Tips Menikmati Tahun Baru di Sydney

Lebih heboh yang memfoto daripada kembang apinya

Tahun 2013 lalu kami sempat berada di Sydney bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru. Di malam Natal kami menonton pertunjukan kembang api yang seru di Darling Harbour. Namun tentu tidak akan ada yang mengalahkan kemegahan pertunjukkan kembang api di Sydney Harbour Bridge setiap malam tahun barunya. Oleh karena itu kami pun bertekad untuk datang langsung ke lokasi untuk menyaksikan acara kembang api spektakuler tersebut.

Sebagian kecil dari antrian untuk malam tahun baru di Sydney

Sebagian kecil dari antrian untuk malam tahun baru di Sydney

Dari awal saya sudah diwanti-wanti oleh Adam bahwa untuk bisa berada di lokasi pada malam hari bukan berarti bisa langsung datang begitu saja di malam hari, melainkan harus antri dari pagi. Ternyata benar saja, bahkan semalam sebelumnya dilaporkan di televisi bahwa sudah ada orang-orang yang camping di sekitar lokasi supaya keesokannya bisa langsung masuk saat area sudah dibuka.

Saat itu kami sempat kontak-kontakan dengan Daniel Giovanni (@qronoz) yang baru saja tiba di Australia untuk memulai masa Working Holiday-nya. Dia sudah janjian dengan beberapa orang dari grup Couchsurfing dan berencana datang untuk antri dari jam 8 pagi untuk bisa masuk ke Botanical Garden. Kami sendiri baru datang sekitar jam 11.30 dan saat itu antrian di area The Domain sudah mengular luar biasa. Begitu masuk antrian, petugas yang membantu jaga antrian memberitahukan bahwa kemungkinan dari titik itu butuh waktu 3-4 jam baru bisa masuk lokasi Botanical Garden. Siap-siap deh langsung pakai topi, sunblock, bawa bekal makan dan minum, bahkan ada yang bawa kursi lipat dan tenda pop-up yang bisa dengan mudah diseret-seret saat antrian bergeser.

Antrian mengular panjang

Antrian mengular panjang

Ada satu waktu di mana tiba-tiba jalur mengular bubar karena semuanya sibuk berlarian ke arah depan. Tidak mengerti apa yang terjadi, kami pun ikutan lari. Rupanya ada kesalahan instruksi, seharusnya rapatkan barisan sedikit-sedikit, malah meninggalkan celah yang sangat besar sehingga semua orang berlomba-lomba untuk berada di posisi yang lebih depan. Akhirnya barisan kacau dan sangat rapat, berdesak-desakan serta tidak tahu harus menghadap ke mana.

Yang membuat antrian lama adalah adanya pemeriksaan barang bawaan sebelum masuk ke area Botanical Garden. Selain tentunya dilarang membawa senjata, ternyata dilarang bawa minuman keras juga. Semua tas dibuka satu per satu sehingga makan waktu lama untuk mengecek puluhan ribu orang yang antri masuk. Setelah berhasil masuk area, kami bergabung dengan Daniel dan grup CS-nya. Waktu itu masih jam 4 sore, masih lama sekali sebelum pertunjukan kembang api yang pertama (pukul 9 malam). Setelah ngobrol sana-sini, Daniel mengusulkan permainan werewolf untuk mengusir kebosanan.

Sebagian dari booth makanan di Sydney Botanical Garden

Sebagian dari booth makanan di Sydney Botanical Garden

Di lokasi Botanical Garden penuh sekali dengan orang. Sulit sekali mencari space kosong, apalagi jika mengincar posisi strategis untuk melihat Sydney Harbour Bridge yang tidak terhalang pepohonan rindang di area tersebut. Untuk toilet pun antriannya bisa minimal 30 menit di depan deretan cubicle portable toilet. Di sana juga tersedia berbagai jenis makanan fast food serta minuman (termasuk bir) di konter-konter kecilnya.


Antri apa ya....panjang banget

Antri apa ya….panjang banget

Meskipun toiletnya banyak, yang antri jauh lebih banyak

Meskipun toiletnya banyak, yang antri jauh lebih banyak

Jam 9 malam ada pertunjukan kembang api yang pertama. Semua pengunjung merangsek mendekat ke perairan supaya bisa melihat dengan lebih jelas. Kembang api pertama berlangsung selama kurang dari 5 menit kemudian masing-masing kembali ke area nongkrongnya sambil menganalisis lokasi yang lebih baik untuk melihat pertunjukan kembang api berikutnya. Kalau tidak salah masih ada 2 kali lagi pertunjukan kembang api kecil sebelum acara puncaknya saat tengah malam.


Pertunjukan kembang api 'kecil' supaya pengunjung tidak mati bosan menunggu tengah malam

Pertunjukan kembang api ‘kecil’ supaya pengunjung tidak mati bosan menunggu tengah malam

Lebih heboh yang memfoto daripada kembang apinya

Lebih heboh yang memfoto daripada kembang apinya

Menjelang tengah malam, semua sudah sibuk geser sana sini cari posisi yang paling strategis. Suasana memanas saat ada orang-orang yang berdiri di depan area di mana sudah ada orang-orang yang duduk di belakangnya. Teriakan-teriakan marah pun terdengar di sana sini. Hingga akhirnya count down dan keramaian massa pun sudah tidak terbendung lagi. Semburan jutaan kembang api di atas Sydney Harbour Bridge serta dentuman suara kencang memenuhi langit membuat suasana menjadi surreal. Benar-benar pengalaman tahun baru yang tak terlupakan! Selamat Tahun Baru 2013 ๐Ÿ™‚

Pemandangan Sydney Harbour Bridge setelah kembang api selesai

Pemandangan Sydney Harbour Bridge setelah kembang api selesai

Nah, pengin juga merasakan pengalaman menonton kembang api di perayaan tahun baru Sydney? Berdasarkan pengalaman kami kemarin ini, kami coba memberikan tips supaya kalian bisa menikmati acara yang fenomenal itu.

  • Cari lokasi di sekitar harbour yang cocok untuk kamu. Apakah bersama keluarga, orang tua, bawa anak kecil atau bersama teman-teman?ย Gunakan bantuanย Vantage Point map untuk menemukan lokasi yang pas. Perlu diingat bahwa hari itu area di sekitar lokasi utama dipastikan penuh dan bisa jadi macet dimana-mana bahkan banyak jalan yang ditutup. Pastikan cek live map pada tanggal 31 Des untuk mengetahui apakah lokasi yang kamu tuju sudah memenuhi kapasitas atau masih bisa masuk, karena masing-masing lokasi ada kapasitasnya dan jika sudah penuh akan ditutup. Jadi daripada sudah capek-capek ternyata tidak bisa masuk, cek dulu live mapnya.
  • Jika mau menikmati kembang api dengan suasana lebih santai, ditemani minuman cocktail serta hiburan musik, ada beberapa lokasi yang menjual tiket ke area khusus. Meskipun berbayar, tiketnya pun cepat sekali terjual habis!
  • Banyak jalan yang ditutup saat malam tahun baru, jadi lebih baik naik transportasi umum saja. Pelajari rutenya terlebih dahulu supaya tidak tersesat atau salah naik kereta ๐Ÿ˜‰
  • Jika berencana antri dari pagi/siang, siapkan topi dan sunblock karena Sydney di bulan Desember bisa sangat panas.
  • Jika bersama teman-teman, buat perjanjian terlebih dahulu kalau sampai terpisah apa yang harus dilakukan atau titik temunya di mana karena kadang sinyal handphone pun sulit saking penuhnya pengguna di lokasi tersebut.
  • Jika ingin menghemat, bisa bawa bekal makanan dan minuman sendiri. Untuk minuman, harus berupa botol yang masih disegel.
  • Pakai alas kaki yang nyaman karena jarak antara lokasi menonton kembang api ke stasiun kereta cukup jauh (Hal ini juga dikarenakan banyaknya penutupan jalan sehingga transport tidak bisa mencapai lokasi terlalu dekat, hanya bisa diakses dengan jalan kaki). Selain itu juga perlu diingat, bisa jadi kamu harus pakai sepatu/sandal tersebut selama lebih dari 12 jam!

Nah…sekarang sudah siap menikmati Malam Tahun Baru di Sydney? Cusss yuk! ๐Ÿ™‚

Join the discussion 2 Comments

  • Eky says:

    Halo Mbak Susan, salam kenal ๐Ÿ˜€
    Saya jadi sedih baca postnya
    Tahun lalu udah niat banget mau tahun baruan 2015 di Sydney demi nonton kembang apinya yang spektakuler. Bahkan udah beli tiketnya juga.
    Tapi harus ditunda karena satu dan lain hal ๐Ÿ™
    Baca post ini jadi pengen merencanakan supaya bisa tahun baru di Sydney yang entah kapan nanti :’)

    Sebenernya salah satu alesan kecil saya akhirnya membatalkan adalah karena saya pergi sendiri. Rasanya males aja nongkrong lebih dari 12 jam sendiri tanpa temen ngobrol haha. Sepenglihatan Mbak disana, orang-orang di Botanical Garden ada yang sendirian gitu nggak sih, Mbak?

    Ngomong-ngomong saya minta izin buat ngelink blog PergiDulu di blogroll saya ya ๐Ÿ˜€

    • Susan Natalia Poskitt says:

      wah…kurang merhatiin karena banyak banget orangnya. gabung aja sama orang2 dari hostel ๐Ÿ˜‰
      atau ikutan event gathering couchsurfing, biasanya banyak grup yg bikin acara taun baruan bareng.

Leave a Reply