
Setelah melihat iklan di hampir setiap tuk-tuk yang lewat di Chiang Mai, akhirnya kami berkesempatan mencoba salah satu atraksi terpopuler di Chiang Mai itu, Flight of the Gibbon.
Flight of the Gibbon adalah sebuah atraksi adventure yang berlokasi sekitar 30 km sebelah timur Chiang Mai, tepatnya di desa Mae Kampong. Aktivitas utama yang menarik perhatian para pengunjung di Flight of the Gibbon adalah ziplining. Secara total, aktivitas di Flight of the Gibbon di Chiang Mai ini terdiri atas 33 platform, 18 ziplines (salah satunya sepanjang 800 meter!), 3 sky bridges, 3 nature walks, 2 staircases, 2 abseil dan 1 rumah pohon. Seru banget!
Kami memilih untuk ambil jadwal Flight of the Gibbon yang pagi hari. Kami dijemput menggunakan van dari hotel sekitar jam 06.30-07.00 ketika udara masih segar. Semakin lama menuju ke pegunungan semakin dingin. Disarankan untuk memakai jaket dan celana panjang — setidaknya sampai kamu memulai ziplining nanti. Perjalanan ke desa Mae Kampong memakan waktu sekitar 50 menit.
Setelah dipasangi harness dan menyimpan semua barang bawaan di loker, kami pun diantar ke titik awal aktivitas zipline. Kami diperbolehkan membawa kamera ataupun tongsis yang dipasangi GoPro, namun konsekuensi ditanggung sendiri kalau sampai jatuh atau rusak akibat tertabrak. Di sana juga katanya bisa sewa GoPro yang sudah termasuk USB untuk menyimpan foto-fotonya.

Berikutnya Susan!
Kadang-kadang zipline diselingi dengan suspension bridge yang lumayan ngeri karena sangat tinggi dan bergoyang-goyang sepanjang jalur.

Setelah sekitar 2 jam menjelajahi hutan, terbang dari satu pohon ke pohon lainnya, jalan kaki, menyebrangi jembatan, turun tangga, terbang bareng, abseil, terbang lagi, kami akhirnya tiba di platform terakhir — 40 meter tandem abseil!
Satu hal yang kami amati dan rasakan, para sky ranger sangat bisa membuat kami santai dan merasa nyaman sehingga tidak terlalu tegang saat mau melakukan aktivitas-aktivitas ekstrem tersebut.
Selesai ziplining di hutan, kami disuguhi makan siang yang SUPER ENAK (meskipun waktu masuk sekitar jam 10.30 pagi). Makanan tersebut disediakan oleh sebuah restoran kecil yang ada di desa tersebut. Jadi Flight of the Gibbon bekerja sama dengan usaha kecil di desa tersebut untuk sama-sama membagikan keuntungan dari kemajuan pariwisata di sana. Mereka memberikan kupon kepada para peserta untuk makan di restoran tersebut. Makanan yang disediakan merupakan masakan Thailand sederhana namun rasanya enak banget, ada nasi merah, som tum (papaya salad), deep fried chicken with garlic, tumis 3 jenis jamur dan sup jamur dengan kuah bersantan yang rasanya asam-asam segar!

Penasaran dengan adventure ini? Cobain aja deh langsung kalau sedang mampir ke Chiang Mai. Booking bisa lewat travel agent yang ada di seluruh pelosok Chiang Mai, atau booking langsung lewat website-nya.

Haduh deg-degan nonto videonya :’))
hoyong teh? Sayah juga yang pertama sampe gemeteran pegangin tali kenceng2 😉