Tips Traveling Hemat di Copenhagen, Denmark

By March 16, 2016Europe
Tips Traveling Murah di Copenhagen

Tidak dipungkiri lagi kalau Denmark termasuk salah satu negara termahal di dunia. Jadi waktu tahu akan ke Copenhagen, kami sudah langsung ketar-ketir dan langsung khawatir dompet jebol. Oleh karena itu kami cuma rencanakan 3 hari saja untuk eksplor Copenhagen. Namun di mana ada kemauan di sana ada jalan. Di negara yang mahal ini tentu ada jalan untuk berhemat. Hemat dalam arti mengeluarkan biaya yang secukupnya dan bukan berarti murah ukuran Indonesia. Karena kalau asumsi murahnya sama dengan murah di Indonesia, mending jangan ke negara-negara Skandinavia deh.

Beberapa tips traveling hemat ke Copenhagen adalah sebagai berikut.

1. Tiket Pesawat

Kalau ini urusan untung-untungan ya. Kami beli tiket pesawat beberapa bulan sebelumnya dan dapat harga super promo dari Qatar Airways waktu mereka ada promo multicity. Jadi kami dapat sekitar 4.5 juta rupiah PP per orang untuk KL-Copenhagen dan Roma-Jakarta. Kalau tidak ada tiket promo ini sepertinya kami tidak akan berangkat ke Copenhagen. Jadi, rajin-rajin aja deh pantengin promo berbagai airlines.Tiket murah Qatar airways

2. Biaya Transportasi dalam kota

Begitu sampai bandara Copenhagen, kami langsung beli transport pass yang berlaku untuk 72 jam, bisa dipakai unlimited untuk semua moda transportasi umum di Copenhagen (bis, kereta, MRT). Harganya 200 DKK (sekitar 400 ribu rupiah). Memang sepertinya mahal, namun kami memilih opsi ini supaya praktis saja. Tiket single trip bis biasanya 25-36 DKK. Kalau dihitung-hitung untuk balik modal setidaknya kami harus naik 8x kendaraan umum. Dan memang dengan tiket unlimited pass ini malah jadi bikin kami enak, kalau malas jalan kaki tinggal naik bis/kereta/MRT yang terdekat. Toh sudah ‘dibayar’ di awal.

Kalau tidak punya unlimited pass ini maka setiap kali mau naik tranport umum harus beli tiket dulu dan di bis harus bayar langsung ke driver-nya. Kebetulan kami menginap di daerah Norresbro yang jaraknya sekitar 7 km dari pusat kota, jadi mau tidak mau setiap hari harus naik kendaraan umum kalau mau ke pusat kota. Namun jika kamu menginap di pusat kota, sepertinya tidak perlu beli pass ini karena pusat kota Copenhagen cukup kecil. Tapi siap-siap saja banyak jalan kaki 🙂Tiket transport 72 jam

3. Biaya akomodasi

Aturan umum dari biaya akomodasi biasanya semakin dekat lokasi akomodasi dengan pusat kota, semakin mahal pula harganya. Oleh karena itu silakan dipertimbangkan saja, lebih baik pilih untuk membayar harga mahal untuk akomodasi di pusat kota atau membayar murah di pinggiran kota tapi harus mengeluarakan biaya ekstra untuk biaya tranportasinya? Kami pilih AirBnB yang lokasinya sekitar 7 km dari pusat kota.


Kami sudah berusaha cari akomodasi hotel/hostel namun harganya bisa sampai 1 jutaan, apalagi biasanya hotel/hostel banyak yang lokasinya di pusat kota. AirBnB ini kami dapat dengan harga sekitar 48 AUD (sekitar 500rb rupiah) per malam untuk sebuah ruangan studio yang luas dan bisa akses ke dapur, kamar mandi, mesin cuci dan seluruh fasilitas apartemen pemiliknya.AirBnB murah di Copenhagen

4. Biaya makanan

Untuk mengakali mahalnya harga makanan di Copenhagen, kami menggunakan trik fasilitas dapur di AirBnB. Malam pertama kami beli makanan yang tinggal dipanaskan di microwave seharga 40 DKK (80 ribu rupiah) untuk 2 orang berupa nasi yang dibumbui dengan kunyit, potongan ayam yang banyak, wortel, jagung muda, beras hitam dan bumbu-bumbu lain yang rasanya enak banget. Malam kedua kami tadinya mau makan hot dog yang memang dikenal sebagai salah satu opsi makanan murah & khas di Copenhagen (30 DKK = 60rb rupiah).

Namun karena keburu tutup akhirnya kami melipir ke Falafel Resto yang banyak sekali bertebaran di seluruh penjuru Copenhagen. Dengan harga sekitar 25-30 DKK (50-60ribu) sudah dapat Durum/Shawarma yang sangat mengenyangkan dan enak. Tips: Restoran Turki ini juga jadi opsi nomor satu buat yang cari makanan halal dan murah. Besoknya baru kami berhasil mencicipi hot dog dan nemu yang ada promo 40 DKK untuk 2 hot dog. Yay!Makanan murah di Copenhagen

Namun selain itu kalau mau rajin-rajin lihat harga sebetulnya ada banyak opsi makanan murah. Di 711 misalnya, mereka ada promo 25 DKK (50rb) untuk 2 potong croissant ukuran besar. Di supermarket juga sempat beli cinnamon roll sebesar piring (besar banget) dengan harga 10 DKK (20rb) saja! Bahkan kalau ke McDonald’s pun cheese burgernya cuma 10 DKK (20rb) saja. Jadi, buat yang tidak menginap di AirBnB dan tidak masak sendiri juga bisa beli makanan murah koq.

Catatan saja, kadang kami menyeimbangkan antara makan murah dengan makan enak. Jadi kalau memang lihat ada makanan enak dan harganya masih reasonable (meskipun lebih mahal dari Indonesia), boleh lah diicip….toh sudah jauh-jauh ke sana. Hehe…intinya, bijak-bijaklah ngatur budget makanan. Jangan bablas tapi jangan terlalu pelit juga, kasihan perut & lidah yang pengen cicip makanan sana. Tips: kalau mau coba makanan lokal murah coba ke Rita’s Smorrebrod yang harga smorrebrod (open-faced sandwich khas Denmark) 12 DKK (24 ribu) saja per buahnya.Smorrebrod roti khas Denmark

5. Biaya aktivitas

Nah…ini sebenernya gampang kalau mau hemat karena di Copenhagen ini banyak banget tempat yang bisa dikunjungi secara gratis. Christianborg Palace dan Rosenborg Castle misalnya, itu gratis kalau mau masuk ke halaman dan lihat gedungnya dari dekat. Tapi ada beberapa area di mana pengunjung harus bayar, misalnya kalau mau masuk ke dalam kastilnya harus bayar 105 DKK (210 ribu rupiah). Jadi, pilih-pilih lagi aja yang mana yang pengen bener-bener kamu lihat, mana yang ga perlu-perlu banget. Tiap orang punya preferensinya masing-masing.Christianborg Palace, Copenhagen

Nah, sekarang ga takut mahal lagi kan traveling ke Copenhagen? 🙂

Leave a Reply