk saat dia berumur 8 tahun gara-gara masalah paspor. Bisa dibaca cerita lengkapnya di sini. Makanya kami benar-benar berharap Noniq bisa menikmati Singapura serta liburan di RWS ini.

Makan malam bersama di Palio, restoran yang ada di Hotel Michael suasananya seru karena 10 orang blogger dan para pemenangnya berkumpul bersama. Selain itu juga Adis (@takdos) pas banget ulang tahun hari itu. Makanannya? Ga usah diragukan lagi, kualitas kelas atas. Katanya sebagian bahannya dikirim langsung dari Italia. Dan ternyata saat bubar makan malam, ada chef tampan yang nongkrong di depan. Woalah….pantas makanannya enak-enak, chefnya asli dari Italia!

Adis merayakan ulang tahun di Palio Resto

Adis merayakan ulang tahun di Palio Resto

Malam itu tadinya kami mau mengajak Noniq keluar dari RWS untuk mencicipi sebagian kecil dari Singapura. Tapi karena waktunya sudah cukup malam dan agak capek juga kalau harus ke kota, akhirnya kami ‘meracuni’ Noniq untuk main-main ke Casino. Kami memang kadang suka main mesin casino, tapi kurang ngerti kalau mainan kartu. Dan biasanya orang-rang yang mainan kartu taruhannya besar-besar. Pernah lihat meja yang taruhannya sampe senilai ratusan juta rupiah! Ga deh….makasih. Akhirnya, dengan modal 10 SGD, kami main mesin dan berhasil mengantongi 28 SGD. Lumayan….bisa beli es krim potong 20 biji (eh lebih dong ya).

Mencoba peruntungan di Casino RWS

Mencoba peruntungan di Casino RWS

Menjelang jam 12 malam, kami memutuskan untuk kembali ke kamar dan beristirahat. Selamat malam, Noniq. Besok kita ketemu lagi untuk main-main ke S.E.A Aquarium, makan di Ocean Resto, menikmati Hammam di ESPA dan makan malam di Malaysian Food Street. Sounds awesome! 🙂

Join the discussion One Comment

Leave a Reply