Panduan Liburan ke Pagaralam, Sumatera Selatan

By December 6, 2016Indonesia

Dengan semakin banyaknya koneksi pesawat domestik di Indonesia, kini liburan akhir pekan bukan cuma ke kota-kota tetangga yang berjarak 1-2 jam, tapi bisa juga ke propinsi lain ataupun pulau lain. Beberapa waktu yang lalu kami sempat diundang oleh Dinbudpar Sumsel untuk mengunjungi Pagaralam selama beberapa hari.

Dari pengalaman kami tersebut, menurut kami Pagaralam sangat bisa dijadikan destinasi liburan akhir pekan atau lebih baik lagi kalau ada long weekend. Meskipun lokasinya cukup memakan waktu untuk dicapai, tapi koneksinya sudah lumayan bagus dan ada banyak tempat wisata menarik di sana. Akomodasi yang tersedia pun cukup bagus. Berikut ini informasi yang bisa kami bagikan, semoga bisa menginspirasi untuk memilih Pagaralam sebagai destinasi liburan berikutnya!Bukit Jempol Dilihat Dari Puncak Rimau

Ada Apa di Pagaralam?

Di Pagaralam ada berbagai wisata yang bisa diulik mulai dari wisata alam, budaya, sejarah sampai petualangan. Untuk wisata alam, ada banyak air terjun di Pagaralam dan sekitarnya. Ada puluhan air terjun yang tercatat meski belum semuanya terekspos karena akses yang masih agak sulit. Selain air terjun juga ada area perkebunan teh serta gunung dan kawah Dempo yang bisa dinikmati para pecinta alam. Belum lagi sumber air panas alami di daerah Tanjung Sakti yang masih baru akan dikembangkan.Perkebunan Teh Di Kaki Gunung DempoBagi yang suka sejarah dan budaya, ada banyak sekali situs megalith yang bisa didatangi dan rumah-rumah adat yang menyimpan berjuta cerita. Beberapa bangunan gereja tua di daerah Tanjung Sakti juga memberi warna pada sejarah budaya Sumsel pada masa lampau. Di pusat kota ada sentra pembuatan kuduk, senjata tradisional khas bumi Besemah (Sumsel). Sedangkan untuk penyuka petualangan, berbagai kegiatan penantang adrenalin seperti arung jeram, paralayang, offroad motor dan mobil 4×4 siap menyambut di Pagaralam.Pembuatan Senjata Tradisional Di PagaralamBerikut ini adalah 11 Tempat Wisata di Pagaralam yang recommended dan sudah kami kunjungi sendiri. Dari artikel tersebut bisa jadi gambaran betapa serunya liburan ke Pagaralam dan tentunya masih banyak lagi tempat yang belum sempat kami datangi.Jalan Jalan Ke Cughup Tujuh Kenangan

Akomodasi di Pagaralam

Selama 3 malam di Pagaralam kami menginap di Besh Hotel, sebuah penginapan berbentuk villa yang berlokasi di kaki Gunung Dempo dan dikelilingi hijaunya perkebunan teh. Menurut kami ini sudah pilihan yang paling bagus karena lokasinya cantik, villanya menyenangkan dan punya restoran yang bisa diandalkan untuk makanan. Besh Hotel ini bisa dipesan lewat Traveloka dan kadang fully-booked kalau lagi musim liburan.Pemandangan Di Depan Besh Hotel PagaralamKalau mau alternatif penginapan lain, tentunya ada beberapa penginapan lain di Pagaralam. Kebanyakan penginapan tersebut tidak bisa dibooking secara online, tapi bisa dipesan lewat telepon.


  • Garuda ZZ Hotel – (073) 062 2177
  • Mirasa Hotel – (073) 062 1266
  • Dharma Karya Hotel – (073) 062 1297

Jalanan Berliku Di Kaki Gunung DempoCara Menuju Pagaralam

Kalau sudah berada di Sumatera, Pagaralam bisa diakses dari 2 kota besar terdekatnya, Palembang dan Bengkulu. Jadi bisa sekalian mampir ke Pagaralam kalau sedang jalan melintasi Sumatera.

  • Bengkulu – Pagaralam: 169 km atau sekitar 5 jam naik mobil
  • Palembang – Pagaralam: 280 km atau sekitar 8 jam naik mobil

Penerbangan Ke Lubuk Linggau Menggunakan Nam AirKalau dari luar Sumatera, ada beberapa cara untuk menuju Pagaralam:

  • terbang ke Palembang kemudian jalan darat (banyak mobil travel dengan rute Palembang-Pagaralam)
  • terbang ke Palembang, naik kereta ke Lahat. Dari Lahat naik mobil 2 jam ke Pagaralam.
  • terbang ke Lubuk Linggau dari Jakarta pakai NAM Air. Jadwalnya setiap hari Jakarta-Lubuk Linggau 12:20 kemudian Lubuk Linggau-Jakarta 14:00 dengan lama penerbangan 1 jam 10 menit. Harga tiket mulai Rp700.000 per orang sekali jalan. Dari Bandara Silampari (Lubuk Linggau) bisa sewa supir untuk ke Pagaralam dengan lama perjalanan sekitar 3-4 jam tergantung jalur yang diambil — bisa lewat Lahat (lebih lama) atau lewat jalur yang baru yang masih sepi tapi lebih cepat.
  • terbang langsung dari Bandara Halim di Jakarta ke Bandara Atung Bungsu di Pagaralam. Ini yang paling cepat karena penerbangannya cuma memakan waktu 1 jam. Tapi saat ini penerbangannya belum ada setiap hari, baru dilayani oleh Trans Nusa dengan jadwal terbang Selasa dan Sabtu, harga tiket sekitar Rp900.000. Namun sayangnya untuk beli tiket online ini infonya masih sangat minim. Bahkan website resmi Trans Nusa pun masih belum menampilkan rute ini untuk online booking dan masih harus kontak secara manual.
    • Bisa dengan telepon atau email ke nomor berikut ini:
      (021) 8087 8688 (HALIM PERDANAKUSUMA)
      (0765) 437 0045 (DUMAI)
      (0812) 8800 6555 (PAGAR ALAM)
      (0380) 822 555 (KUPANG)
      (0361) 847 7395 (DENPASAR)
    • Atau email ke:
      hlp@transnusa.co.id
      dpsreservasi@transnusa.co.id
      reservasi.koe@transnusa.co.id
      rathy@transnusa.co.id

Green Paradise Agrowisata Di PagaralamNah…sekarang sudah ada gambaran kan kalau mau liburan ke Pagaralam? Semoga bisa segera ke sana dan menikmati keindahan serta keseruan wisata di Pagaralam.

Leave a Reply