Saturday Night Market di Chiang Mai


Setelah sempat mengunjungi Sunday Night Market minggu lalu, kami penasaran juga dong dengan Saturday Night Market. Sesuai namanya, pasar malam ini berlangsung setiap hari Sabtu, mulai siap-siap dari jam 4 sore, mulai ramai jam 6 sore dan semakin ramai jam 8-9 malam. Lokasinya ada di sepanjang Wualai Road, di sisi selatan old city wall.

Kalau dibandingkan, ada banyak stall yang sama dengan stall yang buka di Sunday Night Market. Bahkan pengamen jalanannya pun sama dengan yang hari Minggu. Tapi sepertinya di Saturday Night Market ini lebih banyak stall street foodnya. Jadi lebih puas cemil-cemilnya. Kalau di Sunday Night Market ada beberapa area yang displit 2 jalur sehingga gampang eksplornya (dengan asumsi titik awal dan titik akhirnya sama alias pulang pergi lewat titik yang sama), di Saturday Night Market yang jalanannya lebih lebar cuma ada 1 jalur. Jadi kadang suka dilema mau ambil jalur kiri atau kanan. Atau kadang sedang di kiri tiba-tiba tertarik dengan stall yang ada di kanan sehingga jalannya zig-zag.


Banyak cemilan menarik di Chiang Mai Saturday Night Market

Banyak cemilan menarik di Chiang Mai Saturday Night Market

Hal menarik yang kami temukan di Saturday Night Market kemarin adalah ada seekor anjing yang dinaikkan ke motor-motoran kemudian digerakkan dengan remote controller oleh pemiliknya. Sang anjing herannya bisa berdiri tenang tanpa kabur dari motor itu. Banyak sekali pengunjung yang mengerubungi sang anjing bersepeda tersebut. Tentunya hiburan itu tidak bertujuan untuk hiburan cuma-cuma karena di depan motor mini tersebut terpasang keranjang kecil untuk donasi atas hiburannya.

Cara Kreatif Mencari Uang di Saturday Night Market

Cara Kreatif Mencari Uang di Saturday Night Market

Satu konter yang tidak kami temui di Sunday Night Market tapi ada di Saturday Night Market adalah es krim mini. Entah karena memang dia cuma berjualan di hari Sabtu atau memang waktu hari Minggu memang kami tidak ketemu konternya. Sebenarnya idenya sederhana, beberapa macam es krim ditaruh di cone super mini (sebesar mini cornetto) kemudian ditaburi coklat mesyes warna-warni. Dijualnya per 5 biji yang diletakkan di karton berlubang untuk penahan supaya cone-nya bisa berdiri. Harganya cuma 20 baht saja. Karena idenya yang kreatif dan unik walaupun produk es krimnya sebenarnya biasa saja, konter ini lumayan ramai dikerubungi pengunjung yang antri.

Es krim mini yang jadi favorit di Saturday Night Market

Es krim mini yang jadi favorit di Saturday Night Market

Entah karena panjang banget atau kami yang sedang capek/bosan, kami tidak selesai sampai ke ujung yang satunya. Pokoknya saat itu kami rasa jalanan sudah agak sepi (tapi masih banyak stall di kiri kanan), kami putuskan untuk jalan balik ke titik awal. Overall, Saturday Night Market sama menyenangkannya dengan Sunday Night Market koq. Jadi kalau pas di Chiang Mai di hari Sabtu atau Minggu, bisa pilih salah satunya saja (mau dua-duanya juga boleh sih ;)) Ada yang sudah pernah mampir ke dua-duanya mungkin? Bagi dong pendapat kamu lebih suka yang mana — Sunday Night Market atau Saturday Night Market dan apa alasannya? Happy shopping!!

Tergoda belanja aksesoris unik & lucu

Tergoda belanja aksesoris unik & lucu

QUIZ TIME!!

Karena di Chiang Mai Night Market ini ada banyakย pernak-pernik yang lucu-lucu, saya sengaja beli beberapa untuk dijadikan hadiah kuis kecil-kecil. Jadi saat ini kami punya 4 item pernak-pernik yang dibeli di Chiang Mai Night Market: gantungan kunci, magnet kulkas, kantong kain & handmade notes. Buat yang mau mencicipi oleh-oleh dari Chiang Mai sebelum nanti ke sana sendiri buat kalap belanja, silakan ikuti kuisnya yang gampang banget koq. Tinggal jawab di kolom komentar pertanyaan “Ceritakan di mana Night Market favorit kamu dan apa alasannya kamu suka pasar malam tersebut?”.ย Boleh pasar malam yang ada di dalam ataupun luar negeri. Jangan lupa tinggalkan nama akun twitter dan pastikan juga sudah follow @pergidulu. Jawaban ditunggu paling lambat tanggal 20 September 2015 dan pengumuman 1-2 hari setelahnya. Pemenangnya 2 orang yang masing-masing dapat 2 item suvenir Chiang Mai. Good luck!Kuis Oleh-Oleh Chiang Mai

Join the discussion 14 Comments

  • Welly says:

    Miaokou Night Market is my favo night market all the time . Lokasi Nya di Keelung City, Taiwan. Suasananya sangat tradisional, here you can find yummy seafood and also Taiwan snacks such as jipan ( fried chicken, seperti di stall Shilin market yg Ada di mall2 kita ). Harga barang2 mulai Dari baju sampe pernak pernik juga affordable . Overall I like the most the atmosphere that we can see n feel along this street of night market. And people is sooooo friendly ๐Ÿ™‚

    @wellyarzaqi

  • Hai! Aku suka banget Night Market di Petaling Street, Kuala Lumpur. Selain karena barang-barangnya cukup murah, pilihan model dan jenisnya juga banyak. Cocok banget buat tempat nyari oleh-oleh khas Kuala Lumpur. Teruuuuus, yang bikin seneng lagi, di Petaling Street ini banyak yang jualan makan juga, jadi setelah capek-capek ngeborong belanjaan, bisa makan yang enak-enak juga di kaki lima. Petaling Street paling okelah sejauh ini buatku.

    Akun twitter aku: @jeanettvericaa.. Thank you @pergidulu! ๐Ÿ˜€

  • Tiqa says:

    Saya mau bercerita ada 1 pasar yang membuat saya terkesan, yaitu pasar malam yang sering diadakan secara mendadak di jalanan raya sekitaran rumah. Sampai detik ini sejujurnya saya tidak tahu pengelolanya siapa, penjual datang darimana dsb nya. Pasar malam dadakan seperti ini biasanya memang dadakan tidak tahu jadwal tanggalnya kapan tapi sering digelar saat malam sabtu/minggu malam, entah tujuan ‘buka lapak dijalanan raya’ itu apa karena hanya membuat jalanan tersendat dan ditutup sebagian.
    Tapi ada pasar yang benar-benar masih jadi favorit saya, yaitu pasar malam di Bangkok. Pasar yang mainstream dan pasar yang tak ada habisnya untuk dikulik dalam satu hari saja. Bukan hal yang luar biasa sebenarnya kalau barang bagus dan murah dijual disana ataupun bisa makan makanan pinggir jalan khas Thailand. Namun bagi saya ada kesan tersendiri untuk berbelanja dan makan di pasar malam Bangkok seperti didekat Pratunam Mall sampai Central World atau sekedar cuci mata bersama para backpacker dikawasan Khao San Road malam hari itu sangat menyenangkan. Sejauh ini saya belum pernah bosan dan saya rela bolak-balik dari ujung keujung untuk mendapatkan barang yang saya inginkan dengan harga yang sangat murah dan bagus. woman typical, rite!hehe
    @mynameisqaa

  • Fachrul Achyar says:

    Dulu pas Kakek berobat ke Penang pernah ke Pasar Malam didaerah Sungai dua, Penang, YA niatnya cuma sekedar \ cari cemilan kaki lima khas Penang nyatanya malah ketagihan eheheh memang surga kulinernya Penang sih, Dari cemilan sederhana y maknyus semacam gorengan, lumpia, hingga kebab, dengan harga yang relatif murah (1-3 Ringgit). terus lanjut ke rumah makan sederhana tapi bersih banget , langsung nyantap Koay Teow (Kwetiaw) Sotong, Roti Canai dengan saus karinya, dan yg terakhir Pasembur Sotong yg PALING BEST LA :9 , Yang pasti ninght market di Sungai dua Penang, bener2 surga kuliner yg kualitas cita rasa, kuantitas dan harganya sangat bersahabat . MAKNYOS

    Id twitter : @fakr0ll

  • Vannisa says:

    Pasar malam belakang Summarecon Mall Serpong! Ini dekat kostku. Di sana jual macam-macam, dari mulai pakaian, cemilan, sampai perabotan rumah tangga, tentunya dengan harga yang murah meriah. Pasar malam ini rutin diadakan dua minggu sekali, tiap malam kamis dan malam minggu. Pasar malam ini juga biasanya penuh pas tanggal muda, mungkin baru pada gajian kali ya? Hehehe. Walaupun berada di belakang mall yang besar dan mewah, serunya di pasar malam ini ngasih euforia yang serupa kok kayak di dalam mall. Jajanan favorit si pasar malam ini ada tahu bulat yang harganya Rp 2000/4butir sama es melon Rp 2500 ajaaa! Penolong anak kost di akhir bulan kalau pengen senang senang lah, kak. Selain itu lucunya banyak abang-abang yang nawarin hiburan semacam odong-odong atau kolam nangkap ikan buat anak kecil jadi bisa sekalian liatin adik-adik lucu di pasar malam ini. Kalau suntuk sama tugas kuliah atau bahkan homesick, ya alternatifnya ke sini, soalnya bisa ‘lupa sementara’ ๐Ÿ˜€
    @vannisarin

  • Aria says:

    id twitter: @ariartist

    Saya sih ga muluk2 mba.. Pasar malem favorit ya di deket rumah di surabaya hehehee pasar malam rakyat dadakan bgtu,,biasanya ada tiap malam sabtu waktu jaman aku masih kecil. Krn dulu masih jaman susah, jd ortu mampunya ngajak main kesana deh ?? seperti pasar malam dadakan lainnya, ada jajanan, pakaian, cd-vcd, mainan pancing2an, ama yg harus selalu ada: bianglala! Tau sendiri kan bianglalanya seadanya bgt tp raaaaameeee bgt yg naik hihi biasanya sih sambil antri bianglala, aku sm kakak main pancing-pancingan dulu deeh biar ga rugi ?
    Selain itu ada Taman Hiburan Rakyat Surabaya juga, suka main kesana juga. Tapi bedanya mereka memang buka setiap malam hari setiap harinya. Disana suka jadi tempat pentas anak-anak TK-SMP. Jadi klo pentas disana tuh wuuuiihhh rasanya udah jagoan banget, tenar! Besoknya pasti pamer di sekolahan dah ???
    Untuk aku yg penting momennya dan bersama siapa aku habiskan waktu disana. Karena disana menurutku kenang-kenangan paling banyak sama almarhum kakek. Krn kita dulu suka kabur kesana ama sepupu2 & kakek. Yg lucunya lagi, kakek aku suka banget ngajak cucu2nya maen, tp diem2 brkt dr rumah. Pernah tuh, suatu hari ga bilang ortu klo mo kesana, pergi aja deh ber5 ama sepupu & kakek. Selesainya ga bisa pulang krn duit kakek udh habis hahahahahahaa akhirnya cari wartel buat telp rumah minta dijemput. Dan saking ga ada duitnya, kita ber5 tunggu di trotoar pinggir jalan, dan ngutang lah ke wartelnya, tunggu yg jemput datang hahahaa sumpah masih keingetan bangetttt!!!! ?????

  • Ratri says:

    Pasar malam favoritku ya pasar malam di alun2 (lapangan) deket rumah, hehehe… Biasanya siy ada klo liburan sekolah trus kesananya bareng keponakan2 :p ke pasar malem paling suka naek wahana ombak banyu. Itu loh yg diputer2 pake tenaga manual sama mz2 penjaganya, muter2nya sambil atraksi jg. Semuanya serba manual sampe yg mau naek pakenya tangga, hihihi… Habis itu pulangnya beli martabak deh.

  • @rinicipta

    Ada satu pasar malam yang berkesan buatku. Tempatnya di perempatan Abang, Karangasem, Bali. Mungkin nggak banyak yang tau dan gak terkenal hehe.. pasar malam sering disebut juga dengan Pasar Senggol. Kenapa namanya begitu? Karena biasanya tempatnya gak terlalu luas, yang jualan banyak trus yang belanja kesana juga gak kalah banyak. Makanya saling bersenggolan.
    Waktu kecil dulu, aku sama ortu sering mampir kesana kalau mau pulang kampung. Pasarnya mulai jam 6, tapi kami sering sampai disana jam 8 mampir untuk makan malam. Suara musik dangdut menemani kami makan, biasanya kalau nggak beli nasi campur, pasti beli sate kambing. Walaupun masih TK tapi aku dapat satu porsi nasi sendiri. Kami makan bersama, jalan disana bentar lalu melanjutkan perjalanan. Sayang sekarang udah nggak pernah mampir kesana lagi :’)

  • diani says:

    Karena aku belum pernah keluar negeri, jadi pengalamanku pasar malam hanya ada di dalam negeri.
    Pasar malam favorit itu di dekat rumah saat moment buka giling pas musim panen tebu. Setiap tahun perusahaan gula mengadakan buka giling selama sebulan. Aku sangat menyukainya karena tidak ada yang berubah nuansa saat masih kecil hingga sekarang. Ada bianglala, kereta kelinci merupakan wahana yang aku senangi. Selain itu makanan favorit adalah kembang gula yang bisa dibentuk ayam, kuda…lucu lucu sekali
    Dan makanan tradisional yaitu gulali yang sekarang mulai jarang orang berjualan. Rasa manis gula merah yang enak menjadikan permen jadul ini nikmat sambil aku berkelliling melihat jualan-jualan disekitar.

    Tak lupa isi perut dengan makanan nasi jagung yang super nikmat.

    Pasar malam ini merupakan hiburan masyarakat sekitar disaat wahana yang modern dan canggih hanya ada di kota besar. Teruslah ada karena ini merupakan hiburan masyarakat yang selalu di tunggu-tunggu

  • Hendi says:

    Saya sendiri termasuk anak kampung,jadi tau sedikit tentang pasar malam diluar negeri ya paling lewat blog-blog,salah satunya ya blog pergidulu. Tapi pasar malam yang pernah saya datangi adalah pasar malam yang berkeliling dari kampung ke kampung. Biasanya diadakan di lapangan desa setempat. Biasanya berlangsung selama 2 mingguan,yang unik adalah biasanya penyelenggara pasar malam keliling membawa serta keluarga mereka. Pernah ada kejadian yang cukup membuat terenyuh ketika salah satu penjaga stand martabak,yaitu seorang ibu paruh baya,melahirkan bayi mereka ketika masih mengadakan kegiatan pasar malam keliling. Saat itu kebetulan musim hujan,jadi hampir tiap malam cuaca sangat tidak bersahabat,walhasil pengunjungpun sepi. Saya sendiri tidak bisa membayangkan ketika bayi yang masih sensitif tersebut harus merasakan kondisi cuaca yang tidak menentu,tentunya mereka hanya tinggal ditenda-tenda sederhana yang dibuat mengelilingi lapangan. Untuk isi dari pasar malam tersebut sih hampir sama setiap daerah,yaitu aneka macam martabak,baju-baju,perkakas rumah tangga,mainan anak dan tentunya komedi putar yang khas. Selain itu juga ada bermacam atraksi seperti lubang setan (pertunjukan motor didalam ruangan seperti ember besar) . Tapi bagi warga kampung yang jarang ada hiburan,momen tadi merupakan suatu kebahagiaan ketika segenap keluarga bisa mencicipi hiburan murah dan merakyat. twitter @hendisetiyanto

  • Adhitya Nugraha P says:

    Di kotaku Purwakarta, setiap malam minggu ada Pasar Malam yang selalu ramai dikunjungi oleh banyak orang. Dari anak kecil sampai nenek2 berbau di pasar malam yang letaknya di sepanjang jalan K.K Singawinata Purwakarta. Banyak orang menyebutkan pasar malam ini sebagai wiskul yang merupakan akronim dari wisata kuliner. Memang, disini berbagai kuliner tradisional dan modern ada. Mulai dari kue ape, kue cubit, bandros, sosis bakar, nasi timbel + ayam goreng + sate ampela, nasi goreng, ramen dan masih banyak lagi ada wiskul. Selain kita bisa jajan jajan, disini juga ada panggung hiburan dan atraksi air mancur dan cahayanya di Situ Buleud. Situ Buleud ini berada di pinggir jalan K.K Singawinata. Kata Bupati Purwakarta, atraksi air mancur dan cahayanya ini terbesar dan terkeren di Indonesia lho. Ayo kak Adam dan kak Susan kali-kali wisata di Purwakarta, banyak tempat keren disini. Cuma 45 menit doang dari Bandung *loh kok malah jadi promosi kota hehehe ๐Ÿ™‚
    Twitter @adhityaanp

  • @ratihkusumadw

    Paling suka sama pasar malam Melaka, di Jonker street.
    Karena murah-murah dan banyak makanan unik-unik yang patut dicobain. Gue pertama kali cobat Flower pot Ice cream di pasar malam Jonker itu ๐Ÿ™‚
    Paling favorit karena ada yang jual dodol durian! Iya… dodol durian favorite gue waktu masih jaman SMA. Dijual cuma 2.5RM aja per buah. Masih inget banget bokapnya temen gue tiap berkunjung dari Kalimantan pasti bawa dodol durian. Terakhir kali bawa dodol durian, beliau jadi korban kapal yang tenggelam itu… ๐Ÿ™

    Dan juga, di pasar malem ini gue pertama kali ngeliat ibu-ibu pada senam di dalam ruangan. Iya dong, senamnya malem-malem ajahhh.

    Dan yang paling gak bisa dilupain dari pasar malem ini, ada panggung isinya manula pada nyanyi-nyanyi dan nari-nari diatas panggung besar. Meskipun gue gak ngerti lagu-lagunya ataupun arti lagunya (mostly mereka nyanyi lagu Mandarin.. dan lawas pula), tapi sempet tertarik juga ngeliat manula pada joget-joget di panggung. Kadang ngeliat orang lain bahagia itu.. kita bisa ikutan kebawa mood bahagianya. Bahagia itu sederhana ๐Ÿ™‚

  • Susan Natalia Poskitt says:

    Halo semuanya! Terima kasih banyak yang sudah meramaikan kuis oleh2 Chiang Mai ini. Mau ngumumin pemenangnya nih. Sesuai janji, pemenangnya ada 2 orang yang masing2 dapat 2 item oleh2 Chiang Mai.
    Pemenangnya adalah……@jeanettvericaa dan @hendisetiyanto. Selamat ya! Ditunggu email berisi data diri (nama, alamat lengkap & tlp) untuk proses pengiriman. Kirim ke susan@pergidulu.com.

    Buat yang belum beruntung, jangan khawatir karena masih akan banyak lagi kuis oleh2 dalam waktu dekat ini. Rajin2 mampir aja ke pergidulu.com biar ga ketinggalan infonya ๐Ÿ™‚

Leave a Reply