
Semua orang tahu kalau seafood itu mahal. Tapi juga banyak orang yang berpikir kalau makan seafood di tempat yang dekat dengan laut itu murah. Seharusnya memang begitu. Tapi di banyak tempat di seluruh dunia, baik itu Santorini ataupun Sydney membuktikan kalau makan seafood di pinggir laut itu mahal. Demikian juga dengan Pangandaran.
Cara pesan seafood di sini: pergi ke bagian depan restoran, pilih seafood yang kamu mau, berapa banyak jumlahnya, bagaimana cara memasaknya (digoreng, dibakar, sausnya apa) kemudian tunggu makanannya diantar ke meja.
Masalahnya di sini tidak ada label harga. Di mana-mana di Pangandaran sama saja dan selalu ada celah bagi penjual jika mereka mau mengetok harga tinggi. Kami tanya harganya sebelum pesan namun kami tidak menawar. Kami tidak yakin apakah di sini harganya bisa ditawar atau tidak. Kalau di tempat lain biasanya bisa.
Bagi kami, tempat seperti adalah tempat yang kami datangi karena memang populer, bukan karena murah atau makanannya enak. Biasanya kalau tempatnya populer, banyak orang yang ke sana, meskipun harganya mahal juga orang-orang tetap senang, tapi kami dengar banyak yang komplen mengenai harganya yang terlalu tinggi. Kami setuju.
Jadi, cari seafood yang murah di Pangandaran itu hampir tidak mungkin dan cari seafood yang segar juga sama sulitnya. Menurut kami Rumah Makan Karya Bahari lumayan bagus dan enak dalam menyajikan seafood segar. Hanya saja jangan berharap harganya murah.
Rumah Makan Karya Bahari
Pasar Ikan, Pangandaran
Udang besar: Rp. 300.000/kg
Udang ukuran sedang: Rp. 250.000/kg
Udang kecil: Rp. 200.000/kg
Udang kecil sekali: Rp. 150.000/kg
Cumi: Rp. 100.000/kg
Kangkung: Rp. 25.000
Nasi putih: Rp. 6.000
Pajak: tambah 10%
