
Masih ingat cerita rakyat dari Jawa Barat mengenai Legenda Situ Bagendit? Itu loh, tentang seorang perempuan kaya namun kikir yang akhirnya dihukum dengan ditenggelamkan beserta semua hartanya. Perempuan tersebut bernama Nyai Endit dan danau yang dipercaya merupakan hasil hukuman tersebut diberi nama Situ (=Danau) Bagendit. Nah, kalau kamu main-main ke Garut, bisa mampir ke lokasi legenda rakyat Jawa Barat ini.
Ada Apa di Situ Bagendit?
Dari namanya sudah jelas kalau Situ Bagendit adalah sebuah danau. Menurut bapak pengayuh rakit, dulunya Situ Bagendit lebih ramai dikunjungi oleh turis, khususnya turis asing. Namun sejak tahun 1999 katanya jumlah turis asing menurun drastis dibandingkan turis asing yang mengunjungi Situ Cangkuang. Kami menduga sejak diberlakukannya peraturan VOA (Visa On Arrival) hanya diberikan untuk 30 hari, turis jadi punya waktu yang sangat terbatas dalam menjelajahi Indonesia. Banyak tempat yang dulunya ramai dikunjungi turis asing kini sepi.

Di beberapa titik di tengah danau ada rakit kecil yang digunakan oleh para pemancing ikan. Unik juga cara memancingnya menggunakan jala raksasa yang dinaik-turunkan dengan alat yang terbuat dari bambu. Menurut bapak pengayuh rakit, sekarang ikan-ikannya tidak terlalu besar karena sudah terlalu banyak yang mengambil ikan di sana sehingga belum sempat besar sudah ditangkap.
Situ Bagendit
Jalan Kyai H. Hasan Arif, Banyuresmi
Jam buka: 06:00 – 18:00
Tiket masuk Dewasa/Anak: Rp3.000/2.000
Parkir Mobil/Motor: Rp7.000/5.000
Sewa bebek-bebekan: Rp20.000
Sewa getek (rakit): Rp40.000

