Informasi Praktis Singapore – Pergi Dulu https://www.pergidulu.com Fri, 16 Jun 2017 04:47:52 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8 https://cdn.pergidulu.com/wp-content/uploads/2016/04/cropped-PergiDulu-Icon-Square-e1461640268160-32x32.jpg Informasi Praktis Singapore – Pergi Dulu https://www.pergidulu.com 32 32 Cara Beli SIM Card di Singapore https://www.pergidulu.com/cara-beli-sim-card-singapore/ https://www.pergidulu.com/cara-beli-sim-card-singapore/#comments Tue, 25 Oct 2016 05:05:27 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=14411 Ada 3 provider telekomunikasi besar di Singapore, yaitu Singtel, StarHub dan M1. SingTel adalah provider yang paling terkenal, operator cell...

The post Cara Beli SIM Card di Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Ada 3 provider telekomunikasi besar di Singapore, yaitu Singtel, StarHub dan M1. SingTel adalah provider yang paling terkenal, operator cell phone yang paling bagus di Singapore dan harganya pun hampir sama dengan provider yang lainnya. Karena alasan tersebutlah kami selalu beli SIM card merek Singtel.

Meskipun kami sudah mempersempit pilihan SIM card dengan provider yang recommended di Singapore, namun ada banyak sekali pilihan jenis SIM card sehingga kadang cukup membingungkan juga mau pilih yang mana. Untuk mempermudah panduan ini, kami bagi pembahasannya menjadi 2 bagian, yaitu: Tourist SIM card dan SIM card biasa.

Tourist SIM Card di Singapore

SingTel Tourist SIM card sebenarnya hampir sama dengan SIM card lain, bedanya adalah paket yang ditawarkan sudah disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung jangka pendek ke Singapore. Pilihan paketnya adalah sebagai berikut:

  • $15 – data 4GB, 500min of local calls, 100 local SMS, 30min international calls — berlaku untuk 5 hari
  • $30 – data 10GB, data free use of social media, unlimited local calls dan SMS, 90min international calls — berlaku untuk 10 hari
  • $50 – pada dasarnya adalah $30 card, tapi kamu dapat 2 buah SIM card dan 20GB data yang bisa digunakan bersama-sama oleh kedua kartu tersebut — berlaku untuk 10 hari.

Kalau kamu di Singapore cuma 5 hari atau bahkan kurang, paket Tourist SIM card seharga $15 tourist merupakan pilihan yang tepat. Sangat recommended!

SIM Card biasa di Singapore

Kalau kamu bakal ada di Singapore lebih lama dari 10 hari, kamu bisa beli Tourist SIM card dan memperpanjang data setiap hari seharga $3 atau membeli SIM card biasa dan mengaktifkan paket data normal dengan masa berlaku 30 hari. SIM card biasa harganya berbeda-beda tergantung isinya. Dan tidak semua toko menjual semua pilihan secara lengkap. Harga SIM card biasa adalah sebagai berikut:

$8, 15, 20, 28, 38 & 50. Sejujurnya value yang dimasukkan ke dalam kartu-kartu ini biasanya tidak terlalu bagus, terutama bagian paket internet yang cuma berlaku untuk 7 hari. Jadi kami rekomendasikan untuk beli SIM card yang paling murah, yaitu yang harganya $8. Setelah beli SIM card ini nanti kami tinggal top up dengan data plan yang cocok dengan kebutuhan kamu:

$10 – 1GB dan hangus dalam 30 hari

$20 – 2GB dan hangus dalam 30 hari

$30 – 5GB dan hangus dalam 30 hari

Ada pilihan data plan lainnya yang tersedia namun untuk jangka waktu yang lebih pendek. Tapi jauh lebih baik beli Tourist SIM card kalau kamu cuma perlu data untuk 10 hari atau kurang.

Kesimpulannya, ada 2 pilihan untuk beli SIM card di Singapore menggunakan provider SingTel:

  • Beli Tourist SIM card kalau kamu tinggal di Singapore 5 – 10 hari.
  • Beli SIM card biasa dan top up dengan paket data jika kamu tinggal lebih dari 10 hari.

Di mana beli SIM Card di Singapore

Tempat yang paling mudah untuk membeli SIM card adalah di Changi Airport di terminal mana saja. Ada konter-konter yang menjual SIM card setelah kamu keluar dari custom dan melihat money changer. Cari saja di area sekitar sana dan kamu akan menemukan konter yang menjual Tourist SIM card.

Tapi Changi Airport tidak menjual SIM card biasa yang harganya $8. Tempat yang paling mudah untuk menemukan SIM card jenis ini adalah di daerah Little India, di sana ada banyak toko handphone yang menjual SIM card dan juga bisa bantu setting.

Memang ketika mengunjungi negara-negara yang baru, selalu agak repot urusan beli SIM card ini. Semoga dengan informasi ini kamu bisa memutuskan mau beli Tourist SIM card atau SIM card biasa dan kamu juga bisa mencari tempat beli SIM card-nya di mana.

The post Cara Beli SIM Card di Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/cara-beli-sim-card-singapore/feed/ 2
Itinerary di Singapura 5 Hari 4 Malam – bisa ditiru! https://www.pergidulu.com/itinerary-singapura-5hari-4malam/ https://www.pergidulu.com/itinerary-singapura-5hari-4malam/#respond Mon, 28 Sep 2015 12:18:37 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=8922 Minggu lalu teman kami Alda Agustine sudah membagikan tips untuk solo backpacker pemula ke Singapura berdasarkan pengalaman pribadinya. Kali ini dia...

The post Itinerary di Singapura 5 Hari 4 Malam – bisa ditiru! appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Minggu lalu teman kami Alda Agustine sudah membagikan tips untuk solo backpacker pemula ke Singapura berdasarkan pengalaman pribadinya. Kali ini dia ingin sharing itinerary 5 hari 4 malam yang disusun sendiri dan dijalaninya selama di sana. Itinerary ini juga dilengkapi dengan informasi beberapa rute MRT ke objek-objek wisata populer dan tentunya beserta gambaran budget yang diperlukan. Siapa tahu bisa dicontek buat yang punya rencana ke Singapura dan baru pertama kali juga. Simak sampai akhir ya!

Hari 1: Check-in hotel, Chinatown

  • Tiba di Changi Airport Terminal 1.
  • Beli kartu SIM (Singtel) di counter Changi –> Recommended!
  • Cari Ground Transportaion Desk, bilang pada petugas tempat yang mau kamu tuju lalu membayar tiket (kalau tidak salah $S10). Petugas akan menempelkan stiker di baju kamu lalu kamu diminta menunggu sampai mobil datang. Supir akan memanggil penumpang menurut tempat tujuan.
  • Tiba di 5footway Inn Chinatown, check-in, istirahat.
  • Jalan kaki sekitar Chinatown mulai dari hostel di Pagoda Street.

Chinatown di Singapura sangat bersih. Karena daerah pasar maka tempat ini selalu ramai sampai malam. Saya ikut blusukan untuk melihat-lihat. Berbagai barang dijual disana mulai dari baju-baju cheong sam sampai kartu pos.

Di depan saya berdiri Chinatown Heritage Center, sayangnya tempat ini sedang direnovasi dan baru buka lagi di pertengahan 2016.

Saya berjalan sedikit lagi dan menemukan Sri Mariaman Temple, sebuah kuil Hindu. Untuk masuk ke dalam kuil ini pengunjung harus melepas alas kaki dan menyimpannya di rak yang tersedia lalu bayar S$5 dan mengenakan jubah yang disediakan di depan pintu. Kalau bawa kamera, kamu harus bayar extra S$3. Suasana di dalam sangat tenang, yang terlihat hanya beberapa biksu dan dua orang laki-laki India sedang bermain musik. Saya berkeliling sambil mengagumi dekorasi kuil yang didominasi warna-warna cerah. Di ruang utama ada sebuah altar dan patung dewa-dewa. Di tengah kuil terdapat halaman luas dikelilingi bangunan dengan dekorasi ala India.

  • Keluar dari Pagoda Street lalu jalan sedikit ke kiri ada Chinatown Food Street dimana kamu bisa dapat makanan dan minuman murah meriah. Setelah makan saya memutuskan untuk kembali ke hotel karena harus istirahat untuk banyak jalan dam naik MRT besok paginya.Di dalam kuil Sri Mariaman

Hari 2: Merlion, Orchard Road

  • Dari Chinatown ke Merlion naik MRT kearah Punggol, turun di stasiun Dhoby Ghout (jalur ungu).
  • Dari Dhoby Ghout ganti MRT ke arah Marina Bay (jalur merah) turun di stasiun Raffles Place.
  • Jalan dari stasiun Raffles Place ke arah Singapore River sampai kamu menemukan Fullerton Hotel.
  • Menyeberang jalan dari Fullerton Hotel ke Merlion Park.

Merlion Park bisa dibilang ‘spot sejuta umat’ karena turis-turis pasti pergi ke sini. Banyak orang berfoto di dekat lambang kota Singapura itu. Patung Merlion berdiri menghadap Singapore River dan di tengah sungai saya melihat perahu kayu panjang beratap. Di sekeliling sungai juga ada beberapa dermaga.

Untuk bisa naik perahu yang bernama ‘bumbleboat’ itu, pengunjung bisa membeli tiket di loket seharga S$35 lalu menunggu di dermaga terdekat sampai perahu datang menjemput. Kamu akan dibawa berkeliling Singapore River sambil duduk dan mendengarkan audio tour guide yang menjelaskan tentang tempat-tempat dan bangunan-bangunan yang dilewati. Saya duduk di dekat jendela, menikmati udara segar sambil memotret gedung-gedung pencakar langit dan bangunan-bangunan kuno di sepanjang sungai.

  • Merlion Park ke Orchard Road naik MRT dari stasiun Raffles Place (jalur ungu) turun di stasiun Orchard.
  • Tujuan saya ke Orchard cuma untuk melihat toko buku Kinokuniya di mall Takashimaya. Bagi pencinta buku, tempat ini adalah surga karena luas dan koleksinya ratusan dalam berbagai subyek. Sayangnya kalau mau beli buku disini harus punya anggaran yang cukup besar. Jadi saya hanya muter-muter selama kurang lebih sejam lalu kembali ke hostel.
  • Dari Orchard naik MRT (jalur ungu) kembali ke Chinatown.Madame Tussauds Wax Museum

Hari 3: Sentosa Island

  • Dari Chinatown naik MRT (jalur ungu) turun di stasiun Harbourfront
  • Dari stasiun Harbourfront ke mall Vivo City lantai 3 cari stasiun Sentosa Express
  • Sentosa adalah tempat rekreasi mahal, untuk makan saja saya harus mengeluarkan S$30. Karena itu saya membatasi diri dengan hanya mengunjungi tempat-tempat yang saya mau. Berikut ini adalah beberapa tempat yang saya kunjungi di Sentosa.

Madame Tussauds Wax Museum (tiket S$S40)
Inilah alasan utama kenapa saya datang ke Sentosa. Kalau dulu cuma bisa melihat foto kakak saya di Madame Tussauds London, sekarang saya mengunjunginya sendiri. Karena terletak di bagian atas pulau, kamu harus naik beberapa escalator. Sampai disana juga tidak bisa langsung masuk karena harus mengantri. Dari tempat saya berdiri ada tulisan kalau untuk sampai ke pintu depan masih perlu waktu masih 90 menit! Museum ini berisi patung lilin selebriti dan orang-orang penting dunia, termasuk Presiden Sukarno! Setelah berkeliling naik perahu, kamu bisa masuk ke galeri dan melihat patung-patung lilin tersebut, juga berfoto bersama mereka. Luangkan waktu banyak di sini karena untuk melihat semua patung lilin saya memerlukan sekitar satu atau dua jam, termasuk untuk berfoto.

Underwater World Singapore (tiket S$30)
Bagi pencinta kehidupan bawah laut tempat ini pasti menarik karena terdiri dari banyak akuarium dengan berbagai jenis hewan laut di dalamnya. Akuarium utama adalah sebuah tangki raksasa berisi ikan-ikan laut besar seperti pari dan hiu yang bisa dikelilingi dengan ban berjalan. Di sekelilingnya terdapat akuarium kecil-kecil yang berisi hewan-hewan yang lebih kecil seperti siput, udang, dan ubur-ubur yang bisa berganti warna.Underwater World Sentosa

Hari 4: Jurong Bird Park, Night Safari

  • Dari Chinatown naik MRT (jalur hijau) turun di Boon Lay
  • Dari Boon Lay naik bus no. 194 turun di depan Jurong Bird Park

Tempat ini adalah taman seluas 20 hektar dimana berbagai jenis burung hidup. Luangkan waktu seharian untuk kesini karena jaraknya yang cukup jauh (kecuali kalau kamu menginap di daerah Jurong) dan lamanya waktu untuk melihat semua burung yang ada. Di sini kamu bisa keliling taman naik kereta yang disediakan sebelum menjelajah berjalan kaki. Ada beberapa spot menarik yang bisa dikunjungi diantaranya Pelican Cove. Kalau kamu tiba di sini sekitar jam satu siang, kamu bisa menonton penjaga taman melemparkan ikan ke segerombolan pelikan di dalam kolam.

Dari Pelican Cove kamu bisa pergi ke Lorry Loft untuk memberi makan burung betet. Makanannya berupa campuran madu lebah yang bisa dibeli di pintu masuk seharga S$2. Sambil berkeliling kamu member makan betet-betet yang langsung menghampiri begitu melihat makanan.

  • Dari Jurong Bird Park ke Night Safari naik MRT dari stasiun Jurong East turun di Choa Chu Kang. Dari Choa Chu Kang naik bus SMRT no. 927 turun di Singapore Zoo (Night Safari berada di samping Singapore Zoo).

Night Safari pada dasarnya adalah tur kebun binatang di malam hari. Di sini kamu diajak melihat satwa-satwa liar yang hidup di alam bebas. Sambil duduk di dalam kereta, kamu juga akan mendengarkan penjelasan dari audio tour guide tentang hewan-hewan yang ada disana, seperti rusa, gajah, harimau, singa, dan lain-lain. Di akhir tur pengunjung diingatkan akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan hewan-hewan tersebut dari kepunahan. Buat saya, atraksi ini adalah yang paling berkesan sekaligus jadi penutup perjalanan yang sangat bagus.

  • Dari Night Safari ke Chinatown naik bus double decker City Sightseeing Singapore (warna merah, bus stop di seberang Night Safari).Di Jurong Bird Park

Hari 5: Kembali ke Bandung

Saya memutuskan untuk naik MRT ke bandara Changi. Dari Chinatown naik jalur ungu sampai Outram Park kemudian ganti ke jalur hijau ke Changi Airport. Begitu tiba di bandara saya langsung menuju ke counter Air Asia untuk check in dan tak lama kemudian naik pesawat untuk pulang ke Bandung.

Seru banget kan itinerary perjalanan solo backpacking untuk pertama kalinya ke Singapura selama 5 hari 4 malam ini! Kalau penasaran berapa budget kasarnya untuk trip tersebut, Alda kasih bocoran nih kira-kira budgetnya seperti ini:

  • Tiket pesawat Air Asia harga promo Bandung-Singapura (pp) Rp. 1.100.000
  • Hostel 5footway Inn Chinatown 5 hari 4 malam Rp. 1.300.000
  • Uang pegangan selama di sana S$500 (sekitar Rp. 5.000.000 dengan kurs sekarang plus bawa extra Rp. 500.000 ($S50) buat cadangan)

Jadi kira-kira habisnya Rp. 7.500.000, itu sudah dengan hemat dan minim belanja 🙂

Selamat menabung dan menyusun rencana perjalanan untuk ke Singapura!

The post Itinerary di Singapura 5 Hari 4 Malam – bisa ditiru! appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/itinerary-singapura-5hari-4malam/feed/ 0
5 Tips Untuk Solo Backpacker Pemula Ke Singapura https://www.pergidulu.com/5-tips-untuk-solo-backpacker-pemula-ke-singapura/ https://www.pergidulu.com/5-tips-untuk-solo-backpacker-pemula-ke-singapura/#comments Mon, 21 Sep 2015 03:14:25 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=8919 Melakukan perjalanan solo ke luar negeri bisa menjadi pengalaman menyenangkan yang tak terlupakan. Teman kami, Alda Agustine, seorang pengajar bahasa Inggris...

The post 5 Tips Untuk Solo Backpacker Pemula Ke Singapura appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Melakukan perjalanan solo ke luar negeri bisa menjadi pengalaman menyenangkan yang tak terlupakan. Teman kami, Alda Agustine, seorang pengajar bahasa Inggris di sebuah kursus di Bandung baru-baru ini melakukan perjalanan pertama kalinya ke luar negeri, sendirian. Destinasi yang dikunjunginya adalah destinasi populer yang banyak dijadikan pengalaman pertama kali ke luar negeri oleh para pejalan di Indonesia karena lokasinya yang cukup dekat, yakni Singapura. Melalui postingan ini Alda ingin membagikan tips untuk solo backpacker pemula ke Singapura, berdasarkan pengalaman pribadinya kemarin.

Tahun ini saya ingin memberi hadiah ulang tahun spesial untuk diri sendiri sekaligus menikmati hasil kerja keras mengajar bahasa Inggris selama beberapa tahun. Sudah lama saya ingin melakukan perjalanan solo. Singapura dipilih karena dekat dengan Indonesia dan relatif aman. Sempat ragu-ragu karena takut kesasar dan khawatir masalah keamanan, apalagi kalau harus jalan sendirian di malam hari, tapi akhirnya saya putuskan untuk pergi. Ternyata, semua ketakutan dan kekhawatiran saya hilang begitu tiba disana karena semua rute transportasi dan petunjuk jalan tertera dengan jelas. Warga setempat juga selalu mau membantu menunjukkan jalan. Saya kembali ke Indonesia dengan rasa puas karena berhasil memenuhi salah satu impian saya yaitu menjadi solo traveler.Sentosa Express di SingapuraBerikut ini adalah 5 Tips untuk Solo Backpacker pemula untuk ke Singapura versi saya.

1. Rencanakan perjalanan dengan detail

Sebelum berangkat, lakukan riset dan buat rencana perjalanan termasuk di mana menginap, tempat-tempat yang akan dituju dan transportasi yang diperlukan untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain. Selain itu juga cari tahu mengenai harga tiket pesawat, hotel dan tempat wisata. Tulis semua di satu buku dan ini akan jadi pegangan kamu selama di perjalanan. Jangan takut merubah rencana karena kadang tidak semua selalu berjalan dengan baik. Tunggu artikel saya tentang Itinerary 5 Hari 4 Malam di Singapura yang saya gunakan.

2. Minum banyak air putih selama perjalanan

Cuaca di Singapura panas dan lembab. Ini membuat tubuh banyak berkeringat dan kekurangan cairan tubuh yang bisa mengakibatkan dehidrasi. Lagipula pasti kamu banyak berjalan kaki dan ini memerlukan tenaga. Karena itu selalu bawa botol air minum dan mengisinya dengan membeli Aqua (S$2 per botol) selama di perjalanan. Memang harga air mineral mahal tapi lebih baik bayar air daripada pingsan karena dehidrasi. Lebih bagus lagi jika bisa menemukan kran air minum gratis (biasanya ada di bandara dan tempat-tempat wisata).Hainanese Chicken Rice

3. Cari makanan murah

Salah satu cara menekan pengeluaran di Singapura adalah dengan tidak makan di restoran mewah. Mayoritas warga Singapura memilih makan di food street/hawker seperti Chinatown Food Street atau Lau Pa Sat karena harganya lebih murah. Ada bermacam pilihan menu dari makanan Cina seperti mie goreng atau nasi ayam Hainan; makanan India seperti nasi biryani dan kari, juga dessert seperti es podeng. Dengan $15 kamu sudah dapat makanan dan minuman yang mengenyangkan.Chinatown food court

4. Mau hemat? Jangan naik taksi

Taksi di Singapura mahal, karena itu lebih baik naik MRT atau bus. Untuk naik MRT, pertama kamu harus membeli kartu EZ Link di stasiun MRT yang tersebar di berbagai tempat. Sebelum digunakan kartu tersebut harus diisi dengan ‘pulsa’ di mesin tiket yang tersedia di stasiun. Caranya, letakkan kartu di mesin lalu ikuti instruksi yang tertera di layar monitor. Kartu bisa di top up sebanyak $S5 atau lebih. Kalau tidak mau beli kartu EZ Link bisa juga beli tiket sekali jalan, tapi memakai kartu jauh lebih praktis. Kalau bingung harus naik kereta yang mana bisa cek di peta yang tersebar di seluruh stasiun atau bertanya pada petugas keamanan. Seorang petugas keamanan yang saya tanyai sangat baik karena selain memberi instruksi dia juga membekali saya dengan peta MRT mini. Untuk masuk ke peron yang dituju tinggal tempelkan kartu ke pintu mesin. Kalau ragu harus berjalan ke mana, lihat papan petunjuk di atas dan ikuti tanda panah.

Untuk naik bus, pertama-tama kamu harus tahu bus nomer berapa yang akan dinaiki dan mau turun di mana. Setelah itu, pergilah ke bus stop yang ditunjuk. Bus stop di Singapura sangat teratur karena setiap rute sangat jelas menuju ke mana dan punya tempat pemberhentian. Penumpang mengantri dengan tertib sebelum masuk ke bus. Kartu EZ Link juga bisa dipakai untuk naik bis. Pada saat naik tinggal tempelkan kartu ke mesin di depan pintu bus. Dijamin tidak akan kesasar karena supir pasti mengumumkan nama tempat di mana bus berhenti.Singapore bus

5. Siap untuk banyak jalan kaki dan ingat istirahat

Kadang jarak dari satu tempat ke tempat lain di Singapura bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki. Karena itu sebaiknya jaga stamina tubuh sebelum berangkat. Pakai sepatu olahraga atau sepatu kanvas yang kuat juga kaos kaki yang menyerap keringat. Bawa plester dan salep Counterpain untuk berjaga-jaga kalau kaki luka atau terkilir. Kalau capek lebih baik cari tempat untuk duduk dan kumpulkan tenaga sebelum jalan lagi. Saya selalu berusaha untuk kembali ke hostel sebelum terlalu malam (diusahakan sebelum jam 22.00) supaya punya cukup waktu istirahat sebelum jalan lagi besoknya. Ini tidak selalu berhasil karena kalau pergi ke atraksi seperti Night Safari di Jurong pasti akan pulang lebih malam.

Semoga tips-tips ini berguna bagi kamu yang mau jadi solo traveller ke Negeri Singa. Bon voyage!!

Ada yang mau menambahkan tips-tips lain bagi solo backpacker pemula khususnya untuk ke Singapura? Bagi-bagi di kolom komentar ya 🙂

The post 5 Tips Untuk Solo Backpacker Pemula Ke Singapura appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/5-tips-untuk-solo-backpacker-pemula-ke-singapura/feed/ 35