Travellous – Lost in Europe, Found a Love: Book Review

By May 27, 2012June 25th, 2012Books

Keinginan saya untuk mewujudkan mimpi ke Eropa semakin menjadi-jadi setelah selesai membaca Travellous – Lost in Europe, Found a Love oleh Andrei Budiman. Di buku ini diceritakan bagaimana seorang pemuda sederhana dari Kalimantan yang berhasil meraih mimpinya untuk bisa ke Eropa (Perancis khususnya) dengan modal seminim-minimnya.

Travellous – Lost in Europe, Found a Love by Andrei Budiman

Travellous – Lost in Europe, Found a Love by Andrei Budiman

Banyak pencerahan yang didapat mengenai bagaimana mewujudkan mimpi saya.

Tiket. Ternyata dengan berangkat melalui Kuala Lumpur kita bisa mendapatkan tiket yang lebih murah dibandingkan dengan berangkat langsung dari Jakarta.

Biaya Hidup. Untuk menghemat, kita bisa ikut program beasiswa dan ada baiknya memilih universitas di negara impian kita, sukur-sukur dapet program beasiswa seperti si penulis yang mencakup biaya makan dan akomodasi.

Invitation Letter. Berjuanglah mencari undangan dari Eropa karena ternyata invitation letter itu sungguh sakti! Di buku dituliskan kalo kondisi keuangannya pas-pasan tapi dia berhasil mendapatkan visa karena adanya surat undangan itu! *Hmmm… jadi… yang saya butuhkan sekarang adalah punya kenalan di Eropa sebanyak-banyaknya untuk selembar invitation letter *

Semangat. Jangan pernah berhenti bermimpi tapi jangan lupa juga untuk mengejar mimpi itu.

Buku ini bersumber dari catatan perjalanan si penulis dalam web blog pribadinya, jadi isinya merupakan pengalaman saat ia menjelajah Eropa mulai dari yang nggak ngenakin, deg-degan, menyenangkan, haru biru dan kisah cinta pastinya. Setengah nggak percaya dengan apa yang dialaminya karena kok keberuntungannya nggak abis-abis dan ternyata orang-orang baik dengan hati tulus itu memang ada! Kisah paling seru buat saya adalah saat si penulis sedang numpang sebuah truk (hitchhiking) menuju ke Belgia kemudian ia memutar lagu Obbie Messakh dan si supir truk itu ternyata suka dengan lagu tersebut bahkan mengulangnya sampe 11x, kemudian mereka pun nyanyi-nyanyi bersama! “malu aku malu, pada semut merah”.  Bagaimana kelanjutan ceritanya? Silakan dibaca sendiri… Seruuuu.

Saya pribadi suka membaca buku-buku berdasarkan pengalaman pribadi si penulis seperti ini, jadi saya rekomen banget untuk kalian yang suka traveling untuk membacanya, apalagi bagi yang punya impian untuk ke Eropa! Kalian sudah membaca? Bagaimana pendapat kamu?

Travellous – Lost in Europe, Found a Love oleh Andrei Budiman diterbitkan oleh B-First dan bisa didapatkan di toko-toko buku terdekat. ISBN: 9786028864480

Vindhya Sabnani is a guest writer for Pergi Dulu. You can follow her on twitter @vindhyasabnani and read her blog at http://ibupenyu.wordpress.com/

Leave a Reply