Panduan Day Trip ke Khao Yai dari Bangkok

Buat yang udah khatam jalan-jalan di Bangkok mungkin lain kali mau coba melipir 3 jam ke luar kota Bangkok? Saat ini Khao Yai sepertinya semakin naik daun karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Bangkok sehingga memungkinkan kalau mau day trip (meskipun sebenarnya lebih enak kalau stay overnight 2-3 hari supaya lebih santai eksplor-nya). Selain itu ada banyak pilihan aktivitas yang bisa dilakukan di Khao Yai dan dipilih sesuai dengan minat masing-masing.

Ada Apa di Khao Yai?

Suasana Khao Yai jauh berbeda dari Bangkok yang hectic dan ramai serta sering macet. Di Khao Yai jalanan jauh lebih sepi, suasananya lebih santai dan banyak area hijau seperti hutan atau ladang sehingga hawanya lebih sejuk dan menyenangkan.Taman Nasional Khao Yai

1. Khao Yai National Park

Alasan kebanyakan orang mengunjungi Khao Yai adalah karena taman nasional-nya. Khao Yai National Park merupakan area yang cukup besar dan masih banyak binatang liar yang hidup di dalamnya namun ada satu jalan utama yang membelah taman nasional tersebut sehingga pengunjung bisa merasakan kehidupan alam liar saat memasuki area taman nasional tersebut.Jalanan Di Dalam Area Taman Nasional Khao Yai


Salah satu daya tarik Khao Yai National Park adalah banyaknya gajah-gajah liar serta hewan lainnya seperti gibbon, gaur, buay, gowana serta rusa yang bebas berkeliaran di area tersebut. Ngeri-ngeri sedap ketemu hewan liar di alam liar. Kalau biasanya pengunjung merasa aman melihat hewan di balik jeruji besi di kebun binatang, di taman nasional ini kita sebagai pengunjung yang harus jaga sikap karena memasuki habitat mereka.Rusa Liar Di Khao YaiKami sendiri sempat merasakan ketegangan berhadapan dengan gajah liar yang hendak menyeberang jalan dan dikejar oleh gajah tersebut saat kami melintas dengan motor yang kami naiki. It was quite scary, but it was an awesome experience!Dikejar Gajah Liar Di Khao YaiBuat yang ga suka binatang liar, ada banyak tempat menarik lain di Khao Yai National Park. Air terjun Haew Suwat merupakan air terjun paling populer di sini karena pernah jadi lokasi syuting film The Beach yang dibintangi Leonardo DiCaprio tahun 2000. Selain Haew Suwat masih ada Haew Narok (air terjun tertinggi di Khao Yai), viewing points dan beberapa watch tower.Haew Suwat Waterfall Film The BeachSehari penuh cukup sih buat eksplor Khao Yai National Park, tapi biasanya bule-bule yang suka alam akan menghabiskan 2 hari 1 malam di dalam taman nasional tersebut. Ada camping ground, fasilitas toilet, restoran dan beberapa warung kecil. Tiket masuk Khao Yai National Park: 400B/hari.

2. Cafe hopping

Kami menghabiskan 2 hari penuh di Khao Yai. Satu hari penuh untuk eksplor taman nasional, dan 1 hari lagi untuk mampir ke cafe-cafenya. Di sepanjang jalan menuju Taman Nasional (kurang lebih 20 km) ada banyak sekali cafe dan restoran di kiri kanan jalan yang lumayan menarik buat dimampiri. Kami sempat mampir ke cafe yang namanya Mew (kalo ga salah artinya kucing), makan cheese cake dan minum kopi serta anchan tea (minuman biru dari bunga telang). Tempatnya sangat instagrammable baik di dalam ruangan maupun di kebun depannya.Cafe Instagrammable Di Khao YaiSatu lagi kami mampir ke coffee shop kecil di pinggir jalan bernama B77. Kecil, tapi menyenangkan atmosfernya. Bernuansa kayu dan dekorasinya sangat detail. Menunya simple, cuma ada minuman dan beberapa cake serta ice cream, tidak ada makanan berat. Selain 2 cafe tersebut masih ada banyak lagi cafe yang menggoda di sepanjang jalan, tinggal baca-baca review aja dulu dan cari yang menarik.Coffee Shop Di Khao Yai

3. Instagrammable places

Seiring dengan semakin populernya media sosial untuk pamer foto khususnya Instagram, maka semakin banyak juga business owner yang pintar memanfaatkan kesempatan dengan membuat tempat-tempat yang sekarang ini dikenal dengan istilah ‘instagrammable’. Ada banyak tempat-tempat wisata di daerah Khao Yai yang sengaja bikin tempat dengan banyak objek foto, misalnya bangunan ala-ala Italia, foto dengan hewan ternak seperti domba atau alpaca, serta bangunan dengan tema khusus lainnya.Viewpoint Di Khao YaiKami sendiri belum pernah masuk ke tempat-tempat tersebut (cuma sempat lewat depannya) karena memang Adam kurang begitu suka tempat-tempat yang nuansanya ‘buatan’. Selain itu kebanyakan tempat yang menjual instagram spot tersebut memberlakukan tiket masuk mulai dari beberapa puluh baht hingga beberapa ratus baht. Bahkan sebagian tempat punya sarana akomodasi yang sengaja dibuat bertema khusus.Foto Foto Dari WatchtowerKalau penasaran dan pengin coba menginap atau sekedar foto-foto bisa ngintip ke:


  • Khao Yai Panorama Farm (mushroom farm dan bisa menginap di bangunan berbentuk jamur)
  • Thames Valley (hotel bertema pedesaan Inggris)
  • Primo Piazza (komplek cafe/resto bertema desa Italia, bisa feeding alpaca)
  • Chocolate Factory (cafe menjual berbagai produk coklat)
  • Palio Village (shopping village bertema desa Italia)

4. Sunflower Field

Hampir sama dengan kebun bunga matahari di Lopburi dan Mae Hong Son, kebun bunga matahari di Khao Yai juga ada waktu mekarnya. Biasanya paling aman kalau datang di bulan Januari karena katanya kalau Desember kadang belum mekar dan akhir bulan Februari kemarin waktu kami ke sana sepertinya kami terlambat beberapa hari karena kebun bunga mataharinya sudah dibabat habis untuk tanaman berikutnya. Ga dapet bunga mataharinya, akhirnya kami makan tumis sunflower sprout aja di restoran lokal 😉Tumis Sunflower Sprout

Cara ke Khao Yai dari Bangkok

Berdasarkan pengalaman pribadi, kami sudah mencoba 2 dari 3 alternatif transportasi dari/ke Khao Yai dari/ke Bangkok. FYI, kota terdekat dari Khao Yai yang dihubungkan dengan transportasi umum dari Bangkok adalah Pak Chong. Jaraknya sekitar 50 km dari pusat kota Pak Chong ke Khao Yai National Park. Kalau ke tempat-tempat lain di luar taman nasional, bisa sekitar 15-30 km karena kebanyakan lokasinya sebelum pintu masuk taman nasional.Stasiun Kereta Di Pak Chong

  • Kereta api: ini merupakan transportasi paling murah, dengan tiket kereta kelas 3 dari Hualamphong Station seharga 36B per orang sudah sampai stasiun kereta Pak Chong. Masalahnya ini merupakan opsi paling lambat. Bahkan waktu berangkat dari Bangkok kami sempat batal naik kereta karena keretanya mogok di Bang Sue dan terpaksa kami ngungsi ke Mo Chit untuk naik bis. Durasi normal perjalanan kereta Pak Chong – Bangkok kurang lebih 4-5 jam. (FYI: kalau sudah ada plan ke Ayutthaya sebenarnya gampang kalau mau nyambung ke Khao Yai karena line kereta yang ke Ayutthaya sama dengan line kereta ke Pak Chong. Jadi tinggal naik kereta dari Ayutthaya selama 2 jam, bisa sampai ke Pak Chong.)
  • Bis: dari terminal bis Mo Chit ada banyak keberangkatan ke Pak Chong (kurang lebih setiap setengah jam), biasanya jurusan Nakhon Ratchasima. Pastikan saat beli tiket kalau bisnya bakal berhenti di Pak Chong karena kadang ada jurusan Nakhon Ratchasima yang bablas langsung tanpa berhenti di Pak Chong. Tiket bis sekitar 180B dengan lama perjalanan sekitar 3 jam.
  • Minivan: kalau mau naik minivan juga sama, dari Mo Chit. Biasanya minivan lebih reguler keberangkatnya, begitu penuh bisa langsung berangkat. Saya sendiri kurang suka naik minivan di Thailand karena beberapa kali naik minivan supirnya ala pembalap sehingga agak sport jantung. Tapi kalau mau cepat sepertinya minivan opsi yang paling tepat.

Masalahnya begitu sampai Pak Chong terus gimana caranya supaya sampai ke Khao Yai? Dibahas di poin berikutnya ya 😉


Transportasi di Khao Yai

Khao Yai bukan kota yang besar, bahkan bisa dibilang Khao Yai itu bukan kota dan lebih terkenal dengan taman nasional. Akibatnya tranportasi umum sangat terbatas. Menurut info ada song thaew (semacam angkot) yang bolak balik dari Pak Chong ke pintu masuk taman nasional, selebihnya harus disambung dengan hitchhiking atau jalan kaki (lumayan jauh juga ke mana-mananya).Sewa Motor Di Taman Nasional Khao Yai

Kalau mau lebih fleksible dan nyaman, pilihannya:

  • Sewa motor: ini opsi yang kami pilih karena pada dasarnya kami suka fleksibilitas dan kebebasan mau jalan jam berapa atau mau ke mana aja. Kami sewa di Pak Chong atas rekomendasi host AirBnB dengan harga 300B/hari. Kami sempat ketemu pasangan asal Inggris yang menginap di bungalow di depan pintu masuk taman nasional, mereka menyewa motor dari hotel tersebut seharga 500B/hari. Opsi ini cocok buat yang bisa naik motor, tidak perlu khawatir tidak punya SIM internasional karena jarang diperiksa.
  • Ikut tour: ini buat yang punya waktu terbatas dan tidak mau repot mikir harus ke mana dan mau lihat apa. Pokoknya tinggal ngikut guidenya. Kami lihat lumayan banyak tur yang seliweran di dalam taman nasional. Bentuk kendaraannya seperti pick-up truk dengan atap tertutup dan biasanya digabung dengan orang lain hingga memenuhi kuota.
  • Sewa mobil + driver: ini opsi buat yang mau keliling-keliling dengan tujuan yang sudah diriset, misalnya mau ke cafe A, hotel B, perkebunan C. Karena memang sulit transportasi di Khao Yai, maka sewa driver sendiri bisa jadi pilihan yang tepat. Kalau belum riset juga bisa sih, tinggal minta drivernya saja antar ke tempat-tempat yang menurut kamu menarik. Dapat info dari teman kalau sewa mobil + driver ini harganya sekitar 2.500B untuk 1 hari keliling-keliling. Cocoknya kalau jalan bareng beberapa orang teman supaya bisa sharing cost.

Penginapan di Khao Yai

Seperti yang sudah kami bilang sebelumnya, Khao Yai memungkinkan untuk dijadikan destinasi day trip dari Bangkok. Tapi kami sih menyarankan untuk menginap setidaknya 1-2 hari supaya bisa eksplor lebih banyak dan memang ada banyak sekali yang bisa dilihat dan aktivitas yang bisa dilakukan di Khao Yai. Akomodasi lebih banyak tersedia di Pak Chong. Di Khao Yai juga ada lumayan banyak akomodasi tapi bentuknya lebih ke resort dan memang ditujukan buat weekenders dari Bangkok. Untuk di dalam taman nasionalnya sendiri ada beberapa lodge, bungalow dan camping ground (bisa bawa tenda sendiri atau sewa dari headquarter).Sunset Di Khao YaiKami sendiri menginap di salah satu AirBnB yang ada di Pak Chong namanya Somphon’s House. Sangat murah dan pemiliknya sangat membantu dalam memberikan informasi. Harganya sekitar Rp200.000 per malam dan sudah termasuk sarapan pagi yang dibikinin sama host-nya setiap pagi. Tidak perlu takut komunikasi sulit karena pemiliknya sangat fasih berbahasa Inggris dan senang bertukar cerita dengan tamu-tamunya. Kalau belum sign-up AirBnB bisa daftar dulu lewat sini dan dapat diskon US$25 untuk bookingan pertama.

Alternatif akomodasi lain di Pak Chong (dekat stasiun bus dan kereta):

Beberapa pilihan akomodasi di Khao Yai (lebih bagus kalau punya transportasi pribadi seperti car & driver):

Sekarang sudah ada gambaran kan tentang Khao Yai, tempat yang bisa jadi destinasi alternatif dari Bangkok. Kalau sudah ada yang berhasil ke sana dengan bantuan informasi di sini, boleh dong bagiin pengalamannya biar bisa jadi feedback juga buat kami. 😉

Join the discussion 17 Comments

  • Cintia says:

    Mbak, mau tnya foto ke 2 terakhir itu di kawasan mna ya.

  • Oti says:

    Mbak, saya rencana mau ke Khao Yai one day trip. Kalo boleh tau, sewa motornya di Pak Chong itu di bagian mana ya? Apakah dilewati bis/minivan? Dan apakah bis/minivan dari Pak Chong menuju Bangkok itu beroperasi sampai malam? Thanks in advance..

    • Adam says:

      Halo…sewa motor ada di tempat yg keliatan kayak dealer motor. Kecil koq tempatnya, jalan kaki dari terminal bis/ minivan atau stasiun kereta juga gampang banget. Minivan ada yang jalan sampai malem tapi ga inget paling malem jam berapa.

  • halim says:

    halo kak mau tanya, saya ada rencana ke bangkok hari pertama tanggal 13 juli, mau langsung ke sini, tapi masih bingung cari yang sewa mobil driver langsung sampe tempat tujuan Palio Village. kira kira ada rekomendasi ga untuk sewa mobil dan supir nya? karena mau pulang hari.. makasih ya 🙂

    • Susan Natalia Poskitt says:

      Hai Halim maaf belum pernah pakai supir dan sewa mobil dari Bangkok jadi ga ada rekomendasi.

  • youngky says:

    halo kak mau tanya dong kalau misal turun dari bandara don mueang sekitar jam 4 siang mending langsung ke Hualamphong Station / Mochit ya kak? soalnya mau langsung ke arah khao yai yang masih bisa ke arah khao yai jam segitu

    • Susan Natalia Poskitt says:

      Halo…maaf kurang hafal jadwal kereta. Coba cek sendiri ke website train di Thailand, ada ga kereta ke arah Pak Chong di atas jam 4?
      Kalo untuk Mochit kayaknya lebih regular dan ada pilihan bis/minivan ke pak chong sampai malam.

  • ilisa says:

    mbak, saya rencana agustus ini mau ke Khao yai. nginep di Pak chong dan rencana sewa motor buat ke tempat2 wisata di khao yai nya. mau tanya, kalo naik motor jalanan yang dilewati sepi2 gitu ga? atau lewat rumah2 penduduk gitu? kalo dari segi keamanan, aman2 aja kan ya mba, ga ada yang jahatin waktu naik motor gitu? hihi… thanks in advance ya 🙂

    • Susan Natalia Poskitt says:

      Halo…dari Pak Chong ke Khao Yai ga lewat kampung sempit koq. Jalanannya luebaarrr banget. Dan itu jalan utama. Jadi ga usah khawatir lewat jalanan sepi. Paling ati2 karena banyak yg nyetirnya agak ngebut di sana, khususnya mobil. Jadi agak merapat ke kiri aja kalo naik motor dan ati2 kalau mau belok atau putar balik. Have fun in Khao Yai!

      • Ilisa says:

        Mbaak thanks for replying yaa. Sangat ngebantu ? Jadi kl balik dari the bloom agak sorean gtu masih save ya. Ga ngelewatin jalanan sepi gtu? Kl sewa motornya dikasih kunci pengaman tambahan ga mba? *parno di indo byk curanmor. Haha

        • Susan Natalia Poskitt says:

          Jalanan ga sepi. Kunci pengaman mungkin bisa minta waktu pinjam. Kami lupa waktu itu disediain apa ngga. So far aman2 aja sih.

  • Amel says:

    Halooo.. aku ada rencana mau ke Khao Yai menginap 2 hari.
    Boleh minta rekomendasi untuk sewa mobil + driver?
    Thanks before 😀

    • Susan Natalia Poskitt says:

      Halo maaf kami belum pernah sewa mobil + driver. Waktu itu kami sewa motor. Mungkin bisa tanya2 ke hotelnya.

  • Beberlian says:

    Mbak , aku ada rencana liburan ke khao yai bulan depan . boleh minta kontak penyewaan vannya ?
    Trims sebelumnya ^^

Leave a Reply