
Terminal Coffee punya 2 outlet di Bandung dan waktu itu kami sempat mengunjungi salah satunya yang ada di dekat Rumah Sakit Borromeus di Dago saat mereka masih dalam tahap trial opening. Kalau boleh jujur coffee shop ini bukan coffee shop favorit kami di Bandung, tapi bisa jadi mereka mengisi segmen market yang saat ini belum banyak pesaingnya.
Kopi di Terminal Coffee murah. Lebih tepatnya sangat murah. Mereka membuat kopi menggunakan mesin espresso yang besar dan mahal namun mereka cuma membandrol cappuccinonya seharga Rp10.000. Sepertinya ini cappuccino paling murah yang pernah kami temukan yang dibuat menggunakan mesin kopi proper. 
Kopi yang Adam minum di sini di bawah standar Bandung dan sedikit mengecewakan. Foam-nya tebal dan berbuih, selain itu kopinya juga tidak terlalu smooth. Meskipun demikian, itu bukanlah kopi yang tidak enak dan Adam akan meminumnya lagi kalau misalnya diajak teman minum kopi di sini. 
Ada beberapa meja yang sepertinya terlihat enak untuk dipakai kerja, tapi saat kami di sana wifinya tidak jalan. Selain itu selama 20 menit pertama kami di sana tidak ada musik sama sekali — cuma ada suara getaran dari kulkas di pojok ruangan dan suara nafas sendiri. Saking sunyinya jadi berasa aneh. 

Terminal Coffee
Jalan Hasanudin 3, Bandung
Instagram: @terminal.coffee
Jam buka: buka 24 jam
WiFi: tidak jalan
Cappuccino: Rp15.000
* Tidak ada pajak
