Profil Travel Blogger: Farchan Noor Rachman

By June 18, 2013Profil Travel Blogger
Sunda Kelapa: Pelabuhan Sunda Kelapa adalah tempat favorit saya di Jakarta, pelabuhan tertua di Jakarta yang masih eksis sampai sekarang. Senang menikmati senja disini.

Kata siapa pekerja kantoran tidak bisa traveling? Setelah seorang pegawai pajak yang sering traveling menjadi Profil Travel Blogger kami di bulan Desember 2012 lalu, kali ini kami kembali menghadirkan seorang pegawai pajak (juga!) yang suka traveling. Nah loh, kenapa banyak pegawai pajak yang suka traveling ya? Ayo silahkan yang mau daftar jadi pegawai pajak. Namun ada satu hal khusus yang menarik minat travel blogger ini saat traveling. Apakah itu? Silahkan baca saja profil selengkapnya!


Nama: Farchan Noor Rachman

Twitter: @efenerr

URL (blog): efenerr.wordpress.com

Kota Asal: Magelang

Domisili: Garut

Ceritakan sedikit tentang Farchan:
Saya seorang pembosan, itulah mengapa saya jalan-jalan. Haha. Saya juga senang bercerita, mungkin itulah mengapa saya suka menulis. Sekarang saya menjadi PNS Direktorat Jenderal Pajak, saat bosan bekerja ya saya jalan-jalan. Untungnya sejauh ini tidak ada masalah dari kantor jika saya jalan-jalan. Haha.

Candi Kalasan: Ini adalah piknik keluarga, tradisi keluarga kami untuk piknik ke tempat-tempat bersejarah.

Candi Kalasan: Ini adalah piknik keluarga, tradisi keluarga kami untuk piknik ke tempat-tempat bersejarah.

Soal jalan-jalan, itu sudah menjadi semacam kultur keluarga kami. Bapak saya dulu adalah pegawai bank yang rutin pindah-pindah kota, Ibu saya dengan background sejarahnya sering bepergian mengunjungi situs-situs sejarah dan biasanya saya diajaknya. Setiap libur akhir pekan, kami sekeluarga, bapak, ibu, saya dan adik pastilah jalan-jalan keluar kota, terkadang menginap. Itulah mengapa saya terbentuk seperti sekarang, menyukai  jalan-jalan dan menggilai hal-hal berbau sejarah. Begitulah.

Sekarang lagi sibuk apa sih?
Sekarang saya sedang sibuk bekerja sebagai seorang Account Representative di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Garut. Kerja dari Senin – Jumat dari jam 07.30 – 17.00. Di saat senggang saya menyelesaikan proyek buku yang sedang saya garap. Terkadang iseng-iseng mengirim artikel tulisan ke beberapa media. Beberapa waktu lalu juga sempat membantu peliputan berita dari Direktorat Jenderal Pajak dan jalan ke beberapa daerah di Indonesia. Apa lagi ya? Mungkin sedang mencoba mengangkat Magelang agar lebih dikenal masyarakat lewat proyek #Magelangsidetrip.

Ceritakan tentang pengalaman pertama kali travelling.
Kalo pertama kali traveling seingat saya waktu itu ke Jepara, waktu saya masih umur 2 tahun. haha. Tapi kalo traveling yang sedikit adventure mungkin saat SMP. Di SMP saya aktif di Pramuka, nah lewat Pramuka itulah saya sering jalan, camping, hiking. Nah, suatu ketika saya bersama teman-teman Pramuka mendaki ke Merbabu, waktu itu saya masih kelas 2 SMP saya masih ingat bekal seadanya, uang seadanya, bahkan saya hanya bersendal jepit saat naik ke Merbabu! Membulatkan tekad kami nekat naik ke Merbabu, kehujanan, terkena badai, tidur di tenda pramuka yang segitiga, gagal naik ke puncak, cukup berkesan bagi saya karena disitulah untuk pertama kalinya saya merasakan persaudaraan yang terbentuk dari susah – senang bersama di perjalanan.

Kalo pertama kali jalan-jalan model backpacking ya pas kelas 2 SMA. Waktu itu libur semester, saya diajak teman SMA ke rumah sodaranya di Malang. Waktu itu kami tidak tahu mau ngapain disana. haha. Akhirnya dari Malang malah sempat ngelayap sampai ke Surabaya kemudian balik lagi ke Malang lagi dengan sepeda motor. Capek, tapi fun!

Garut: Bagian pekerjaan saya, mengunjungi wilayah Garut. Ini di pesisir selatan Garut, banyak pantai2 Indah yang belum terjamah.

Garut: Bagian pekerjaan saya, mengunjungi wilayah Garut. Ini di pesisir selatan Garut, banyak pantai2 Indah yang belum terjamah.

Rencana travelling berikutnya ke mana?
Saya orangnya impulsif, jadi terkadang tidak punya rencana mau traveling biasanya. Jadi kalo ada waktu senggang dan pengin kemana ya saya berangkat. Gitu aja. Soalnya sering males kalo sudah berencana tapi nanti tinggal wacana dan gagal traveling.  Cuma kalo untuk tahun ini ada 2 tiket yang sementara sudah saya beli, pertama ke Makassar yang kedua saya ada rencana mau nyoba jalur darat dari Singapura ke Kuala Lumpur. Semoga 2 rencana tadi bisa terlaksana di tahun ini.

Kelihatannya kamu sudah banyak traveling ke pelosok-pelosok Indonesia. Kalau kamu jadi Menteri Pariwisata Indonesia, apa 3 hal yang akan kamu lakukan untuk memajukan pariwisata Indonesia di mata dunia internasional?
Eum.. ! Wah pertanyaannya berat nih.. Haha. Apa ya ? Mungkin kira – kira begini.

1. Mengedukasi masyarakat agar menyiapkan diri menerima kultur wisata. Karena pariwisata memiliki 2 efek buruk utama yang harus diantisipasi. Yang pertama adalah culture shock dan yang kedua adalah prostitute. Edukasi ini penting, agar masyarakat tetap menjaga kearifan lokal ketika nanti sudah menjadi tempat wisata dan tidak terjebak pada komersialisasi wisata.

2. Menyiapkan SDM di bidang pariwisata. Ini penting karena SDA Pariwisata Indonesia ini sangat banyak dari ujung ke ujung jika salah kelola maka yang ada hanya kehancuran. Sebenarnya banyak sekolah pariwisata, tapi sayang yang concern ke pengembangan pariwisata dan kajian pariwisata hanya sedikit. Kebanyakan sekolah pariwisata hanya mencetak tenaga siap jadi, bukan analis / pengkaji pariwisata.

3. Menyelamatkan Aset Heritage. Saya berkaca dari beberapa negara yang sudah saya kunjungi, mereka rajin sekali menyelamatkan asset heritage yang mereka miliki. Dan menjadikan heritage itu asset yang berharga. Berbeda di Indonesia yang asset heritage nya justru dihancurkan atas nama pembangunan. Heritage itu rekam jejak perjalanan sebuah bangsa, jika itu hilang bangsa kita bisa kehilangan sebuah keping sejarahnya.

Kapan mulai ngeblog?
Ngeblog mulai Desember 2011, tapi sebelum bikin blog saya rutin nulis di notes FB atau kirim-kirim tulisan ke web – web traveling.

Bada: Foto di situs Megalithikum Lembah Bada, salah satu situs Megalithikum tertua di Indonesia, patungnya memiliki karakter yang sama dengan patung di Pulau Paskah.

Bada: Foto di situs Megalithikum Lembah Bada, salah satu situs Megalithikum tertua di Indonesia, patungnya memiliki karakter yang sama dengan patung di Pulau Paskah.

Apa alasan kamu ngeblog?
Alasannya adalah menceritakan kembali apa yang saya lihat, apa yang saya rasakan selama di perjalanan. Itu saja. Oia, ternyata rupanya blog ini sarana yang efektif untuk menyalurkan pikiran-pikiran,gagasan serta ide. Agar ide itu tidak hanya mengendap di kepala lalu hilang begitu saja.

Cara travelling kamu sperti apa? Backpacking, flashpacking or luxury?
Wah..tentatif dan kondisional. Kalo perjalanan dinas ya tidak mungkin dengan backpacking. Kalo pas kere hore ya jelas tidak luxury. Tapi model traveling saya begini, biasanya saya tidak membatasi budget saya, hanya saya usahakan untuk memilih harga yang paling murah. Jadi bisa sangat fleksibel. Kalo suatu saat pengin yang agak-agak luxury juga tidak masalah. Saya bisa menginap dengan numpang, di hostel atau di hotel berbintang. Jadi tidak terpaku pada gaya jalannya, yang penting adalah saya bisa menikmati perjalanan yang saya lakukan. Kira-kira begitu.

Apa tujuan wisata impian kamu dan kenapa pengen ke sana?
Ada 3 tempat yang menjadi wishlist saya. 1. Jepang, 2. Manchester, 3. Mekkah. Alhamdulillah yang Jepang sudah terlaksana tahun kemarin. Jadi tinggal 2 wishlist. Yang kedua entah kapan, semoga bisa terwujud karena Manchester adalah impian masa kecil sejak pertama kali nonton pertandingan Manchester United. Sementara Mekkah adalah untuk menunaikan kewajiban saya sebagai seorang Muslim. Puncak perjalanan pilgrim saya sebagai seorang Muslim.

Sunda Kelapa: Pelabuhan Sunda Kelapa adalah tempat favorit saya di Jakarta, pelabuhan tertua di Jakarta yang masih eksis sampai sekarang. Senang menikmati senja disini.

Sunda Kelapa: Pelabuhan Sunda Kelapa adalah tempat favorit saya di Jakarta, pelabuhan tertua di Jakarta yang masih eksis sampai sekarang. Senang menikmati senja disini.

Sebutkan lima barang yang wajib kamu bawa setiap kali travelling.
1. Kompas. Entah kenapa saya tidak mantap jika tidak membawa Kompas,walau mungkin sekarang sudah canggih tapi saya tetap membawa Kompas manual. Kompas ini banyak fungsinya. Pertama menentukan kiblat, yang kedua untuk orientasi arah, jadi walau nanti tersesat sekalipun saya tidak kehilangan orientasi arah.

2. Notes. Ini untuk mencatat apa yang saya temui selama perjalanan, walau sekarang sudah ada smartphone tapi saya lebih suka mencatat di notes. Terkadang juga menggambar apa yang saya lihat.

3. Obat-obatan. Ini pasti selalu ada di tas saya, minimal ada paracetamol, obat maag, Tolak Angin, madu sachet, obat luka luar, plester dan perban.

4. Gadget. Seperti hape, kamera, mp3 player.

5. Sarung. Ini barang selalu ada di tas, multifungsi soalnya. Dan ga pernah ketinggalan saya bawa.

Jepang: Impian yang menjadi kenyataan. Saya berfoto dengan teman2 dari Relicious, sebuah grup pecinta kuliner yang diinisiasi orang lokal Jepang

Jepang: Impian yang menjadi kenyataan. Saya berfoto dengan teman2 dari Relicious, sebuah grup pecinta kuliner yang diinisiasi orang lokal Jepang

Sebagai ucapan terima kasih atas kesediaannya dijadiin profil travel blogger bulan Juni, silahkan boleh promosi apa saja dalam 1 paragraf:
Karena saya sedang menulis buku saya sih berharap semoga proyek buku saya segera selesai, segera terbit dan ada di toko buku dan banyak yang beli. Amin. Oia, kalo mau baca-baca tulisan-tulisan saya bisa meluncur ke blog di efenerr.wordpress.com atau kalau mau twitwar sama saya bisa ke @efenerr e jangan ding, jangan twitwar tapi follow saja. hahaha.

Kemudian kalo ada yang pengin jalan-jalan ke Magelang silakan kontak saya, nanti saya temani kalo waktunya memungkinkan. Tapi jelas tidak akan saya ajak ke Borobudur, tapi saya tunjukkan tempat-tempat yang indah selain Borobudur. Atau mau nanya- nanya soal Garut boleh mention lho..Dengan senang hati insya alloh saya jawab.

Oia, saya akan senang hati jika ada yang mengajak saya ngetrip ke tempat-tempat yang berbau-bau heritage atau sejarah. Atau jalan – jalan kemana asalkan gratis. haha. Last, makasih banyak buat Pergi Dulu sudah memasukkan saya di profil bulan Juni. Sukses selalu untuk Pergi Dulu!


Terima kasih Farchan! Silakan mampir ke blog dia dan twitwar with him on twitter!

Join the discussion 4 Comments

Leave a Reply