
Ada yang suka red-eye flight karena bisa tidur selama perjalanan, ada juga yang tidak suka karena memang susah tidur kalau tidak berada di proper bed. Tapi memang benar, senyaman-nyamannya tidur di pesawat, masih lebih enak tidur di darat. Oleh karena itu begitu mendarat di Hong Kong dalam perjalanan menuju Nagoya dari Jakarta, kami langsung tancap gas menuju The Pier, Cathay Pacific First Class Lounge yang ada di dekat gate 63 Hong Kong Airport.
Saking semangatnya, saya lupa ngecek paspor dan boarding pass. Beberapa meter sebelum sampai screening gate untuk mengecek barang bawaan, saya merogoh kantong tas dan langsung panik begitu sadar kalau paspor dan boarding pass ga ada di dalam tas. Langsung saya taruh tas di lantai, bongkar semua isinya dan hasilnya….tetap nihil.
Cobaan belum selesai karena ada gate untuk screening suhu tubuh dan di sana arusnya cuma searah. Saya bingung menjelaskan kenapa kami balik arah. Petugas yang melihat kecinaan di muka saya langsung nyerocos pake bahasa Mandarin “Ni qu na li?” (- kamu mau ke mana?). Langsung saya jawab dengan jawaban singkat dan padat sambil nunjukin muka panik “I left my passport on the plane.” Mereka manggut-manggut aja sambil bingung koq ada penumpang seteledor itu.
Fasilitas The Pier First Class Lounge
Begitu masuk The Pier First Class Lounge suasana relaks langsung terasa. Bertolak belakang dengan Premier Lounge yang ada di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta yang rame banget lounge-nya, di sini sangat tenang. Beberapa orang terlihat duduk di pojokan masing-masing dengan jarak yang cukup jauh dengan orang lain.

- The Bar — bisa order cocktail sepuasnya 🙂
- The Bureau — buat yang butuh cek kerjaan pake laptop, bisa sekalian masuk ada ke The Bureau. Bentuknya 6 workstation yang dilengkapi dengan iMac dan wifi kencang gratis. Ngomong-ngomong soal wifi, ga cuma tersedia di area The Bureau koq, di seluruh area The Pier First Class Lounge juga bisa akses unlimited wifi tersebut.
- The Dining Room & The Pantry — urusan makan ga usah khawatir, di sini ada 2 opsi. Kalau waktu transit cuma sebentar, bisa langsung ke The Pantry. Di sana sudah ada makanan dan minuman yang sudah disajikan, selalu fresh dan bisa langsung diambil. Ada roti, buah-buahan, pastries, cake, yoghurt, juice, dll. Kalau waktu transitnya lama dan santai, bisa ke The Dining Room. Di sana pesan makanan ala carte dari menu yang tersedia. Kami pesan salah satu menu andalan mereka yaitu Wonton Noodle. Teman kami ada yang pesan Dan Dan Noodle, salah satu signature noodle mereka yang berupa mie dengan saus kacang dan agak pedas. Kualitas makanan/minuman sangat bagus dan servisnya juga sangat ramah.
- The Retreat — kalo baru dapet red-eye flight dan pengennya santai-santai aja, coba deh mampir ke Day Suites. Cuma ada 8 kamar sih, tapi biasanya ga penuh karena ada batas waktunya. Kalo ga salah maksimal 2 jam. Di dalam Day Suites itu bisa tidur selonjoran atau sekedar goler-goler sambil ditemani dengan pemandangan pesawat yang parkir. Privacy-nya jauh lebih tinggi dibandingkan di area duduk. Habis bangun tidur bisa cobain Massage Service-nya kemudian mandi. Massage-nya cuma 15 menit, bisa pilih mau foot massage atau shoulder & back massage. Seger lagi deh dan langsung siap buat flight berikutnya!

The Pier First Class Lounge Hong Kong Airport
Lokasi: Terminal 1, lantai 6, dekat Gate 63 dan The Pier Business Class Lounge
Jam buka: 05:30 – 00:30
Yang bisa masuk: setiap penumpang First Class, anggota Marco Polo Club terpilih dan pemegang oneworld frequent flyer terpilih.




