Tips Liburan Hemat ke Santorini

By January 29, 2016Europe
Liburan di Santorini

Lebih banyak yang kenal nama Santorini dibandingkan Oia (baca: ii-a). Padahal Oia ini adalah lokasi spesifik desa di pulau Santorini yang memiliki pemandangan ala kartu pos dengan rumah-rumah putih dan gereja beratap biru cerah. Tidak banyak yang bisa dilakukan di sana selain bersantai dan menikmati pemandangan khususnya saat sunset. Pulau ini memang menjadi tujuan populer bagi pasangan yang sedang berbulan madu, namun tidak berarti bahwa Santorini tidak cocok untuk solo traveler dan keluarga.

Untuk menuju desa Oia di ujung terluar Pulau Santorini, dari pelabuhan Athinios masih harus naik bis menuju Fira, ibu kota pulau ini dan berganti bis dari Fira ke Oia. Waktu yang diperlukan kurang lebih 1 jam untuk sampai ke Oia dari pelabuhan. Sepanjang perjalanan tampak rumah-rumah dicat putih dengan kombinasi biru di sana-sini.

Gereja Biru - ikon di Santorini

Sesampainya di Oia, bangunan-bangunan dengan mayoritas warna putih berjejer rapat di sisi tebing. Bentuk bangunannya bukan seperti bangunan rumah biasa yang memiliki atap genteng. Kebanyakan bangunan memiliki atap tembok melengkung seperti gua. Itulah sebabnya rumah-rumah seperti itu sering disebut sebagai cave houses.

Yang menarik dari cave houses adalah semua sudutnya tampak halus, tidak ada sudut tajam. Warna pastel dan putih menghiasi hampir seluruh tembok bangunan. Jalanan kecil berlantai batu halus menjadi jalan utama yang dipadati para pejalan kaki. Cafe-cafe, toko suvenir, toko buku, galeri seni, toko perhiasan dan toko kecantikan berbahan dasar garam laut berjejer di sepanjang jalan kecil yang berkelok-kelok naik turun tersebut.

Salah satu aktivitas yang wajib dilakukan di Santorini - sunset watching

Tidak perlu papan petunjuk untuk menemukan gereja biru tersebut, tinggal ikuti saja atap biru yang menyembul dari bangunan-bangunan putih di sekelilingnya, alhasil akan tiba di sana. Sebetulnya gereja putih berkubah biru tersebar di banyak tempat di Yunani, bukan hanya ada di satu lokasi di Oia tersebut, namun lokasi yang strategis gereja yang satu inilah yang membuat dia lebih dikenal dibandingkan gereja-gereja biru lainnya.

Jangan lewatkan sunset di Santorini dan berharaplah supaya cuacanya mendukung untuk sunset yang fenomenal. Kami tidak sempat melihat sunrise di sana karena waktu ke sana sedang musim dingin sehingga malas bangun pagi (*alasan*). Tapi kami yakin sunrise di Santorini pun cantik.

Sunset Santorini dilihat dari Gereja Biru di Oia

Banyak yang bertanya apakah worth it ke Santorini mengingat image-nya yang sudah sangat touristy? Menurut kami pribadi sih Santorini indah, layak dikunjungi. Kalau kurang suka daerah touristy, hindari saja area-area yang penuh turis. Masih banyak koq aktivitas yang bisa dilakukan di Santorini tanpa terganggu oleh keberadaan turis-turis lain.

Santorini memang bisa jadi destinasi yang mahal kalau memang ingin dibuat demikian. Pasangan yang ingin berbulan madu pasti ingin bersantai di cave house yang berlokasi di pinggir tebing dan makan di restoran dengan pemandangan laut. Namun jika hanya ingin mencicipi keindahan Santorini dengan budget terbatas, why not? So, what are you waiting for? Save your money for this unforgettable destination! 🙂

Pink sunset yang manis di Santorini

Perkiraan budget untuk Liburan ke Santorini

Tiket pesawat Jakarta – Singapura (PP): Rp 400.000,-
Tiket pesawat Singapura – Athena (PP): Rp 10.000.000,-
Tiket pesawat Athena – Santorini (PP): Rp 1.500.000,-
(Note: tiket langsung dari Jakarta ke Athena cenderung lebih mahal dibandingkan tiket dari Singapura atau Malaysia ke Athena, namun jika sedang ada promo tiket dari maskapai luar, seperti Emirates, Qatar maupun Etihad, tidak mustahil bisa dapat harga tiket direct yang murah)

Akomodasi: Rp 500.000,s/d Rp 10.000.000,- per malam
Makanan: Rp 150.000,- s/d Rp 1.000.000,- (tergantung apakah banyak makan di cafe atau tidak)
Transportasi lokal: Rp 40.000,- per hari (jika naik bis lokal)
Sewa motor (opsional): Rp 150.000,- s/d Rp 250.000,- per hari


Suasana menjelang senja di Santorini

Cara menuju Santorini dari Athena

Dengan ferry:
Blue Star Ferries menjalankan servis ferry rutin dengan beberapa rute di antaranya Piraeus (Athena) – Paros – Naxos – Ios – Santorini. Jadwal keberangkatan normal biasanya jam 7.25 pagi dari pelabuhan Piraeus dan akan tiba jam 15.10 di Santorini. Sebaliknya dari Santorini ferry berangkat jam 7 malam dan baru tiba di Athena jam 4.45 pagi kecuali hari Sabtu yang berangkat jam 15.30 sore dan tiba jam 23.35 malam. Jadwal ferry bisa berubah sewaktu-waktu tergantung keadaan cuaca dan kadang di musim dingin ada beberapa rute yang tidak dijalankan. Cek langsung jadwal lengkap ke websitenya www.bluestarferries.com.

Dengan pesawat terbang:
Aegean Airlines melayani rute direct dari Athena ke Santorini dengan frekuensi 3x sehari (Pukul 10.00, 15.30 dan 19.10).


Salah satu keindahan Santorini muncul saat sunset

Where to stay in Santorini

Oia:
Sebagian besar akomodasi di Oia merupakan resort pinggir pantai yang mewah dengan harga di atas Rp 500.000,- hingga di atas 3 juta. Namun tergantung musim dan jika rajin-rajin mengecek harga di website booking akomodasi, tidak mustahil bisa dapat harga yang memuaskan. Beberapa akomodasi yang memiliki pemandangan laut di antaranya: Laokasti Villas, Marcos Rooms, Caldera Villas dan VIP Suites.

Finikia:
Berlokasi hanya 2 km dari Oia, di desa ini ada beberapa penginapan yang tidak kalah cantik dibandingkan resort-resort di tengah Oia. Walaupun tidak berada di pinggir laut, Heliophos merupakan akomodasi berbentuk cave house yang dioperasikan oleh seorang wanita paruh baya yang dengan karakter yang ramah dan hangat. Tergantung musimnya, sebuah kamar untuk 2 orang bisa dihargai 1 juta rupiah ataupun lebih. Namun saat kami ke sana kebetulan sedang low season (akhir Oktober) dan kami mendapatkan kamar murah dengan harga 30 Euro.

Fira:
Akomodasi di Fira lebih murah dibandingkan akomodasi di Oia. Range harga mulai Rp 300.000,- per kamar. Kekurangannya adalah jika mau ke Oia harus naik bis. Namun karena Fira adalah pusat kotanya, maka jadwal bis cukup rutin dan koneksi bis lengkap menghubungkan semua penjuru pulau. Beberapa akomodasi yang recommended di antaranya: Asteras Villas, Antonia Apartments, Hotel Thireas, dan Aroma Suites

Gradasi warna yang fenomenal saat sunset di Santorini

Transportasi di Santorini

  • Jalan kaki: Tergantung lokasi akomodasi dan kegiatan yang ingin dilakukan, jika hanya ingin bersantai-santai menjelajahi blue church, cafe ataupun toko-toko suvenir di suatu desa, semuanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki. Jadi sebaiknya pilih akomodasi yang dekat dengan aktivitas yang ingin dilakukan.
  • Bis lokal: Bis lokal dengan jadwal rutin siap mengantar penumpang dan menghubungkan desa-desa di seluruh pulau mulai dari Athinios (port) – Fira (ibu kota) – Oia (lokasi blue church) sampai ke pantai-pantai yang ada di sisi luar kaldera.
  • Sewa motor/ mobil: Jika tidak ingin tergantung dengan jadwal bis dan ingin lebih bebas menjelajahi pulau Santorini, bisa menyewa mobil atau motor dengan syarat punya SIM (lebih baik jika punya SIM internasional).
  • Sewa ATV: Bagi yang tidak punya SIM bisa menyewa ATV untuk menjelajahi pulau.Foto wajib di Santorini

Tips untuk berhemat selama liburan di Santorini

  • Akomodasi di pusat desa Oia (desa dimana terdapat beberapa Blue Church yang menjadi ikon popular pulau itu) bisa sangat mahal terutama di peak season. Jika ingin menghemat budget akomodasi pilih akomodasi di luar Oia, misalnya di Finikia yang berjarak hanya 2 km dari Oia dan bisa dicapai dengan jalan kaki. Jika menginap di Fira (ibu kota Santorini) bisa naik bis yang jadwalnya rutin ke Oia.
  • Makanan di restoran ataupun cafe yang menjual pemandangan biasanya sangat mahal, 1 piring pasta bisa dihargai 22 Euro. Untuk mencari pengalaman kuliner lokal bisa cari restoran yang tidak berada di jalan utama. Coba cari warung kebab di gang-gang di belakangnya, harganya cuma 2-5 Euro.
  • Pilih waktu yang bukan peak season (summer) karena saat peak season harga akomodasi pasti melambung tinggi.
  • Gunakan bis lokal untuk keliling-keliling pulau. Pastikan mencatat jadwal dan mengingat lokasi bus stop-nya.

Join the discussion 12 Comments

  • dWi says:

    aaaaaaaaaaah itu details harga tiket baru one way yak, pulangnya bijimana dong? apa perlu manggil abang Grey buat ngeluarin Charlie Tangonya buat ngejemput hihihi *khayalanlevelAKUT*

    Dan mo sampe kapan pun Santorini never fails me 😀

  • Hmmmm cantik yaw kak pemandangannya 🙂 selama ini memang kak Aku mengertinya Santorini dan baru tahu kalau nama sebenarnya Oia. Wah dapat ilmu baru. Kapan yaw bisa kesini, ntar kalau untuk bulan madu aja deh kesininya 🙂

  • setyawan sahli says:

    pernah ke santorini. datang hari kamis tgl 10 maret malam pulang hari sabtu tanggal 12 maret 2016. Jadi otomatis hanya punya waktu satu hari free di santorini. Hari jumatnya saya ikut bus tour di santorini (bayarnya 38euro per orang). Dari siang jam 11.30 sampai jam 19.30, kami diantar menjelajahi seluruh isi pulau, rumah2 tua, reruntuhan sejarah kuta kuno akrotiri, mencicipi wine sampai sunset di Oia. Menginap di Antonia hotel. murah kok. 63 euro utk menginap dua malam. Antar jemput ke bandara (kasih tips aja). pPemilik hotelnya sangat ramah dan informatif sekali. Selalu bialng want some coffee? tea?.Secara keseluruhan pemandangannya sangat bagus dan cocok untuk bulan madu.

  • Anto says:

    Kalau boleh tau trip ini di bulan brp mbak? Saya baca musim dingin. Rencana saya pergi winter juga. Agak dilema karena banyak yg bilang winter di santorini kelabu. Thx

    • Adam says:

      Kami memang disana di winter juga… Sunny, cerah, kadang-kadang panas, kadang-kadang dingin… It’s up to you!

  • Anto says:

    Thx buat advicenya. Udah ga galau lagi kalau denger langsung yg kesana pas winter..hehehehe.

  • Zia says:

    Wah asik ni reviewnya membantu. Cuma saya msh penasaran setiba di airport santorini ke hotel dijemput pihak hotelkkah? Trs tuk atur rute dari santorini ke oiya , fira, my konos dll gmn ya. Harus sediain waktu brp lama disana.

    • Susan Natalia Poskitt says:

      ada penjemputan/tidak biasanya tgt hotelnya sih.
      Oia dan Fira ada di Santorini.
      Mykonos beda pulau dan beda jalur ferry.
      Santorini dan Mykonos masing-masing 2-3 malam cukup lah.

  • Zia says:

    Klo masalah visa gmn y? Apa harus beli tiket dan pesen resort dl baru urus visa? Atau hrs visa dahulu yg diurus? Tapi th kmrn sdh sdh pernah pake visa schengen tuk ke paris dan sekitarnya. Terima kasih sblmnya. Dulu saya ke maldives jg byk baca dari blog anda berdua. Sungguh menyenangkan andai saya bs selalu ada waktu tuk travelling jg

    • Susan Natalia Poskitt says:

      biasanya kalau schengen visa lebih baik sudah ada bookingan akomodasi dulu biar aman. Tidak wajib sih, tapi tergantung lewat embassy mana apply visanya. Kadang ada yg strict. kalau sudah pernah dapat visa schengen biasanya lebih gampang. Good luck!

  • Vz says:

    Hallo mau Tanya.. kalau dr bandara eleftherios venizelos (athens) hrs naik pesawat lagi ya ke santorini?

Leave a Reply