Tebing Keraton Bandung: Pertanyaan Kamu Terjawab

By August 5, 2015Tempat Wisata Bandung
Tebing Keraton Bandung


Ketika pertama kali kami mengunjungi Tebing Keraton bulan Agustus 2014, kami langsung menulis sebuah blogpost dan membuat video dari pengalaman kami tersebut. Sejak saat itu kami mendapat respon yang sangat besar bahwa ratusan ribu orang telah membaca dan menggunakan artikel kami untuk membantu mereka mencapai Tebing Keraton. Tentu saja selama setahun ini telah banyak sekali pertanyaan yang diajukan oleh para pembaca setia blog kami — pertanyaan yang perlu dijawab dan jawabannya kadang tidak didapatkan di internet. Oleh karena itu kami sengaja membuat, FAQ (Frequently Asked Questions) tentang Tebing Keraton beserta jawabannya.

Di manakah Tebing Keraton?

Tebing Keraton berlokasi 13km timur laut dari Stasiun Bandung di ujung Taman Hutan Raya yang menghadap ke rute trek Maribaya – Dago.

Buat referensi, ini link Google Maps untuk lokasi Tebing Keraton – https://www.google.com.au/maps/place/Tebing+Keraton/@-6.8354926,107.6635528,804m/

Bagaimana cara menuju Tebing Keraton?

Cara Menuju Tebing Keraton sangatlah mudah. Ambil arah ke Terminal Dago (Jalan Juanda), sekitar 500 meter setelah itu belok kiri masuk ke jalanan yang menuju ke. Lewati pintu masuk Taman Hutan Raya dan ambil belokan pertama yang ke kanan. Di sana ada tanda bertuliskan “Tebing Keraton”. Ikuti saja petunjuk-petunjuk jalan yang mengarahkan ke Tebing Keraton. Ada petunjuk-petunjuk di persimpangan atau belokan yang penting. Jika masih bingung juga, silakan baca detailnya di – Cara Menuju Tebing Keraton.


Transportasi umum yang paling baik untuk menuju Tebing Keraton?

Transportasi umum tidak ada yang sampai ke Tebing Keraton. Angkot hanya mengantarkan sampai Terminal Dago. Dan kalau beruntung, bisa naik angkot (yang biasanya jarang) dari Terminal Dago sampai ke belokan ke jalan menuju Taman Hutan Raya (sekitar 500 meter). Kalau mau jalan kaki ke Tebing Keraton dari  Terminal Dago, jaraknya kurang lebih 6.5 km dan memakan waktu 1 jam 45 menit.

Biaya masuk ke Tebing Keraton?

WNI = Rp. 11.000

WNA = Rp. 76.000 (to be confirmed –> berdasarkan pengumuman yang ditempel di loket, per 1 Juni 2015 diturunkan jadi Rp 51.000,- )

Biaya parkir di Tebing Keraton?

Motor = Rp. 5.000

Mobil = Rp. 10.000

Jam berapa Tebing Keraton buka/tutup?

Tebing Keraton buka jam 05.00 – 18.00 WIB.

Apakah bisa naik mobil sampai atas? Kalau mobil kecil?

Ya. Jalanan ke Tebing Keraton sebagian besar sudah diaspal. Begitu bagian aspalnya habis, jalanannya rusak parah, tapi masih bisa dilewati oleh mobil dan bisa sampai atas.

Bagaimana jika naik mobil dan diberhentikan oleh tukang ojek di Warung Bandrek? Haruskah berhenti, parkir di sana dan naik ojek? Haruskah percaya terhadap ucapan tukang ojek?

Kami mendengar banyak sekali laporan dari pembaca bahwa mereka diberhentikan oleh tukang ojek dan disuruh parkir di Warung Bandrek. Apa alasannya? Supaya tukang ojek bisa dapat uang dari penumpang yang diantarnya ke atas. Sebenarnya tidak perlu berhenti dan parkir di Warung Bandrek karena di atas di dekat pintu masuk ke Tebing Keraton ada tempat parkir yang cukup untuk beberapa mobil dan banyak motor. Jika parkiran di atas penuh, barulah terpaksa cari tempat parkir lain dan kemungkinan harus balik lagi ke bawah ke arah Warung Bandrek. Sudah banyak laporan bahwa tukang ojek tersebut bilang bahwa tidak bisa parkir di atas atau tempat parkir di atas sudah penuh, meski sebenarnya bisa dan masih ada tempat parkir. Jadi, kalian harus cari tahu sendiri kalau memang parkiran sudah penuh dan jangan mudah percaya terhadap apa yang dikatakan oleh tukang ojek tersebut.

Berapa ongkos ojek dari Warung Bandrek ke Tebing Keraton?

Harga normalnya Rp. 50.000 per orang PP. Tapi coba tawar dan minta harga yang lebih baik karena jaraknya tidak terlalu jauh. Sepertinya beberapa berhasil menawar dengan harga Rp. 30.000 per orang PP.

Berapa ongkos ojek dari Terminal Dago ke Tebing Keraton?

Lagi-lagi tergantung keahlian menawar. Tapi sekali jalan seharusnya sekitar Rp. 30.000 per orang.

Berapa jarak dari tempat parkir Warung Bandrek sampai ke Tebing Keraton?

2 km atau 30-40 menit jalan kaki.


Bisakah jalan kaki dari tempat parkir TAHURA?

Ya, tidak masalah kalau memang suka jalan kaki. Jaraknya kurang lebih 5 km dan makan waktu kira-kira 1.5 jam. Pulangnya akan terasa lebih cepat (karena jalannya menurun), tapi tetap saja total jarak pulang pergi sekitar 10 km.

Berapa jauh Tebing Keraton dari Terminal Dago ke Tebing Keraton?

Jaraknya 6.5km dan makan waktu kurang lebih 1 jam 45 menit.

Berapa jauh dari parkiran Tebing Keraton sampai ke lookout?

Sekitar 150m.

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Tebing Keraton? Sunrise atau Sunset?

Dua-duanya baik sunrise maupun sunset pemandangannya cantik. Kami memilih sunrise karena pagi-pagi masih bisa lihat kabut yang menutupi lembah.

Apakah bisa camping di Tebing Keraton?

Berdasarkan informasi per November 2015 katanya saat ini sedang dibangun camping ground yang nantinya akan dikelola oleh pihak Tahura. Untuk sementara ini jika ada yang butuh tempat istirahat singkat bisa hubungi Pak Asep (Ase) di nomor 082128133155. Dia bisa membantu mencarikan homestay (sekitar Rp 300.000,- per rumah) atau untuk perorangan bayar serelanya jika hanya ingin tidur menggunakan tikar di rumah Pak Asep.

Masih ada pertanyaan lain? Silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar dan kami akan update postingan ini secara reguler.


Join the discussion 30 Comments

  • dWi says:

    bookmaaaaaaaaaaaaark, scara pgn banget ngeliat ini tebing….kalo diliat sptnya rada mistis gimanaaa gt ditilik dari namanya “keraton” (yaelah ini komen OOT bangeeet) hehe, suka aja gt kalo berkunjung kesuatu tempat trus ada cerita legendanya, worth it unt dikunjungi sekaligus belajar sejarah 🙂

  • indah says:

    saya ada rencana pergi ke tebing keraton akhir pekan ini dan saya sendiri. yang ingin saya tanyak apakah perjalanan dari stasiun kiaracondong ke tebing keraton aman bagi perempuan mengingat saya sampai stasiun sekiatr jam 03.30? dan berapa lama waktu yang digunakan dari stasiun kiaracondong ke tebing karaton? terima kasih sebelumnya

    • Susan Natalia Poskitt says:

      halo….seharusnya sih aman2 aja ya. Tapi siapalah yang menjamin? Kalau kata Adam sih, dia kuatir kalo liat cewek sendirian jam 3 pagi di stasiun. Saya sih agak takut. Tapi terserah kamu, kalo kira2 bisa jaga diri ya gpp. Ada pembaca yang tinggal di sekitar stasiun Kiaracondong dan mau kasih masukan mungkin? 🙂

      • indah says:

        terima kasih langsung dapat balasan 🙂 rencananya sampai stasiun tidak langsung keluar memang, saya akan ke musala dulu beribadah sampai subuh. mungkin baru keluar sekitar jam 5 pagi. bagaimana ya? trmasuk rencana saya memang mau jalan kaki di hutan tahura. aman kah?

        • Susan Natalia Poskitt says:

          Jalan kaki di hutan Tahura seharusnya aman2 saja, paling hati2 sama binatang di sana. Biasanya banyak monyet dan katanya ada yang pernah ketemu ular.

        • siti nuraeni says:

          di kiaracondong wkt subuh itu rame kok krn dkt pasar. bagus tuh nunggu wkt shalat subuh dulu lalu brgkt. di jalan menuju dago juga matahari udh naik 🙂

  • Erin says:

    Apa terdapat tempat untuk camping di sekitar terminal dago?

  • Baru baca dan belum pernah kesana! Berangkaaaat!

  • Tang Winny says:

    Asik.. bisa One Day Trip kesini nih dari Jakarta. Thanks for the idea!

  • yusrina says:

    kalo naik kereta turun di stasiun mana? dan abis itu naik apa lagi?

  • Agung Wibowo says:

    Bisa gak kalo camping di area tebing keraton ?

  • Denny says:

    Kesana bisa menggunakan bus besar (54seat)?

  • Ann says:

    Mau tanya, kalau mobil kan ktny gaboleh naek ke atas dan hrs naek ojek stmpat/jalan.. Nah kalo naek motor sndiri gmn? Boleh parkir dkat loket kah? Trims

  • nia says:

    dari stasiun bandung naik angkot cuma sekali kan ke arah terminal dago? daerah tebing keraton ada penginapan ga? thx

  • Syarif says:

    Mao info nih. Warung bandrek nya ada jam buka tutup gak? Thx ya

  • Lala says:

    Kira2 brp lama kalo saya dari bekasi ingin ke tebing keraton?apakah biayanya masih sama skrn??

  • Tolong dijelasin dong min, klo dr cimahi ke tebing keraton mnggunakan motor. Lewat mana aja?

  • irene says:

    saya sering baca, bahwa tidak rekomen bawa anak kecil ke sana… apakah disana sangat bahaya? tidak ada pengaman? apakah di tebing pijakannya sangat tdk aman? pengen bgt kesana, tp kudu bawa anak hehehe, walaupun sudah diwanti2 jgn lari2, tp jd khawatir juga.. oh ya, klo datang sekitar jam 12 (pilih yg gak rame), apa panas sekali? thankss

    • Adam says:

      skrg sudah dikasih pagar, jadi cukup aman untuk anak2 asal jangan nyelonong melewati pagar (banyak yg begitu karena mau foto di batu di luar pagar).
      Bandung sih ga akan panas2 banget lah. Enjoy!

  • Ardian says:

    Kalau kita naik motor apakah bisa ?
    Terus apakah kita tetap harus berhenti saat di stop mafia ojek tersebut ?

    • Adam says:

      Dulu sih motor bisa parkir di atas. Kurang tau skrg gmn situasinya untuk parkir motor. Mungkin pembaca lain ada yg bs sharing infonya?

  • Fauzi says:

    Klo dari stasiun, naik angkot apa? trus turun dimana?
    abis subuh sudah ada blm angkotnya?

Leave a Reply