
Jalan-jalan ke Lembang kayaknya belum lengkap kalau belum nyemil ketan bakar & colenak yang banyak dijual di pinggir Jalan Raya Lembang. Biasanya yang jualannya berjejer rapat di sebelah kiri jalan dekat pasar buah Lembang sampai ke dekat Restoran Mandarin.
Kalau mau jujur kami juga kurang tahu yang paling enak yang mana karena kami sudah pernah tanya teman-teman jawabannya semua beda-beda. Ada yang bilang yang di depan Restoran Pulau Mas, ada yang bilang depan Fuji Film, dll. Dan sebenarnya sih katanya ketannya sama saja tapi toppingnya yang beda-beda.
Selain ketan bakar, sekalian kami juga mencoba beberapa jajanan lainnya. Adam yang dulunya pernah satu kali nyoba peuyeum dan ga suka akhirnya berhasil saya rayu buat nyoba colenak. Colenak ini tape yang sudah matang dan ditaruh di atas panggangan arang, setelah itu dikasih kelapa parut yang sudah dicampur gula merah. Kata Adam lumayan kali rasa fermentasi di peuyeum yang biasanya sangat kuat agak tertutupi oleh kelapa gulanya.
Untuk minuman kami pesan sekoteng. Tadinya pengen bajigur tapi sayang katanya itu dari sachet. Kalau bikin sendiri sih pasti lebih enak dan original. Sekotengnya standar isi kolang-kaling, pacar cina, roti tawar dan biskuit kepingan. Pakai air jahe dan susu. Jahenya agak kuat sehingga terasa banget pedes dan panasnya. Tapi enak sih buat menemani malam yang dingin di Lembang.
Ada yang mau berbagi pengalaman makan ketan bakar & colenak di Lembang? 🙂
Ketan bakar & colenak Lembang
Sepanjang Jalan Raya Lembang (kebanyakan) di sebelah kiri dekat pasar
Jam buka: dari pagi sampai malam
Ketan bakar: Rp8.000
Colenak: Rp 8000
Pisang bakar: Rp15.000
Sekoteng: Rp10.000

