2 Hari di Copenhagen, Denmark

By March 9, 2016Europe
Little Mermaid - Copenhagen

Copenhagen sebagai ibu kota Denmark ternyata cukup menyenangkan untuk dijelajahi. Kotanya tidak terlalu metropolis dan sibuk sehingga masih terasa suasana santai. Sebagian besar penduduk lokal masih menggunakan sepeda kayuh untuk beraktivitas sehingga tidak heran kalau kita bisa melihat ratusan sepeda terparkir di setiap sudut kota.

Karena banyaknya pengguna sepeda, jalanan pun punya jalur khusus sepeda. Oleh karena itu harus hati-hati saat menyeberang jalan karena banyak sekali pengguna sepeda dan mereka seringkali lumayan ngebut.Banyak pengguna sepeda di Copenhagen


Kalau punya waktu terbatas mengunjungi Copenhagen, sepertinya 2 hari cukup untuk bisa menikmati kota yang cantik ini. Berikut ini kami bagikan contoh itinerary yang kami jalani selama di Copenhagen, kebanyakan bisa ditempuh dengan jalan kaki kalau sudah ada di pusat kota dan banyak yang GRATIS!

Hari ke-1 di Copenhagen

  • Tempat pertama yang kami tuju adalah lokasi patung Little Mermaid yang ada di pinggir perairan. GRATIS.
  • Tidak jauh dari Little Mermaid, ada sebuah kompleks kastil (Kastellet) yang lokasinya seperti dalam pulau kecil yang dikelilingi parit. Kompleks kastil tersebut meskipun masih ada aktivitas militer namun boleh dikunjungi oleh umum dan GRATIS. Di sana ada beberapa bangunan menarik di antaranya gereja Kastelskirken dan Windmolen (kincir angin model kayu seperti di Belanda).Area Kastellet di Copenhagen
  • Dari Kastellet jalan kaki ke arah Frederiks Kirke (Marmorkirken) dengan bangunan atap dome yang sangat mencolok dan bergaya Eropa. Gereja megah tersebut terbuka untuk umum dan GRATIS.Marmorkirken Copenhagen
  • Dari depan gereja, kalau mengikuti jalanan yang ada di hadapannya beberapa ratus meter akan sampai di halaman Amalienborg (istana ratu) yang sangat luas. Setiap hari ada prosesi pergantian penjaga istana yang lumayan menarik untuk ditonton (GRATIS), mulai dari sekitar jam 12 siang sampai kurang lebih 1 jam.Pergantian penjaga di Amalienborg
  • Nyhavn – area canal cantik dengan bangunan berwarna-warni di kiri kanannya. Ada kapal-kapal tua bersejarah yang diparkir di sana. GRATIS.Nyhavn Copenhagen
  • Christianborg Palace – istana yang masih berfungsi sebagai gedung pemerintahan. Bisa masuk ke dalam tanpa bayar, kecuali kalau mau lihat ruins (reruntuhan) di bawah istana tersebut ada tiket khusus. Kemarin kami pengin naik ke tower dan lihat pemandangan yang katanya sangat cantik dari atas, namun sayang lift-nya sedang rusak sehingga akses ke tower ditutup sementara. Padahal untuk naik ke tower GRATIS!

Hari ke-2 di Copenhagen

  • Pagi-pagi mampir dulu ke Botanic Garden yang tidak terlalu luas namun cantik dan enak untuk jalan-jalan pagi. Ada rock garden dan yang paling saya suka adalah palmhus (palm house) yang berupa green house untuk tanaman tropis. Jadi semacam hutan tropis mini di dalam ruangan. GRATIS.Palm house di Botanic Garden Copenhagen
  • Rosenborg Palace – bentuknya kastil cantik ala dongeng-dongeng. Masuk ke area kastil tidak perlu bayar, tapi kalau mau masuk ke dalam bangunan istananya harus bayar tiket sekitar Rp 200.000,-. Di pinggir istana ada barak besar, setiap sekitar jam 11 bisa lihat kelompok penjaga istana dan marching band yang akan keliling kota untuk ke Amaliensborg dan ganti shift. Kalau terlewat yang jam 11, bisa lihat sekitar jam 1-2 saat kelompok penjaga yang lama pulang ke barak. Di depan palace juga ada kebun besar yang cocok buat duduk santai sambil menikmati segarnya udara Copenhagen.Rosenborg Copenhagen
  • Christiania – ini area hippies di mana marijuana bebas diperjualbelikan. Entah kenapa di Lonely Planet jadi Top Sights. Kemarin kami sempat mampir ke sana karena penasaran saja. Di dalamnya ada banyak grafitti dan gedung-gedung tua. Tapi yang pasti tidak boleh motret di dalam area tersebut dan nuansanya memang agak kurang bersahabat karena banyak orang yang sedang ‘high’ dan ada beberapa yang terlihat ‘rough’ (kasar). Jadi, hati-hati saja kalau mau nengokin tempat ini.Christiania Copenhagen
  • Copenhagen Street Food – meskipun namanya street food, tapi lokasinya ada dalam bangunan sejenis warehouse besar di pinggir perairan. Buka cuma hari Kamis-Minggu dari siang sampai malam. Di dalamnya ada banyak food truck dengan berbagai makanan berkualitas dan tempatnya enak buat nongkrong.Copenhagen Street Food

Nah, itu kira-kira itinerary buat 2 hari penuh di Copenhagen. Sekali lagi, tentunya itinerary ini cuma gambaran aja dan ga perlu dijiplak habis kalau memang tidak cocok dengan minat. Silakan diutak-atik lagi dan dimodifikasi saja sendiri. Selamat menikmati Copenhagen!

Leave a Reply