Masuk ke Laos dari Thailand: Chiang Mai ke Luang Prabang

Masuk ke Laos lewat Thailand: Wat Phra Singh di Chiang Mai

Salah satu jalan darat yang populer untuk masuk ke Laos dari Thailand adalah melalui perbatasan di utara Thailand masuk ke Central Laos. Kota besar terdekat di utara Thailand adalah Chiang Mai, biasanya menjadi kota tujuan wisata juga selain Bangkok & Phuket. Kota perbatasan di Thailand adalah Chiang Khong, sedangkan kota perbatasan di Laos adalah Huay Xai. Kedua kota tersebut hanya dipisahkan oleh Sungai Mekong yang bisa disebrangi dalam 2 menit.

Masuk ke Laos dari Thailand: Wat Phra Singh di Chiang Mai

Masuk ke Laos dari Thailand: Wat Phra Singh di Chiang Mai

Tahapan masuk ke Laos dari Thailand: Chiang Mai – Chiang Khong

Untuk menuju kota perbatasan, harus naik bis dari Arcade Bus Station, Chiang Mai. Perusahaan bis yang terkenal menjalankan rute Chiang Mai – Chiang Khong adalah Green Bus. Ada bis yang langsung menuju Chiang Khong, tapi biasanya hanya 1 kali dalam sehari, berangkat sekitar jam 8.30 pagi. Perjalanannya sekitar 7 jam. Harga tiketnya 292 baht.

Jika tidak kebagian tiket langsung, jangan khawatir karena bisa juga naik bis ke Chiang Rai dengan frekuensi yang lebih sering (144 baht second class, 185 baht first class, 3 jam), kemudian disambung dengan bis lokal dari Chiang Rai ke Chiang Khong (65 baht, 2.5 jam). Di Chiang Rai, bis lokal berangkat dari Bus Terminal 1 di dalam kota, sedangkan bis-bis jarak jauh biasanya mendrop penumpang di Bus Terminal 2. Jika kebetulan di drop di bus terminal 2, tinggal naik shared tuk-tuk ke bus terminal 1 seharga 20 baht.

Tahapan masuk ke Laos dari Thailand: Chiang Khong – Border

Special deal!
Kalau mau travel ke Laos, kami rekomendasikan Lonely Planet Laos. Buku ini harganya kira-kira Rp.300,000 di Indonesia, tapi kami punya special deals dengan the Book Depositorylebih murah dan ongkos kirim gratis!
Cek Harga

Sesampainya di Chiang Khong, bisa langsung menuju border untuk proses imigrasi. Namun perlu diingat bahwa border tutup pukul 4, jadi kalau sudah terlalu sore silahkan menginap dulu saja 1 malam di Chiang Khong. Akomodasi di Chiang Khong cukup banyak pilihan, kebanyakan berada di sepanjang sungai Mekong sehingga bisa menikmati aktivitas dan suasana sungai Mekong sebelum masuk Laos.

Border berada 2 km dari tempat perhentian bis, atau sekitar 1 km dari guesthouse. Jika tidak membawa barang banyak, bisa jalan kaki ke border. Namun banyak juga tuk-tuk yang hilir mudik di sepanjang jalan utama di Chiang Khong.

Proses imigrasi di border

Berikut ini tahap-tahap proses imigrasi di border:

  • Cari loket ‘Departure’, berikan paspor untuk di-cap keluar. Jangan lupa isi dulu formulir Departure yang diberikan saat masuk Thailand. Biasanya kalau yang rajin sih sudah mengisi kedua bagian (arrival dan departure) saat di pesawat atau saat masuk, tapi banyak juga yang baru ingat dan harus mengisi dulu sebelum antri.
  • Jalan menuju ‘boat landing’ tidak jauh dari sana. Beli tiket untuk menyebrang (20 Baht per orang). Tidak perlu menunggu lama karena banyak sekali orang yang hilir mudik menyebrang sungai dari Laos ke Thailand atau sebaliknya.
  • Sampai di border bagian Laos, ambil formulir untuk mengisi data Arrival dan departure. Tahun 2010 saya pernah diduga masuk ke Laos dari Thailand secara ilegal karena saat keluar dari Vientiane mereka bilang saya seharusnya bayar Visa, namun petugas imigrasi di Chiang Khong bilang WNI tidak perlu bayar Visa. Cerita selengkapnya ada di sini. Kali ini saya tanya lagi dengan jelas, dan mereka bilang saya tidak usah pakai Visa. Saya minta 30 hari karena tahun 2010 saya cuma dikasih 15 hari, petugasnya memandang saya dengan heran dan bilang,”Memang kita bakal kasih 30 hari koq!” Ok lah kalau begitu. Tahap ini beres, saya deg-degan apakah nanti saat keluar lewat Vientiane akan bermasalah lagi (*knock on wood*).
  • Sesudah mengisi formulir, diserahkan ke bagian loket (sementara bule-bule sedang sibuk mengurus VoA dengan biaya 35-40 USD tergantung negara asal) kemudian setelah selesai, petugasnya minta 40 Baht. Saya agak bingung, tapi ya sudah lah yang penting saya dapat 30 hari di Laos. Ternyata di bagian bule-bule pun berbeda-beda, kebanyakan memang harus bayar lagi 1 USD untuk ‘processing fee’, tapi ternyata Adam tidak ditagih. Banyak bule yang panik karena mereka menyiapkan USD pas hanya untuk bayar visa, tidak menyangka bakal ditagih lagi 1 USD. Sebenarnya kalau tidak punya USD bisa bayar pakai baht (40 baht) atau kip (10000 kip) , tapi memang paling murah jika bayar pakai USD.
  • Sudah dapat cap masuk di paspor? Tinggal jalan keluar, tapi harus lewat pos pemeriksaan lagi. Di pos itu ada 2 petugas yang memeriksa paspor, memastikan kita sudah legal masuk ke Laos dari Thailand.
Night market di Luang Prabang

Night market di Luang Prabang

Huay Xai – Luang Prabang

Sebagai kota perbatasan, tidak banyak yang bisa dilakukan di Huay Xai. Kebanyakan orang menuju ke Luang Prabang yang bisa ditempuh dengan bis selama 20 jam, atau dengan slow boat selama 2 hari namun berhenti dan menginap di Pak Beng (kota kecil di antara Huay Xai dan Luang Prabang). Slow boat beroperasi hanya 1 kali per hari, yakni berangkat sekitar jam 9 pagi dari boat landing sekitar 1 km di utara border. Jika tidak kebagian tiket di hari yang sama masuk ke Laos, menginap saja dulu di Huay Xai, disana banyak penginapan dan restoran.

Di artikel berikutnya kami akan membahas cara lain untuk masuk ke Laos dari Thailand, yaitu dari Nong Khai ke Vientiane.

Cari hotel murah lewat Agoda. Best price guarantee!

Leave a Reply