St. Ali Family, Setiabudi One, Jakarta: Salah satu cafe favorit kami di Jakarta

By January 29, 2017Wisata Kuliner Jakarta
St Ali Jakarta

Ketika buka tahun 2015, satu hal yang dibicarakan oleh banyak orang adalah betapa mahalnya St. ALi ini. “Mahal amat! Not worth it.” Kebayang deh pastinya. Banyak orang yang tidak suka dengan harganya.

Tapi ketika kamu mau standar internasional, kamu juga harus mau bayar harga internasional, atau setidaknya mendekati harga internasional. Dan di St. ALi bisa terlihat jelas kalau mereka tidak pakai standar harga Indonesia. Kamu membayar sekitar 3/4 dari harga yang biasanya kami sebut standar cafe internasional. Kalau bicara dalam konteks tersebut, kami harus mengakui bahwa harga yang dipasang di St. ALi adalah fair (wajar).Mesin Kopi St Ali JakartaSebagai salah satu dari cafe terkenal di Melbourne, St. ALi membawa konsepnya ke Jakarta dengan maksud menunjukkan standar cafe yang bagus di Indonesia. Dan mereka berhasil melakukannya. Standar yang dipasang sangat tinggi untuk ukuran cafe di Jakarta dan saat ini bisa dilihat banyak cafe yang juga menaikkan standarnya untuk mengejar St. Ali. Efek baiknya, sekarang orang-orang di Jakarta tahu seperti apa cafe yang bagus itu.

Pengaturan tempat duduk di cafe ini sangat tipikal dengan modern cafe pada umumnya, yakni dengan meletakkan meja-meja di sekeliling tembok bagian luar dan tempat duduk mengelilingi beberapa meja besar panjang di dalam ruangan. Sebuah brew bar ditempatkan di tengah ruangan, jadi display bagi mereka yang tertarik dengan metode manual brewing.Servis di cafe ini menurut kami memang tidak sempurna 100%, tapi tidak buruk juga. Kami disambut, ditunjukkan tempat duduk yang tersedia dan bisa order dalam waktu yang tidak lama. Tapi ketika kami mau pesan kopi lagi, sangat sulit untuk menarik perhatian staff sehingga setelah mencoba beberapa menit akhirnya kami berdiri dan memesan langsung ke kasir.Cappuccino Di St Ali JakartaKami sudah mencoba beberapa makanan/minuman di St. Ali dan kami sangat suka kopinya. Mungkin yang terbaik di Jakarta. Makanannya juga enak. Yang terakhir kami coba adalah Oreo Pancakes dan The Fat Boy. Dua-duanya disajikan dalam porsi yang sangat besar. Bahkan sepertinya The Fat Boy agak terlalu besar untuk standar porsi Indonesia. Susan tidak bisa menghabiskannya karena banyak banget porsinya. Tapi setiap komponennya enak dan menggunakan bahan kualitas tinggi. Bisa jadi mereka impor bahan-bahannya.Sejujurnya kalau kami menemukan kekurangan di St. Ali itu karena sengaja dicari. Untuk kebanyakan customer sepertinya mereka akan sangat senang dengan St. Ali sama seperti kami. Kami sangat suka St. Ali dan menurut kami ini adalah cafe terbaik di Jakarta, jauh melebihi cafe lain di Jakarta dan bahkan beberapa cafe yang pernah kami coba di Singapore.

Meskipun demikian, untuk bisa menyajikan kualitas seperti ini tidaklah murah dan menurut standar Indonesia St. Ali adalah cafe yang mahal. Seperti yang kami bilang di awal, kamu tidak bisa mengharapkan standar internasional kalau tidak mau bayar harga yang sebanding. Oleh karena itu meskipun mahal, tapi kualitas yang kamu dapatkan di cafe ini sangat sebanding.

St. ALi Jakarta
Setiabudi Building One 2 GF-103A, Jalan Hr. Rasuna Said Blok Kav. 62, Setiabudi, Jakarta
Jam Buka: setiap hari 07:00 – 21:00
White coffee: Rp45.000
Pancakes: Rp95.000
The Fat Boy: Rp140.000

Leave a Reply