5 ramen enak di Sydney

First Published: 7 March 2014
Updated: 23 July 2015

Pertama kali saya jatuh cinta pada ramen yaitu di Auckland waktu kami backpackneymoon ke New Zealand. Entah karena saat itu cuacanya sedang dingin atau memang karena ramennya otentik dibuat oleh orang Jepang yang punya passion saat membuatnya. Sebenarnya waktu itu bukan pertama kalinya saya makan ramen, namun entah kenapa baru waktu itulah kalau ramen itu bisa enak banget! Sejak saat itu saya selalu penasarana pengen mencoba ramen yang kata orang-orang enak. Maka setiap kami ke Sydney, kami akan mencoba minimal 1 ramen yang katanya enak.  Silahkan dibaca reviewnya 🙂 NOTE: Semua ramen ini non-halal.

Akamaru Shinaji Ramen - Ippudo Sydney

Akamaru Shinaji Ramen – Ippudo Sydney

Ippudo

Denger-denger sih brand Ippudo ini belum terlalu lama buka di Sydney. Lokasinya di Westfield Shopping Center, Level 5, Pitt St. Berikut ini menu yang kami pesan:

SHIROMARU MOTOAJI: original dengan kuah tonkotsu disajikan dengan mi tipis, daging babi, tauge, jamur kuping dan daun bawang. Classic Hakata-style ramen. Harga: 15 AUD

AKAMARU SHINAJI: original dengan kuah tonkotsu ditambah dengan campuran pasta miso dan minyak bawang putih spesial. Disajikan dengan mi tipis, pork belly, jamur kuping dan daun bawang. Modern-style ramen. Harga: 16 AUD


Menu lengkap Ippudo bisa diintip di http://www.ippudo.com.au/.

Our verdict: rasa dan kekentalan kuahnya pas, rasanya pun enak, namun kurang memiliki karakter yang special. Harganya lumayan lebih tinggi dibandingkan ramen-ramen lainnya, kemungkinan karena lokasinya di shopping center tepat di pusat kota – prime location! Restorannya pun cukup luas dengan design interior yang modern.

BBQ Pork Ramen - Gumshara Sydney

BBQ Pork Ramen – Gumshara Sydney

Gumshara

Ramen ini lokasinya di sebuah food court di dekat Chinatown, tepatnya di Eating World Harbour Plaza. Menu yang kami pesan: BBQ Pork Ramen  – thick broth (14 AUD) dan Garlic Tonkotsu Ramen – medium broth (11.5 AUD).

Informasi mengenai menu dan jam buka Gumshara bisa diintip di https://www.facebook.com/pages/Gumshara-Ramen/257609477284.

Our verdict: menurut kami kuahnya terlalu kental dan agak menyisakan sensasi lengket di bibir. Kemungkinan karena mereka menggunakan banyak kolagen. Namun sebenarnya mereka menawarkan beberapa level kekentalan kuah tonkotsu mulai dari yang light, medium atau thick. Jadi pilihannya bisa disesuaikan dengan selera. Salah satu yang sangat berkesan buat kami adalah pork belly-nya yang super yummy.

Garlic Tonkotsu Ramen - Gumshara Sydney

Garlic Tonkotsu Ramen – Gumshara Sydney

Menya

Masih di sekitar Chinatown, kami sempat bingung mencari lokasi ramen yang satu ini. Berlokasi di gedung pertokoan di Market St., Menya Noodle Bar menyajikan ramen dengan 4 pilihan kuah yaitu: shio (salt-based), tonkotsu (pork bone), shoyu (soy-based chicken), dan miso (soybean paste). Menu yang kami pesan: Menya Ramen Tonkotsu (9.3 AUD) dan Roasted Pork Ramen Tonkotsu (11.3 AUD). Perbedaannya di daging babinya yang roasted dan tidak pakai pelengkap lainnya (telur, bamboo shoot, nori) – hanya pakai daging yang banyak.

Selain ramen, mereka juga menyediakan menu snack seperti gyoza, sosis, vegetarian soup dan banyak makanan lainnya. Informasi lengkap bisa diintip di http://menya.com.au/.

Our verdict: Surprisingly, kami paling suka Menya Ramen ini. Selain rasanya yang pas, tidak terlalu kental, atmosfer di lokasi juga menjadi pendukung nikmatnya menyantap ramen. Ruangannya bersih, desain simple minimalis dan tidak terlalu hiruk piruk, membuat pengunjung bisa makan dengan santai.

Menya Ramen Tonkotsu - Menya Sydney

Menya Ramen Tonkotsu – Menya Sydney

Ramen Ikkyu

Setelah mencicipi 3 ramen yang setelah browsing-browsing ternyata memang ketiganya disebut-sebut sebagai ramen papan atas di Sydney, kami mulai mencari nama-nama lain yang terkenal sebagai ramen enak di Sydney. Kali ini kami menemukan Ramen Ikkyu yang berlokasi di Shop F1A, 401 Sussex Street, Haymarket, tepatnya di food court. Sempat bingung milih karena di sana tersedia 23 jenis makanan! Akhirnya karena saya suka yang creamy, saya pilih Ikkyu Salt (11.50 AUD), sedangkan Adam pilih yang banyak dagingnya, Cha-shu (18 AUD).

Perbedaan yang paling mencolok adalah bentuk dagingnya yang bisanya bulat diiris tipis, kali ini persegi dan tebal. Toppingnya tergantung jenis ramen yang dipilih, ada daun bawang, nori, jagung manis, jamur kuping & irisan bambu. Untuk ramen yang kami pilih tidak ada jagung manisnya.

Cha-shu Ramen di Ikkyu Ramen

Cha-shu Ramen di Ikkyu Ramen

Our verdict: Kuahnya enak, tidak terlalu bikin eneg. Tapi justru dagingnya yang bikin eneg karena kebanyakan (haha!). Biasanya kalau dikasih daging bulat yang langsung lumer di mulut malah nagih, yang ini malah kebanyakan dan empuknya kurang merata. Mie-nya enak, bentuknya lurus dan…..bisa nambah gratis!!

Ramen O-san

Ramen terbaru yang kami cicipi adalah ramen yang sepertinya baru juga keberadaannya di Sydney. Ramen Bar O-san lokasinya ada di basement Dixon House, Little Hay St, Haymarket tepatnya di Food Court yang hampir semuanya menyajikan makanan Asia. Yang populer di sini adalah kuah tonkotsu-nya dan menu special yang ditawarkan adalah ‘Extra Creamy Tonkotsu’! Sempat ragu-ragu karena takut kentalnya bikin lengket seperti Gumshara, akhirnya kami pesan 1 Tonkotsu (9.8 AUD) dan 1 Extra Creamy Tonkotsu (11.5 AUD) untuk saling icip.

Topping basicnya sederhana, cuma daun bawang dan jamur kuping. Untuk yang extra creamy ditambah potongan bawang bombay yang agak pedes segar.

Our verdict: Ternyata walaupun kental tapi kuahnya tidak bikin eneg. Dagingnya bulat dan lumer di mulut, tapi cuma 2 biji. Yang bikin kaget lagi, extra creamy tonkotsu ternyata benar-benar kental seperti makan lomie. Tapi lagi-lagi tidak bikin eneg. Untuk yang super kental ini mie-nya pakai yang besar dan teksturnya crunchy, enak untuk balancing si kuah kentalnya.

Tonkotsu Ramen di Ramen O-san

Tonkotsu Ramen di Ramen O-san

Selain kelima nama tersebut, masih penasaran dengan Ryo’s Noodle di daerah Crows Nest, Falcon St, North Sydney yang katanya enak. Namun karena lokasinya bukan di city center, kami belum sempat mencobanya. Memang enak tidaknya ramen ini tergantung selera masing-masing sih. Ada yang punya pengalaman makan ramen enak di Sydney juga? Ayo bagi-bagi infonya di sini 😉

Join the discussion 4 Comments

  • ga ada ramen yg non-porky ya mba 😀 Dibanding Udon aku jg lbh suka ramen… tp di JKT sendiri jarang ada yg enak…. cuma katanya sih, ramen yg enak cuma yg mengandung porky . hahahaha, berarti aku ga bakal nemuin nih ;p

    • Susan Natalia Poskitt says:

      Ada sih yg non-porky. Tp ktnya mmg yg enak itu yg porky karena aslinya di sononya (jepang) kayaknya resep aslinya pake pork bone 😉 Tp kalo mmg batasannya cuma bisa makan yg non-porky pasti bisa nemu chicken ramen yang enak koq. Semangat!!

  • Irham says:

    Wuih menggoda ramennya hehe semoga ntr pas NYE di Sydney bisa sekalian kulineran juga hehehe

  • Gadisrakus says:

    Kalo basednya tonkotsu kayaknya rata2 berminyak dan mlekoh deh mba, soalnya waktu aku di Jepang rata2 begitu. Kecuali basednya shoyu atau miso cmiiw
    Manpuku di Kingsford juga lumayan menurutku, ntar pan kapan mau cobain Ikkyu kemarin juga dikasi tau temen suruh cobain hehehe

Leave a Reply