Curug Cimahi a.k.a The Rainbow Waterfalls

Plang Curug Cimahi Di Dekat Tempat Parkir

Haduh kami kudet (kurang update) banget ya baru tahu ada air terjun cakep di daerah Jalan Kolonel Masturi, jalan yang menghubungkan Cimahi dengan Lembang. Tempatnya mudah diakses dan fasilitasnya juga cukup bagus karena sudah dibikin tangga dan platform supaya pengunjung bisa menikmati keindahan Curug Cimahi ini dengan nyaman.

Tidak perlu khawatir terlewat karena posisinya ada di pinggir jalan utama Kolonel Masturi, ada papan nama kayu besar dengan tulisan warna-warni pelangi. Karena kami naik motor, lumayan nyaman karena di depan loket tiket ada area untuk parkir motor di sebelah warung kecil. Kalau untuk mobil sepertinya bisa numpang parkir di deket terminal angkot di sebelahnya.Loket Tiket Di Curug CimahiSebelum masuk harus bayar tiket dulu. Menurut tiket yang diberikan, tempat ini dikelola oleh Perum Perhutani. Harga masuk untuk hari biasa dan weekend tidak dibedakan (yay!) tapi harga tiket untuk wisatawan lokal dan wisatawan asing dibedakan.

Dari loket tiket rute jalannya menurun terus. Sebenarnya dari atas sudah kelihatan air terjunnya meskipun agak tertutup sedikit oleh pepohonan. Tapi tidak usah khawatir susah karena tangganya sudah bagus dengan batu lapis di permukaannya. Ada peringatan untuk hati-hati karena kondisinya bisa licin saat basah atau hujan. Ada juga peringatan untuk tidak memberi makan monyet, tapi waktu kemarin sih kami tidak ketemu monyet sama sekali. Cuma sempet lihat ada beberapa tupai berlarian di ranting-ranting pohon yang tinggi.Curug Cimahi Dari KejauhanJalur tangga menurun hingga mencapai platform yang pertama. Tidak jauh koq. Cuma 5 menitan sudah sampe. Di sana ada tulisan kapasitas maksimal 16 orang. Platformnya terbuah dari lempengan besi yang ditopang oleh tiang-tiang ke bawah lembah. Di atas platform tersebut ada meja dan kursi yang dibuat dari anyaman ban bekas. Kreatif banget! Di sekeliling platform tersebut ada pagar setengah badan dan dari sana cakep banget pemandangan air terjunnya. Jatuhan airnya lumayan tinggi, ada 2 tingkat dan saat itu airnya lagi lumayan banyak. Meja Kursi Terbuat Dari Anyaman BanDari platform pertama masih bisa dilanjutkan turun lagi sampai ke platform kedua yang posisinya lebih bawah. Pemandangannya juga hampir sama cakepnya karena tidak terhalang apa-apa. Di sana juga ada beberapa kursi meja dari anyaman ban bekas. Dari sana kalau masih mau lanjut bisa turun sampe ke bawah banget, sampe ke dasar air terjun dan bisa main-main air. Kemarin kami tidak lanjut turun karena males naiknya, semakin turun kan semakin cape nanti naiknya….hehe.Platform Di Curug CimahiDari hasil pengamatan, area sepanjang jalur cukup bersih sih. Ada beberapa peringatan jangan buang sampah di mana-mana dan tersedia beberapa tempat sampah di beberapa sudut. Tapi masih ada juga sih sampah di luar pagar. Yang paling sedih, kalau melihat ke seberang lembah, bisa lihat tumpukan sampah di lereng seberang yang sepertinya buangan dari warung-warung yang ada di atasnya.

Suasananya cukup menyenangkan dan tidak terlalu ramai. Mungkin karena kami datang di hari biasa. Entah kalau weekend mungkin jauh lebih ramai. Yang pasti tidak ada warung atau penjual makanan di jalur turun. Lumayan jadi ga nambah sampah sih. Kalau lapar di atas di dekat loket ada warung yang sepertinya jual makanan dan kelapa muda.Jalur Tangga Ke Bawah Curug PelangiMengenai nama, jadinya namanya Curug Cimahi atau Curug Pelangi (The Rainbow Waterfalls)? Aslinya sih memang ini namanya Curug Cimahi, tapi belakangan ini diganti pake nama beken Curug Pelangi alias The Rainbow Waterfalls. Alasannya ada yang bilang karena kadang terlihat pelangi di dekat air terjun itu. Sebenernya terlalu klise sih karena biasanya memang di dekat air terjun gampang sekali terlihat pelangi akibat pembiasan cahaya.Curug Pelangi Yang ImpressiveEntah ini merupakan sebab atau akibat, rupanya di malam hari ada lampu warna-warni yang menyorot ke arah air terjun tersebut, jadinya mirip pelangi. Eh tapi katanya kalau malam pengunjung cuma boleh turun sampai platform, tidak boleh sampai dasar air terjun. Dan katanya kalau hujan juga kadang-kadang jalur turun ke bawah bisa ditutup.


Cara Menuju Curug Cimahi/The Rainbow Waterfalls

Ada 3 rute yang bisa diakses untuk menuju Curug Cimahi/Pelangi:

  • Dari arah Cimahi masuk ke Jalan Kolonel Masturi. Sekitar 10-11 km kemudian akan terlihat plang Curug Pelangi di sebelah kanan.
  • Dari depan Terminal Ledeng masuk ke Jalan Sersan Bajuri. Dari sana akan nyambung ke Jalan Kolonel Masturi dan lanjut ke arah Cimahi (bukan ke arah Lembang). Curug Pelangi akan ada di sebelah kiri jalan.
  • Dari Jalan Raya Lembang yang sudah mendekati kota Lembang belok ke Jalan Kolonel Masturi. Sekitar 6-7 km kemudian Curug Pelangi ada di sebelah kiri jalan.

Platform Untuk Menikmati Curug PelangiAnyway, kapan-kapan kalau main ke arah Lembang/Cimahi, jangan lupa mampir ke sini ya!

The Rainbow Waterfalls (Curug Pelangi)
Jalan Kolonel Masturi
Jam buka: setiap hari 07.00 – 19.00
Tiket WNI: Rp15.000
Tiket WNA: Rp25.000

Join the discussion One Comment

Leave a Reply