Wisata Kuliner Singapore – Pergi Dulu https://www.pergidulu.com Fri, 16 Jun 2017 04:47:52 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8 https://cdn.pergidulu.com/wp-content/uploads/2016/04/cropped-PergiDulu-Icon-Square-e1461640268160-32x32.jpg Wisata Kuliner Singapore – Pergi Dulu https://www.pergidulu.com 32 32 11 Kuliner Khas yang wajib dicoba di Singapore https://www.pergidulu.com/kuliner-wajib-dicoba-singapore/ https://www.pergidulu.com/kuliner-wajib-dicoba-singapore/#respond Wed, 18 Jan 2017 10:27:26 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=15274 Begitu tanya kepada warga lokal Singapore, makanan apa yang paling khas di Singapore, kebanyakan orang menjawab “Singapore Chili Crab!” Sayangnya...

The post 11 Kuliner Khas yang wajib dicoba di Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Begitu tanya kepada warga lokal Singapore, makanan apa yang paling khas di Singapore, kebanyakan orang menjawab “Singapore Chili Crab!” Sayangnya makanan laut ini agak mahal, makannya ribet dan tidak semua orang suka pedas. Tapi boleh loh kalau mau mencoba, karena memang bumbunya khas. Nah, selain Singapore Chili Crab tentunya ada banyak makanan lain yang bisa dicoba kalau jalan-jalan ke Singapore. Berikut ini 11 Kuliner Khas Singapore yang kami sudah coba:

1. Chicken Rice

Sepertinya makanan ini paling banyak ditemukan di seluruh penjuru hawker centre di Singapore. Menunya sederhana, kebanyakan berupa nasi hainam (nasi yang dimasak menggunakan kaldu ayam) dan untuk toppingnya ada beberapa pilihan. Kebanyakan menggunakan ayam rebus yang dipotong-potong, tapi ada juga yang menggunakan roasted chicken. Kemudian disiram sedikit saus dan disajikan juga sambal, kecap dan cocolan jahe secara terpisah. Salah satu Chicken Rice yang terkenal di Singapore: Tian Tian Chicken Rice di Maxwell Food Centre di area Chinatown.Lau Pa Sat Marina Singapore Chicken Rice

2. Laksa

Laksa memang tersebar di Asia Tenggara khususnya di Malaysia, Singapore dan Indonesia. Tapi tiap daerah ada keunikannya masing-masing. Di Singapore ini yang terkenal adalah Laksa Katong yang katanya merupakan kombinasi laksa Peranakan dan lokal di daerah Katong. Pada dasarnya laksa yang dimaksud di sini merupakan golongan curry laksa yang biasanya terbuat dari sup berbahan dasar santan dan dipadukan dengan berbagai bumbu tradisional. Rasanya pedas, tapi bagi penyuka pedas biasanya masih bisa ditambah sambal lagi. Laksa banyak dijual di hawker centre ataupun yang kami pernah coba juga di Killiney Kopitiam.

3. Roti Prata

Makanan yang berasal dari India ini menjadi penyelamat di setiap waktu. Roti prata cocok dimakan kapanpun baik sebagai menu sarapan ataupun malam-malam saat lapar karena biasanya kedai-kedai yang menyajikan makanan India sederhana seperti ini buka 24 jam. Roti prata sebenarnya sangat sederhana, terbuat dari tepung yang diolesi banyak minyak (ghee). Yang membedakan biasanya teksturnya. Kami suka roti prata yang crispy di luar namun masih bisa ditarik seperti karet saat disobek. Roti prata biasanya dipadukan dengan kuah kari (mutton curry, chicken curry, dll), tapi bisa juga dikombinasikan dengan yang isian manis seperti coklat, pisang, gula, dll.Roti Prata Dan Martabak

4. Bakut Teh

Bakut Teh ini makanan kesukaan almarhum ayah Susan. Bakut sendiri dalam dialek bahasa Cina artinya tulang iga alias ribs. Dalam konteks bakut ini yang dimaksud adalah tulang iga babi, jadinya tergolong makanan non-halal. Ada 2 jenis bakut teh yang terkenal, yang satu ala Malaysia, satu lagi ala Teochew. Di Singapore lebih banyak yang ala Teochew, yaitu yang kuahnya bening dan mengandung banyak sekali lada. Saking banyaknya lada kami sampai tersedak saat menghirup kuahnya. Tapi enak banget sih, bikin hangat badan. Bakut Teh yang kami suka adalah Song Fa Bak Kut Teh yang sebenarnya sudah buka cabang di Jakarta. Tapi boleh lah kalau ke Singapore mampir ke tempat aslinya 🙂Bak Kut Teh Singapore

5. Kway Teow

Mungkin bukan makanan aneh karena di Indonesia juga banyak kwetiau. Tapi memang Kway Teow ini bisa dibilang makanan yang lumayan khas di Singapore….yah mirip nasi goreng di Indonesia lah. Kway Teow di Singapore banyak yang dicampur dengan seafood seperti kerang kecil. Kombinasinya sih hampir sama, pakai tauge, telur, daun bawang, udang dan biasanya warnanya cukup gelap (banyak kecap manisnya).Fried Kway Teow

6. Claypot Rice

Intinya adalah nasi yang dibakar pakai claypot (mangkok tanah liat). Ada banyak toppingnya, tapi yang pernah kami makan yang di Malaysia Food Street di Resort World Sentosa, pakai ayam, tapi nasinya dicampur pakai chinese sausage (non-halal) dan disiram kecap. Yang paling enak dari claypot rice adalah pinggiran dan bagian bawahnya kering, jadinya seperti makan kerak nasi. Itu yang bikin tekstur makanan jadi menarik, selain rasanya yang gurih tentunya. Tapi bagi sebagian orang yang kurang sabar (atau lagi lapar banget), agak repot makan claypot rice karena biasanya begitu dihidangkan sangat panas dan belum bisa langsung dimakan.Claypot Rice

7. Briyani

Banyak ditemukan di restoran India, nasi Briyani juga menjadi bagian dari makanan khas Singapore karena banyaknya penduduk keturunan India di Singapore. Warnanya seperti nasi kuning tapi rasanya jauh lebih berempah karena menggunakan banyak sekali rempah-rempah yang baik rasa maupun wanginya cukup kuat. Bulir nasinya lebih panjang karena menggunakan beras khusus jenis briyani. Nasi Briyani biasanya dikombinasikan dengan kari-karian seperti chicken curry ataupun mutton curry.Briyani Rice

8. Fried Carrot Cake

Jangan salah paham dengan istilah carrot cake yang berupa cake manis berbahan wortel dengan lapisan cream di atasnya. Carrot cake yang satu ini adalah hidangan gurih yang berbahan kombinasi tepung beras dan sejenis lobak putih (yang sering disebut white carrot). Adonan di-steam kemudian dipotong kotak-kotak kecil, digoreng dengan ditambah telur. Hasilnya? Menurut kami sih agak mirip kwetiae goreng! Haha… Fried Carrot Cake ini ada 2 jenis, black and white. Yang hitam digoreng pakai kecap manis, sedangkan yang putih polos saja. Biasanya fried carrot cake ada banyak di food court ataupun hawker center.Fried Carrot Cake

9. Lor Mee

Kalau kamu tahu yang namanya Lomie (di Bandung banyak sih), nah…Lor Mee ini memang agak mirip karakternya dengan Lomie. Mie kuning yang disiram dengan kuah kental coklat yang kental banget sampai mirip lem. Kalau lomie di bandung biasanya pakai kangkung dan baso sapi, di Singapore toppingnya banyak, ada pangsit, ngohiang, fillet ikan goreng tepung, gorengan tepung yang bikin tekstur crunchy, sliced bbq pork dan toge. Untuk kondimen bisa ditambah cuka, bawang putih, cabai & seledri.

10. Wantan Mee

Ini kesukaan kami berdua dan seringkali jadi pilihan utama kalau ada yang juga Wantan Mee. Wantan mee ada di Singapore, Malaysia ataupun Thailand. Penyebutannya ada juga yang bilang wonton. Intinya wantan/wonton itu pangsit rebus isi daging cincang(non-halal). Secara umum wantan mee terdiri dari mie kuning yang diaduk-aduk dengan kecap warna gelap. Kecapnya ini seperti perpaduan kecap asin dan kecap manis, jadi tidak terlalu kental dan manis, tapi warnanya gelap seperti kecap manis. Toppingnya bisa berupa irisan bbq pork yang berwarna merah, samcan ataupun ayam rebus. Tidak lupa semangkuk kuah bening untuk menemani pangsit rebusnya dan irisan cabe hijau yang sudah diacar.Wonton Mee Di Singapore Food Trail

11. Uncle Ice Cream / $1 Ice Cream

Kalau yang satu ini sih sepertinya sudah jadi ikon jajanan di pinggir jalan Singapore. Disebut Uncle Ice Cream karena kebanyakan penjualnya uncle-uncle (sebutan untuk paman/orang tua di Singapore), tapi sebenarnya tidak selalu paman, ada juga auntie yang jualan ataupun ikut menemani uncle. Sebenarnya Uncle Ice Cream ini sederhana saja, es potong yang disajikan pakai roti tawar warna-warni atau bisa juga pakai 2 keping wafer tipis — tergantung selera. Ada lumayan banyak pilihan rasanya, tapi Susan paling suka yang rasa Sweet Corn karena di Indonesia jarang ada rasa itu. Harganya dari dulu berkisar $1, tapi sekarang banyak yang sudah naik jadi $1.20.Uncle Ice Cream SingaporeSekian dulu rekomendasi kuliner khas Singapore yang wajib dicoba. Mungkin banyak yang bilang ini daftarnya mainstream, tapi memang daftar ini bertujuan untuk mengenalkan makanan Singapore khususnya buat yang baru pertama kali ke sana, biar ada gambaran dan bingung mau makan apa. Dari 11 kuliner di atas, mana yang sudah kamu coba dan mana yang jadi favorit kamu? 🙂

The post 11 Kuliner Khas yang wajib dicoba di Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/kuliner-wajib-dicoba-singapore/feed/ 0
7 Hawker Centre yang Recommended di Singapore https://www.pergidulu.com/hawker-centre-recommended-singapore/ https://www.pergidulu.com/hawker-centre-recommended-singapore/#comments Wed, 11 Jan 2017 05:29:18 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=15501 Hawker centre merupakan pilihan paling tepat kalau mau cari makanan murah di Singapore. Jangan repot-repot cari street food karena di...

The post 7 Hawker Centre yang Recommended di Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Hawker centre merupakan pilihan paling tepat kalau mau cari makanan murah di Singapore. Jangan repot-repot cari street food karena di Singapore tidak ada yang namanya gerobak di pinggir jalan. Saya cukup terkesan waktu diceritakan oleh Adam, katanya dulu pemerintah Singapore sengaja merapihkan street food dengan cara membuat hawker centre. Jadi semuanya harus berada di satu atap, tidak ada yang nongkrong di atas trotoar sehingga menghalangi pejalan kaki.

Oleh karena itu tidak heran kalau hampir di semua area ada hawker centre. Selain murah, enaknya ke hawker centre ini adalah banyak pilihannya. Apalagi buat yang suka males mikir mau makan apa, tinggal langsung datang ke hawker centre dan pilih-pilih dari hawker yang ada. Bagusnya lagi, karena berada di satu atap, setiap hawker centre punya standar yang cukup tinggi khususnya untuk kebersihan.

Berikut ini adalah 7 Hawker Centre yang sudah kami coba dan menurut kami cukup menarik baik dari segi jenis makanan maupun lokasi dan sejarahnya.

1. Old Airport Road Food Centre

Tempat ini merupakan salah satu food centre tertua di Singapore. Meskipun agak sulit dijangkau karena tidak terlalu dekat dengan area popular di kota, tapi kami suka tempat ini karena di sini banyak sekali penjualnya. Ada sekitar 150 hawker, baik yang menjual makanan ataupun minuman. Jadi tidak akan kekurangan pilihan. Info lokasi, jam buka dan detail lainnya bisa dilihat di sini.

2. Tiong Bahru Market & Food Centre

Meskipun sebetulnya di lokasi ini para hawker sudah berjualan sejak tahun 1950-an, tapi gedung yang saat ini dipakai merupakan hasil renovasi yang belum terlalu lama. Tidak heran ada banyak sekali hawker terkenal yang berasal dari lokasi ini yang sekarang buka cabang di berbagai tempat di Singapore, salah satunya adalah Tiong Bahru Hainanese Boneless Chicken Rice. Info lokasi, jam buka dan detail lainnya bisa dilihat di sini.Tiong Bahru Food Centre

3. Singapore Food Trail

Bukan food centre yang besar, tapi cukup mewakili makanan-makanan khas Singapore. Kami suka idenya yang membuat konter dengan bentuk gerobak seperti jaman dulu, dan bahwa makanan di sini sengaja dipilih dari berbagai jenis dan berbagai area di Singapore. Lokasinya juga cukup ikonik karena berada tepat di bawah Singapore Flyer. Info jam buka dan detail lainnya bisa dilihat di sini.

4. Lau Pa Sat

Salah satu food centre favorit kami karena bangunan dan sejarahnya yang unik. Bentuk bangunannya segi 8 dan ditopang dengan tiang-tiang besi raksasa. Konter makanannya modern dan bersih. Yang paling kami  suka,tempat ini buka 24 jam dan lokasinya dekat dengan berbagai objek wisata populer di Singapore. Info lokasi, jam buka dan detail lainnya bisa dilihat di sini.Lau Pa Sat Marina Singapore Dalam

5. Makansutra Gluttons Bay

Hal yang paling menjual dari food centre ini adalah lokasinya di pinggir Marina Bay. Suasananya sangat hidup terutama di malam hari. Jumlah hawkernya tidak banyak, waktu kami ke sana cuma sekitar 12, tapi katanya sengaja dipilih yang bisa mewakili kuliner Singapore karena di sini banyak turis asing yang mampir. Info lokasi, jam buka dan detail lainnya bisa dilihat di sini.Makansutra Gluttons Bay Food Centre

6. Maxwell Food Centre

Berlokasi di area Chinatown meskipun bukan di pusatnya. Bentuknya seperti hawker centre pada umumnya, yakni berada di lantai dasar dari gedung apartemen tua. Ada lumayan banyak pilihan makanan dan minuman, tapi yang paling menarik di sini adalah lokasi original dari Tian Tian Hainanese Chicken Rice yang mendapat pengakuan dari 2 tokoh kuliner internasional. Info lokasi, jam buka dan detail lainnya bisa dilihat di sini.Maxwell Food Centre Chinatown Singapore

7. Chinatown Complex Food Centre

Kami sangat suka Chinatown Complex Food Centre karena di sini kita bisa mengamati denyut nadi kehidupan warga lokal Singapore khususnya di area Chinatown. Kebanyakan warga lokal yang mampir ke sini untuk sekedar makan, minum sambil baca koran atau ngobrol dengan teman. Tapi ada satu konter yang menarik perhatian khususnya turis asing, yaitu Hong Kong Soya Sauce Chicken Rice & Noodle yang mendapat rating Michelin Star. Info lokasi, jam buka dan detail lainnya bisa dilihat di sini.Tentunya masih banyak lagi hawker centre yang ada di Singapore. Tapi setidaknya sekarang kamu sudah tahu tentang 7 hawker centre ini kan? Jadi kalau pas lagi ada di area tersebut tidak bingung lagi cari makan. Selamat hunting makanan di hawker-hawker centre di Singapore! Kalau sudah ada yang pernah coba beberapa hawker centre di Singapore, kasih tahu kami dong yang mana hawker centre favorit kamu 🙂

The post 7 Hawker Centre yang Recommended di Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/hawker-centre-recommended-singapore/feed/ 2
Chinatown Complex Food Centre, Singapore https://www.pergidulu.com/chinatown-complex-food-centre-singapore/ https://www.pergidulu.com/chinatown-complex-food-centre-singapore/#respond Sat, 03 Dec 2016 03:27:20 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=15468 Mampir ke sini sebetulnya tidak ada ekspektasi yang terlalu tinggi. Dari depan bangunannya terlihat lumayan tua, mirip dengan Pasar Baru...

The post Chinatown Complex Food Centre, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Mampir ke sini sebetulnya tidak ada ekspektasi yang terlalu tinggi. Dari depan bangunannya terlihat lumayan tua, mirip dengan Pasar Baru di Bandung gitu deh. Bagian bawahnya diisi oleh kios-kios yang berjualan baju-baju murah, mulai dari baju anak, baju tidur, baju wanita dan produk lainnya yang segala ada. Kami masuk dari lantai bawah melewati beberapa kios pakaian kemudian mencari tangga menuju ke lantai 2.

Di lantai 2 terlihat banyak sekali deretan kios yang berjejer rapi. Bentuk floor plan-nya tidak rapih kotak, ada area-area dengan ruang duduk yang lebih leluasa, ada juga deretan kios yang koridornya agak sempit sehingga tidak ada tempat duduk sama sekali di tengah-tengahnya.Dessert StationSetelah beberapa menit berputar-putar, kami masih agak bingung mau makan apa. Sampai akhirnya kami melihat ada antrean panjang yang mencapai area tangga, padahal di sana tidak ada kios apa-apa. Karena penasaran, kami telusuri dari mana antrean ini berasal. Lumayan panjang berkelok-kelok melewati beberapa koridor, akhirnya antrean terlihat berhenti di sebuah kios Hong Kong Soya Sauce Chicken Rice & Noodle. Ah rupanya ini salah satu hawker stall yang mendapat rating Michelin Star beberapa waktu yang lalu.Hong Kong Soya Sauce Chicken Michelin StarKalau biasanya Michelin star diberikan kepada restoran-restoran fine dining, di Singapore kalau tidak salah ada 2 hawker stall yang mendapat rating ini. Ini salah satunya. Tidak heran antriannya puanjaaaaaaanggg banget. Katanya bisa sampai 2 jam sebelum dapat giliran pesan. Bahkan katanya lagi, antrean  sudah mulai sebelum kiosnya buka pagi-pagi. Ya ampun….sampai segitunya ya.Antrian Hong Kong Soya Sauce ChickenKarena waktu itu kami sedang lapar dan malas antre 2 jam untuk makan, kami tidak mencoba soya sauce chicken-nya. Kami sempat mengintip ayam kecap yang jadi jagoannya. Memang terlihat sangat menggiurkan dan harganya murah banget!! Cuma $2 padahal pakai daging ayam yang lumayan banyak  potongannya.

Anyway, akhirnya kami makan di 335 Hong Kong Roasted Meat yang ternyata enak banget! Dagingnya sangat juicy dan saus kecapnya juga terasa sekali meresap ke daging yang agak hangus — menambah keharuman dan tekstur garing. Harganya $3.5 untuk satu piring nasi dengan daging dan extra kuah. Tidak terlalu mahal kan. Dan yang penting tidak perlu antri.Roasted Meat Enak Di ChinatownDari sana kami masih sempat mencicipi dessert di Dessert Station — kios yang spesialis menjual berbagai dessert, baik yang panas ataupun yang dingin. Kami memilih bubur ketan hitam panas dengan 1 scoop es krim vanilla di atasnya ($2.5), dan satu lagi mango with pomelo ($2.5) yang manis asam segar.Dessert Di Chinatown ComplexKalau melihat suasana di sana, Chinatown Complex Food Centre ini memang food court-nya orang-orang lokal. Banyak warga sekitar yang nongkrong di sini sambil baca koran atau sekedar ngobrol-ngobrol dengan teman-teman. Sangat menarik untuk people-watching dan merasakan esensi kehidupan sehari-hari di area Chinatown.

Jadi, kalau sedang berada di daerah Chinatown, jangan lupa mampir ke sini ya 🙂

Chinatown Complex Food Centre
 335 Smith St, Chinatown Complex
Jam buka: setiap hari 08:00 – 22:00
MRT terdekat: Chinatown (ungu NE4 / biru DT19)

The post Chinatown Complex Food Centre, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/chinatown-complex-food-centre-singapore/feed/ 0
Maxwell Food Centre, Singapore https://www.pergidulu.com/maxwell-food-centre-singapore/ https://www.pergidulu.com/maxwell-food-centre-singapore/#comments Wed, 30 Nov 2016 07:51:15 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=15466 Mampir ke sini udah agak kemaleman karena tadinya ga rencana makan di sini. Sebelumnya kami mengunjungi Gardens by the Bay...

The post Maxwell Food Centre, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Mampir ke sini udah agak kemaleman karena tadinya ga rencana makan di sini. Sebelumnya kami mengunjungi Gardens by the Bay dan berniat makan di Satay by the Bay. Tapi ternyata food court-nya agak kurang enak karena banyak banget touts (calo yang nawar-nawarin makanan pas lewat di depannya). Kami berdua sangat ilfil kalo lagi liat-liat udah ditawar-tawarin dengan agak maksa. Yang tadinya tertarik malah langsung ga jadi karena males.

Menariknya di Chinatown Complex Food Centre dan Lau Pa Sat malah sampe ada kertas peringatan bertuliskan “No Touting” di hampir setiap sudut temboknya. Kalo gitu kan jadinya enak keliling-kelilingnya, bisa puas sebelum memutuskan mau makan apa. Anyway, karena ga jadi makan di Satay by the Bay akhirnya kami ke Maxwell Food Centre ini karena lokasinya cukup dekat dengan Chinatown. Sampai sana sudah banyak yang tutup karena sudah hampir jam 9 malam.Konter Makanan Halal Di Maxwell Food CentreTapi masih banyak juga konter yang buka. Bangunannya tidak terlalu besar, jadinya tidak butuh waktu lama buat ngecek ada apa aja di sana. Bentuknya seperti food centre di bagian bawah komplek-komplek apartemen di Singapore. Ada sekitar 2-3 lorong yang kiri kanannya berjejer hawker, sedangkan di tengahnya cukup lebar dan diisi oleh deretan kursi dan meja bulat yang dipaku ke lantai.

Sebenarnya kalau ke sini pada jam buka normal, pasti tidak akan melewatkan Tian Tian Hainanese Chicken Rice yang antriannya bisa puanjaaaang banget. Kenapa segitunya? Karena Gordon Ramsay chef kelas dunia pun kalah saat harus membuat chicken rice dan ditandingkan dengan Tian Tian Hainanese Chicken Rice. Bahkan katany Anthony Bourdain pun pernah makan di sini dan memberikan testimoni “Chicken rice is so fragrant and delicious that it can be eaten on its own”. Penasaran kan?Konter Laksa Enak Di Maxwell Food CentreNasib kami kurang beruntung karena ke sana sudah malam dan tidak sempat ke sana lagi. Akhirnya kami makan seadanya saja dari konter yang masih buka. Adam makan laksa ($3.50) dan saya makan nasi goreng putih pakai sayuran, baso ikan dan ham ayam ($4). Laksanya enak banget, kuahnya kental dan perpaduan rempah dan rasa pedasnya pas. Nasi gorengnya juga freshly cooked dan porsinya besar. Jadi, overall makanannya sangat tidak mengecewakan.Laksa Di Maxwell Food Centre Chinatown SingaporeLain kali kalau ke sini lagi pokoknya harus cobain Hainan Chicken Rice-nya itu. Ada beberapa konter makanan Halal juga di sini. Lokasi Maxwell Food Centre memang tidak sedekat Chinatown Complex Food Centre ke stasiun MRT Chinatown, tapi masih sangat mudah dijangkau dengan jalan kaki dari area pusat Chinatown — sekitar 700 meter dari stasiun MRT Chinatown.

Maxwell Food Centre
1 Kadayanallur St
Jam buka: setiap hari 08:00-22:00
MRT terdekat: Chinatown (biru – DT 19 / ungu – NE4)

The post Maxwell Food Centre, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/maxwell-food-centre-singapore/feed/ 2
Ji De Chi Dessert, Bugis, Singapore https://www.pergidulu.com/ji-de-chi-dessert-bugis-singapore/ https://www.pergidulu.com/ji-de-chi-dessert-bugis-singapore/#respond Sat, 19 Nov 2016 06:01:40 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=14417 Berlokasi tepat di tengah area ramai Bugis di sebuah jalan yang terkenal dengan banyak Asian dessert, Ji De Chi wajib...

The post Ji De Chi Dessert, Bugis, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Berlokasi tepat di tengah area ramai Bugis di sebuah jalan yang terkenal dengan banyak Asian dessert, Ji De Chi wajib dikunjungi kalau kamu suka  es serut, sago dan berbagai dessert bergaya Taiwan lainnya.

Menu di Ji De Chi cukup beragam, mulai dari sago puddings dengan mangga hingga ke tumpukan es serut berbagai rasa seperti cendol, wijen hitam, blueberry dan green tea. Selain itu juga ada glutinous rice balls (seperti mochi), waffles dan Mille crepes.Ji De Chi Dessert Bugis Singapore Mango PuddingTempat ini sangat penuh sekitar jam 9 malam, sepertinya karena kebanyakan orang sudah selesai makan malam dan mencari sesuatu yang manis sebagai makanan pencuci mulut. Dan tidak heran sih kenapa tempat ini ramai. Dessert-nya sangat enak dan menyegarkan. Selain itu servisnya juga sangat cepat, tidak perlu tunggu lama setelah pesan dan bayar di kasir makanan langsung diantar ke meja dalam beberapa menit.

Jangan bingung kalau di sebelah Ji De Chi juga ada tempat dessert yang mirip banget, namanya Dessert First. Secara umum menunya hampir sama sih. Jadi ga masalah mau pilih yang mana juga. Cari saja yang ada tempat duduk kosong 😉

Kami suka tempat makan dessert Ji De Chi ini, sangat direkomendasikan kalau kamu cari yang manis-manis dan sedang berada di area Bugis.

Ji De Chi Dessert
8 Liang Seah Street #01-03, Bugis, Singapore
Jam Buka: 11:00 – 23:00
MRT terdekat: Bugis (hijau EW12 / biru DT14)

Mille crepe: $6.20
Mango pomelo sago: $6.20

The post Ji De Chi Dessert, Bugis, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/ji-de-chi-dessert-bugis-singapore/feed/ 0
Makansutra Gluttons Bay, Singapore: Makan dengan pemandangan Marina Bay https://www.pergidulu.com/makansutra-gluttons-bay-singapore/ https://www.pergidulu.com/makansutra-gluttons-bay-singapore/#respond Mon, 14 Nov 2016 03:41:33 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=14261 Apa keistimewaan dari Makansutra Gluttons Bay ini? Kalau biasanya food centre atau hawker centre lokasinya di gedung tua dan agak...

The post Makansutra Gluttons Bay, Singapore: Makan dengan pemandangan Marina Bay appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Apa keistimewaan dari Makansutra Gluttons Bay ini? Kalau biasanya food centre atau hawker centre lokasinya di gedung tua dan agak sumpek, Makansutra Gluttons Bay ini lokasinya premium. Berlokasi di salah satu sisi Marina Bay, Makansutra Gluttons Bay merupakan food court dengan suasana outdoor di pinggir perairan paling terkenal di Singapore.

Bentuknya memanjang 1 deret dengan hanya diisi oleh 12 konter, memang terlihat kalau Makansutra Gluttons Bay ini teratur dan terorganisir dibandingkan food court lainnya. Bisa dilihat dari bentuk konter makanan, display makanan dan papan menu yang seragam. Bahkan semua konter punya papan berisi sekilas info sejarah makanan tersebut, yang seragam pula formatnya.Konter Makanan Di MakansutraKonon katanya konter-konter yang bisa berjualan di sini dipilih secara ketat oleh komunitas Makansutra sebagai penggagas (dan mungkin pengelola) food court ini. Cuma kami ga yakin juga apakah konter-konter ini dirotasi setiap bulan atau tidak. Karena menurut kami kalau cuma 12 sepertinya kurang representatif. Apalagi waktu itu kami lihat makanannya bukan semuanya khas Singapore. Beberapa konter yang kami lihat: Thai food, Filipino food, carrot cake, satay, mee goreng, peking duck.

Kemarin kami sempat mencoba carrot cake yang merupakan salah satu makanan khas Singapore. Ada yang putih ada yang hitam. Yang hitam pakai dark soy sauce. Rasanya agak mirip kwetiaw tapi lebih tebal kotak-kotak teksturnya. Harganya $4.5 per porsi, tidal terlalu mahal sih, tapi mungkin kalau di food court biasa bisa lebih murah.Fried Carrot CakeTempat duduk di sini ada 2 baris meja bulat di bawah payung-payung besar dan deretan meja panjang di belakang. Ingat, karena open air walaupun ada atap payung tetap saja tidak enak kalau sedang hujan. Kami sempat ke sini 2 kali. Yang pertama saat akhir pekan dan ramai banget sehingga sulit cari tempat duduk. Kedua kalinya hari biasa dan memang terasa semakin malam semakin ramai, apalagi setelah jam pulang kantor.Makansutra Gluttons Bay Food CentreMakansutra Gluttons Bay ini baru buka sore hari menjelang sunset hingga sekitar jam 2 pagi. Jadi memang cocok buat nongkrong sambil menikmati lampu-lampu di sepanjang Marina Bay. Dari sini tidak dekat banget kalau mau jalan kaki ke Marina Bay Sands atau ke Merlion, tinggal menyusuri promenade saja.

Makansutra Gluttons Bay
#01-15, 8 Raffles Ave, Singapore
Jam buka: setiap hari 17:00 – 02:00
MRT terdekat: City Hall (hijau EW13 / merah NS25); Promenade (kuning CC4 / biru DT15)
Carrot cake: $4.50
Chicken wings: $1.50/piece

The post Makansutra Gluttons Bay, Singapore: Makan dengan pemandangan Marina Bay appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/makansutra-gluttons-bay-singapore/feed/ 0
Lau Pa Sat, Marina, Singapore https://www.pergidulu.com/lau-pa-sat-marina-singapore/ https://www.pergidulu.com/lau-pa-sat-marina-singapore/#respond Sun, 13 Nov 2016 02:57:14 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=14415 Dibangun akhir tahun 1800an, Lau Pa Sat yang kini menjadi bangunan ikonik dan bersejarah adalah sebuah food court modern yang berjarak...

The post Lau Pa Sat, Marina, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Dibangun akhir tahun 1800an, Lau Pa Sat yang kini menjadi bangunan ikonik dan bersejarah adalah sebuah food court modern yang berjarak cuma 10 menit jalan kaki dari Merlion, dekat Marina Bay dan Chinatown. Beberapa mungkin menyebut food court ini Telok Ayer Market karena dulunya pasar ini punya nama Melayu seperti itu.

Bangunan bersejarah ini memiliki bentuk segi 8 yang keren, ditopang oleh tiang-tiang baja dan diatasnya tergantung kipas angin raksasa untuk mengalirkan udara di sekitar struktur bangunan. Di dalamnya dipenuhi oleh konter-konter yang menjual beragam jenis makanan dan minuman mulai dari Indian, Singaporean, Korean sampai Western.Lau Pa Sat Marina Singapore Roasted DelightKarena bentuknya segi 8, kami sempat bingung dan berputar-putar beberapa kali sebelum bisa menemukan arah & tujuan. Pertama karena banyak banget pilihannya, kedua karena semua pintu masuknya mirip. Akhirnya mencoba beberapa makanan dari konter-konter di sini, di antaranya roasted pork noodles, Mango Milk Ice dan roasted chicken rice.

Kami suka semua makanannya, tapi tentunya masih banyak lagi makanan yang harus dicoba di sini. Tidak akan cukup berhari-hari kalau mau mencoba semua makanannya. Dan dari hasil pengamatan kami ada banyak makanan yang menggoda. Saking banyaknya, semua orang pasti akan menemukan makanan yang bisa dipilih di sini.

Bagi yang mencari makanan HALAL, tidak perlu khawatir karena ada banyak konter makanan Indonesia, Malaysia dan India. Kalau tidak terlalu mencari sertifikasi halal, ada banyak pilihan kalau mau menghindari pork. Tapi ada beberapa konter makanan yang jelas-jelas menaruh stiker sertifikasi Halal di depannya koq, termasuk konter Roasted Chicken Rice yang kami coba.Lau Pa Sat Marina Singapore Chicken RiceYang kami suka tentang Lau Pa Sat ini adalah lokasinya yang cukup dekat dengan objek-objek wisata terkenal di Singapore dan food court ini buka sampai malam. Jadi kalau lagi jalan-jalan malam hari di sekitar Marina Bay atau Merlion dan mau cari makan bisa langsung ke sini. Sebenarnya food court ini buka 24 jam, tapi waktu kami ke sini sekitar jam 9 atau 10 malam ada beberapa konter yang sudah tutup. Namun masih ada yang buka juga koq, cuma makin malam/pagi akan semakin sepi.

Kami sangat suka Lau Pa Sat. Beberapa food critic mengatakan bahwa tempat ini tidak otentik karena bentuknya tidak biasa, konternya lebih modern dari food court pada umumnya dan di sini ada banyak turis. Menurut kami Lau Pa Sat masih bisa dibilang hawker centre biasa, hanya saja penampakannya mungkin lebih modern. Tapi variasi makanan dan harganya mirip dengan food court lainnya. Lau Pa Sat Marina Singapore Roast PorkJadi kalau kamu kelaparan di malam hari atau malas ke hawker center yang ada di area suburb, kami sangat merekomendasikan mampir ke Lau Pa Sat.

Lau Pa Sat
18 Raffles Quay, Singapore
Jam Buka: 24 hours (most stalls close during the night)
Roasted Pork Noodles: $4
Mango Milk Ice: $2.90
Roasted Chicken Rice: $4

The post Lau Pa Sat, Marina, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/lau-pa-sat-marina-singapore/feed/ 0
Tiong Bahru Market & Food Centre, Singapore https://www.pergidulu.com/tiong-bahru-market-food-centre-singapore/ https://www.pergidulu.com/tiong-bahru-market-food-centre-singapore/#respond Sat, 12 Nov 2016 09:18:53 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=14263 Mampir ke Tiong Bahru Market & Food Centre karena katanya ini salah satu food court yang recommended di Singapore. Banyak hawker...

The post Tiong Bahru Market & Food Centre, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Mampir ke Tiong Bahru Market & Food Centre karena katanya ini salah satu food court yang recommended di Singapore. Banyak hawker yang terkenal berasal dari area Tiong Bahru. Para pedagang makanan di sini sudah mulai berjualan sejak tahun 1950-an, namun gedung yang saat ini digunakan adalah hasil renovasi yang dibuka ulang pada tahun 2006.

Tiong Bahru Food CentreBeberapa makanan yang kami coba adalah Fried Kway Teow dan Lor Mee. Harganya ada 3 macam,  $2/$3/$4 tergantung ukurannya. Begitu datang sepiring kway teow goreng tersaji menggunakan kerang kecil dan irisan lap cheong (sosis babi yang diawetkan). Rasanya sih enak, tapi kata Adam porsinya agak kurang meskipun kemarin dia pesan yang medium — harusnya pesan Large kali ya 😉Fried Kway TeowSaya penasaran coba Lor Mee karena koq mirip lomie di Bandung. Rupanya memang agak mirip, mie kuning dengan kuah kental. Bedanya di topping. Kalau di Bandung biasanya lomie pakai kangkung dan kadang pakai baso sapi.Konter Lor MeeDi sini Lor Mee-nya pakai pangsit, ngohiang, fried fish (ikan goreng tepung), gorengan tepung yang bikin tekstur crunchy, sliced bbq pork dan toge. Tambahan vinegar & garlic, cabai & seledri bisa diambil sendiri sesuai selera. Harganya $3 untuk porsi yang kecil.Lor MeeKalau dilihat-lihat ada lumayan banyak hawker di sini, sekitar 80 konter. Beberapa konter menjual makanan halal (bisa dilihat dari tanda ‘HALAL’ di depannya). Seperti tips cari makanan enak pada umumnya, cari konter yang antriannya panjang. Salah satu yang lumayan terkenal sering antri katanya Tiong Bahru Hainanese Boneless Chicken Rice. Kami sih belum coba karena malas antri. Pengennya langsung makan apalagi kalau lagi lapar….haha.Konter Fried Kway TeowHarga di Tiong Bahru Market & Food Centre lumayan murah. Jangan lupa setelah makan kembalikan nampan ke rak yang ada di bagian depan. Di sana ada petugas yang mengumpulkan sisa-sisa makanan untuk food recycling program yang dijalankan di sana.Food Waste Recycling Program

Tiong Bahru Market & Food Centre
30 Seng Poh road
Jam buka: setiap hari 06.00-23.00
MRT terdekat: Tiong Bahru Station (EW17) – Exit B atau Outram Park Station (EW16 / NE 3) – Exit A

The post Tiong Bahru Market & Food Centre, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/tiong-bahru-market-food-centre-singapore/feed/ 0
Killiney Kopitiam, Orchard, Singapore https://www.pergidulu.com/killiney-kopitiam-orchard-singapore/ https://www.pergidulu.com/killiney-kopitiam-orchard-singapore/#respond Fri, 11 Nov 2016 06:50:14 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=14416 Kalau kamu lagi menyusuri jalan sepanjang 3 km di Orchard Road dan merasa capek dan pengin istirahat sambil ngopi sebentar,...

The post Killiney Kopitiam, Orchard, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Kalau kamu lagi menyusuri jalan sepanjang 3 km di Orchard Road dan merasa capek dan pengin istirahat sambil ngopi sebentar, langsung aja melipir ke Killiney Kopitiam. Lokasinya cuma 200 meter dari jalanan utama Orchard Road. Tidak menyimpang terlalu jauh koq, gampang banget buat ditambahin ke dalam itinerary kamu.

Killiney Kopitiam yang ada di 67 Killiney Road ini sudah beroperasi sejak tahun 1919, dan sejak tahun 1998 baru mulai membuka cabang di tempat-tempat lain di Singapore hingga ke negara lainnya. Oleh karena itu mungkin sebagian orang sudah pernah mendengar nama Killiney Kopitiam dari tempat lain. Namun kopitiam yang ada di Killiney Road ini tempat yang asli dan paling tua. Makanya tak heran tempat ini selalu ramai dikunjungi orang. Killiney Kopitiam Orchard Singapore DalamSama seperti gaya kopitiam pada umumnya, kopi di sini bercita rasa kuat dan agak terlihat seperti cokelat kental. Kaya Toast-nya tebal dan garing pinggirannya. Selain kopi dan toast, di sini juga ada beberapa makanan berat seperti laksa yang rasanya juga otentik. Banyak orang mampir ke sini sekedar untuk minum atau ngobrol-ngobrol santai. Kami rekomendasikan lime juice yang rasanya segar banget!

Killiney Kopitiam di sini sangat populer karena original dan paling terkenal. Kalau kamu datang di waktu yang salah, bisa-bisa harus tunggu dapat kursi kosong atau sharing meja dengan orang lain. Tapi jangan khawatir karena turnover di sini sangat cepat, begitu ada yang keluar langsung meja dibereskan oleh staff. Jadi tidak perlu tunggu lama untuk dapat tempat duduk.Killiney Kopitiam Orchard Singapore KopiHarga di Killiney Kopitiam cukup murah, terutama kalau dibandingkan dengan harga standar di coffee shop di Singapore atau kedai juice tertentu. Pokoknya highly recommended deh kalau lagi ada di sekitar Orchard Road.

Killiney Kopitiam
67 Killiney Road, Orchard, Singapore
www.killiney-kopitiam.com
Jam Buka: 06:00 – 23:00 (Selasa sampai 18:00)

Coffee with milk: $1.60
Lime juice: $1.70
Chendol: $4

The post Killiney Kopitiam, Orchard, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/killiney-kopitiam-orchard-singapore/feed/ 0
Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar, Lavender, Singapore https://www.pergidulu.com/chye-seng-huat-hardware-coffee-bar-lavender-singapore/ https://www.pergidulu.com/chye-seng-huat-hardware-coffee-bar-lavender-singapore/#respond Sat, 29 Oct 2016 06:06:08 +0000 http://www.pergidulu.com/?p=14477 Kami mampir ke Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar ini ketika kami menginap di Little India. Lokasinya memang cukup dekat...

The post Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar, Lavender, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>

Kami mampir ke Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar ini ketika kami menginap di Little India. Lokasinya memang cukup dekat dengan tempat kami menginap, bisa dijangkau dengan jalan kaki. Dan kami senang sekali mampir ke sini.

Konsep dari coffee shop ini adalah menciptakan pengalaman di mana pengunjung bisa ‘menonton’ aksi para baristanya ketika meracik kopi karena bar-nya sengaja dibuat di tengah ruangan dan 360º mengelilingi area kerja para barista. Keren banget deh. Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar Lavender SingaporeFit out dari cafe ini sangat bagus dan berkelas. Ada sedikit unsur industrial look yang memang sudah terlihat di hampir semua coffee shop belakangan ini, namun selain itu juga modern dan classy. Lightingnya fantastis dan pengaturan tempat duduknya juga kreatif. Kami suka tempat duduk kami yang di dekat tembok yang bisa jadi rak untuk menaruh barang juga.

Waktu kami ke sini kami minum kopi dan makan cake. Dua-duanya mantap. Kopinya seenak kopi-kopi lainnya di coffee shop Singapore dan cake-nya juga menarik — sticky fig pudding. Kami menduga ini terinspirasi dari sticky date pudding.Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar Lavender Singapore MakananHarga untuk makanan di sini masih cukup reasonable untuk kualitas yang didapatkan, malah masih sedikit lebih murah dibanding beberapa cafe high end di Singapore. Kopinya sama dengan kebanyakan kopi di upmarket coffee shop di Singapore — overpriced! $5.50 untuk secangkir cappuccino atau latte.

Kami sangat suka Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar dan kami merekomendasikannya untuk kamu yang suka kopi, makanan cafe ataupun hanya sekedar suka dengan area ini dan pengin makan cake.

Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar
150 Tyrwhitt Rd, Lavender, Singapore
www.cshhcoffee.com
Jam Buka: 09:00 – 220:0 (Jumat/Sabtu sampai 24:00)
MRT terdekat: Lavender (hijau EW11) atau Farrer (ungu NE8)
Main meals: $18-20

Cappuccino: $5.50

The post Chye Seng Huat Hardware Coffee Bar, Lavender, Singapore appeared first on Pergi Dulu.

]]>
https://www.pergidulu.com/chye-seng-huat-hardware-coffee-bar-lavender-singapore/feed/ 0