
Terkenal dengan panas buminya yang diolah menjadi PLTU, area Kawah Kamojang juga bisa dikunjungi oleh umum. Begitu memasuki area objek wisata Kawah Kamojang bisa terlihat beberapa kolam bergolak dan beruap tebal di sebelah kiri jalan.
Di area loket pengunjung harus membeli tiket untuk orang, kendaraan dan asuransi orang. Tiket untuk wisatawan mancanegara jauh lebih mahal (20x lipat) dibandingkan wisatawan lokal. Harga tiket hari biasa dan hari libur pun dibedakan. 
Ada apa saja di Kawah Kamojang?
Dari area parkir ada jalur jalan kaki yang lumayan bagus dan cukup lebar. Jalurnya berupa kombinasi tangga dan tanjakan yang terbuat dari paving block. Kiri kanan jalur ada area luas berumput hijau dengan beberapa bungalow di sana sini untuk duduk-duduk.
Tidak sampai 50 meter sudah terlihat area uap panas yang dipagari. Dari namanya katanya itu adalah Kawah Kereta Api. Kenapa diberi nama seperti itu? Karena uapnya menyembur keluar seperti asap yang keluar dari cerobong lokomotif kereta api . Kalau mau lebih meyakinkan lagi, bisa dibuat efek suara yang juga seperti kereta api tuuut…tuuutt….tuutt dengan cara melemparkan buntalan kantung plastik ke atas cerobong uap di atas tanah tersebut. Ini cukup bikin saya kaget, karena ada bapak tua yang berdiri di dalam area yang dipagari yang tugasnya melempar-lempari kantong plastik tersebut demi membuat efek kereta api. Kalau mau berfoto pas plastiknya terlempar tinggi ke udara bisa saja, tapi nanti bapak tua itu akan minta uang.
Dari Kawah Hujan, jalur jalan kaki yang menggunakan paving block berhenti. Tapi sebenarnya masih ada jalur jalan kaki menuju area hutan yang lebih lebat. Saya sempat lanjut jalan beberapa ratus meter ke atas dan menemukan kawah-kawah dengan uap panas lainnya. Namun tidak ada papan nama ataupun pagar, jadi hati-hati saja kalau mau mengeksplor lebih jauh.
Cara Menuju Kawah Kamojang
Untuk ke Kawah Kamojang ada 2 jalur tergantung datang dari mana. Yang pertama adalah dari arah Majalaya – Paseh – Kamojang. Yang kedua adalah jika kita sudah berada di Garut, maka kita ambil jalur ke Jalan Raya Samarang, kemudian belok ke Jalan Raya Kamojang di mana kita akan melewati beberapa hotel seperti Mulih Ka Desa, Kamojang Green Hotel & Resort, Kampung Sampireun dan Kebun Mawar Situ Hapa.
Sudah siap main uap di Kawah Kamojang?
Kawah Kamojang
Jalan Raya Kamojang, Garut
Tiket hari biasa: Lokal Rp5.000
Tiket hari libur: Lokal Rp7.500
Asuransi: Rp2.000
Motor/mobil hari biasa: Rp5.000/10.000 (belum termasuk ongkos parkir)
Motor/mobil hari libur: Rp7.500/15.000 (belum termasuk ongkos parkir)



uapnya bener bener kaya uap kereta api jaman dulu yaa
Mata duitan semua…
Semoga gunungnya meletus.
Biar pada insaf.
Preman kampung.
Pemalas.
Sampah!!!!!!