Lazy Lolla adalah salah satu tempat yang dipromosikan besar-besaran oleh para food blogger Bandung beberapa bulan belakangan ini. Oleh karena itu kami sangat penasaran tentang tempat ini. Apakah makanannya benar-benar seenak itu?
Well, kalau boleh jujur kami tidak sesemangat itu tentang Lazy Lolla seperti kebanyakan food blogger itu. Kami pesan cappuccino, taro shake, nasi goreng Lazy Lolla dan creamy chicken mushroom & vegetable.Pertama-tama, makanannya sebenarnya lumayan enak. Nasi gorengnya dibungkus pakai telur dadar seperti nasi goreng ala Thailand dan rasanya lumayan enak. Tapi tidak seenak nasi goreng cikur yang ada di sebelah di Roempi. Creamy Chicken-nya juga lumayan, disesuaikan dengan selera orang Indonesia karena pakai butter rice. Kayaknya bakal banyak yang suka juga sama menu ini. Tapi sayangnya kopinya tidak enak. Cappuccino yang Adam pesan punya suhu yang pas, tapi susunya di-froth dengan cara kuno dan secara keseluruhan rasanya kurang enak. Minuman lain yang kami pesan (Taro Shake) lumayan enak karena tidak rumit juga bikinnya. Fitout di sini lumayan lega dan nyaman. Tapi kami agak bingung dengan furniturnya karena ada sofa besar yang kayaknya kurang cocok dengan outfit cafe pada umumnya.Kami coba tes kecepatan internetnya, 16mbps down dan 4mbps up, lumayan kencang untuk yang butuh internetan. Dan memang tempatnya enak banget buat nyantai sambil kerja laptopan.
Harga di sini cukup murah, bisa dibilang sangat murah untuk ukuran cafe semacam ini. *kasih jempol*Jadi kesimpulannya, Lazy Lolla adalah cafe yang cukup bagus, tapi karena standar di Bandung sudah cukup tinggi, harusnya tempat ini bisa lebih baik lagi.
Lazy Lolla Jalan Anggrek 29, Bandung Instagram:@lazy.lolla Jam buka: 10:00 – 23:00 Cappuccino: Ro22.000 Taro Shake: Rp25.000 Nasi Goreng: Rp31.500 Creamy Chicken: Rp35.000 * Tambah 15.5% untuk pajak & servis
tbh, di Bandung itu jarang nemu Cafe yg signature drink nya enak. Dan hrs jeli liat keramaian suatu cafe/resto baru, mostly yg rame buanged itu krn hrg nya murmer+ porsi gede. Rasa dinilai belakangan.
Wah, harga menu-nya msh dibawah 40 ribu yaaa…Cappuccino aja 20 ribuan…murah banget ini 🙂
tbh, di Bandung itu jarang nemu Cafe yg signature drink nya enak. Dan hrs jeli liat keramaian suatu cafe/resto baru, mostly yg rame buanged itu krn hrg nya murmer+ porsi gede. Rasa dinilai belakangan.
iya sih, biasanya mengikuti tren juga. kalo hype-nya rame langsung deh pada ngikut.