Kakadu National Park di Northern Territory, Australia

Ubirr - Kakadu

Kalau sebelumnya kami sudah membahas serunya Litchfield National Park, kali ini kami akan menceritakan tentang sebuah taman nasional lain di Northern Territory yang namanya pasti sudah banyak didengar. Kakadu National Park diakui sebagai salah satu lokasi World Heritage karena kebudayaannya yang masih hidup sampai saat ini. Tanah di Kakadu dulunya milik orang Bininj/Mungguy dan saat ini dikelola oleh mereka, bekerja sama dengan Parks Australia untuk melestarikan alam serta nilai-nilai budaya di dalamnya.

Formasi bebatuan di sekitar Ubirr

Formasi bebatuan di sekitar Ubirr

What to do di Kakadu National Park

Berbeda dengan Litchfield National Park yang kebanyakan objek wisatanya berupa air terjun, Kakadu National Park seluas 20.000 km persegi ini menawarkan berbagai objek wisata yang menarik perhatian pengunjung dengan minat yang berbeda-beda. Beberapa tempat di Kakadu yang sempat kami kunjungi di antaranya:


Mamukala wetlands – sebuah rawa yang dipenuhi oleh berbagai macam burung di musim-musim tertentu. Di sana ada sebuah bangunan (disebut bird hide) yang bisa dipakai untuk mengamati dan mengintai burung-burung hilir mudik di depan jendela. Selain itu juga ada trek singkat di sekitarnya dan ada banyak hewan liar.

Ubirr – lokasi yang paling recommended untuk dikunjungi di Kakadu. Selain ada banyak rock art yang berumur tua dan memiliki latar belakang sejarah yang menakjubkan, Ubirr ini tempat yang paling pas untuk menikmati sunset. Setelah selesai menikmati rock art, pengunjung bisa memanjat bukit batu hingga ke puncak yang memiliki pemandangan 360 derajat dan menikmati saat matahari perlahan-lahan turun dan menghilang dari cakrawala.

Nourlangie (Burunggui) – di daerah ini ada banyak shelter yang dulunya dihuni oleh suku Aborigin yang saat ini menyisakan rock art di dindingnya. Ada juga Anbangbang billabong yang dipenuhi oleh burung-burung berbagai jenis dengan bukit Nourlangie sebagai back dropnya. Cantik!

Beberapa lokasi yang menarik namun tidak bisa kami kunjungi karena akses ke sana membutuhkan kendaraan 4WD di antaranya: Jim Jim Falls, Twin Falls, Gunlom dan Maguk. Kalau kalian roadtrip pakai kendaraan 4WD jangan lupa mampir ke lokasi-lokasi tersebut ya.

Bird hide di Mamukala Wetlands

Bird hide di Mamukala Wetlands

Menanti sunset di Ubirr

Menanti sunset di Ubirr

Anbangbang Billabong

Anbangbang Billabong

Cara menuju Kakadu National Park

Ada 2 akses menuju Kakadu National Park. Yang pertama adalah 133 km dari Darwin yakni dari Arnhem Highway. Yang kedua adalah jika datang dari selatan bisa masuk dari dekat Pine Creek dan Katherine melalui Stuart Highway (285 km dari Darwin).

Pemandangan cantik saat sunset di Kakadu

Pemandangan cantik saat sunset di Kakadu

Akomodasi di Kakadu National Park

Pusat akomodasi berlokasi di kota Jabiru. Di sana ada berbagai jenis penginapan mulai dari hotel besar hingga campground sederhana. Jika mau menginap di dekat objek wisata, biasanya ada campground dengan fasilitas basic seperti toilet tanpa flush dan tempat untuk bikin api. Biayanya 5-10 AUS tergantung fasilitas yang tersedia. Untuk harga hotel di Jabiru, cek di sini.

Jabiru - burung khas di daerah Kakadu

Jabiru – burung khas di daerah Kakadu

Rock art dan penjelasannya

Rock art dan penjelasannya

Tips Jelajah Kakadu National Park

  • Waktu terbaik untuk mengunjungi Kakadu biasanya bulan Mei-September karena cuacanya paling nyaman dan tidak banyak jalanan yang ditutup akibat banjir.
  • Di Kakadu cuaca panas di siang hari dan banyak serangga di malam hari. Lebih baik pakai baju lengan panjang dan celana panjang. Pakai topi untuk mencegah sunburnt dan bawa/minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Perairan di Kakadu dihuni oleh estuarine crocodile (buaya air asin). Patuhi jika ada tanda dilarang berenang atau jangan terlalu dekat pinggir perairan.
  • Karena sebagian besar lahan di Kakadu adalah tanah sakral milik bangsa Aborigin, hormati budayanya. Jangan menyentuh Aboriginal Rock Art yang berumur puluhan ribu tahun di dinding gua ataupun bergelantungan di batu yang mereka anggap sakral.
  • Patuhi peraturan yang berlaku di taman nasional ini karena pelanggaran akan dikenakan denda.
  • Cek jadwal ‘Ranger Talk’ karena di beberapa titik lokasi mereka ada kegiatan rutin di mana seorang ranger memberikan penjelasan serta sejarah di balik lokasi tersebut. Sangat menarik dan menambah pengetahuan. Gratis pula!
Tanda peringatan keberadaan buaya

Tanda peringatan keberadaan buaya

Salah satu 'Ranger Talks' di Nourlangie

Salah satu ‘Ranger Talks’ di Nourlangie

Tiket masuk Kakadu National Park

Karena Kakadu National Park termasuk World Heritage dan mempekerjakan banyak staf termasuk suku Aborigin pemilik lahan sebagai ranger, Kakadu memberlakukan Park Pass seharga 25 AUD per orang untuk 14 hari. Jadi dengan bayar 25 AUD bisa jelajah taman nasional tersebut selama beberapa hari hingga 2 minggu. Apalagi banyak sekali yang bisa dilihat dan dilakukan di Kakadu. Sehari ga akan cukup deh. Park Pass bisa dibeli di beberapa lokasi seperti di Bowali Visitor Centre ataupun beli online di http://www.parksaustralia.gov.au/kakadu/plan-your-trip/passes-and-permits.html sekalian riset semua informasi tentang Kakadu di website tersebut.

Selfie saat sunset di Ubirr

Selfie saat sunset di Ubirr

Selamat menyelami budaya Aborigin di Kakadu National Park!

Join the discussion 8 Comments

  • vira says:

    haduuuh, kangen trekking.. (yang trek-nya udah rapi dan aman..hahaha) –> trekker manja 😛

    • Susan Natalia Poskitt says:

      entah kenapa kalo trekking di Indonesia kebayangnya bakal belepotan lumpur. kayaknya tanahnya memang beda kali ya. Hutan hujan alias rainforest. Kalo di sini mah trekking di pelosok pun bisa tiba2 nemu boardwalk dan hebatnya masih kerasa alami karena nge-blend sama nature.

  • El says:

    kak, tanya dunk, apa semua daerah Northern Territorysudah pasti ada buaya nya? atau cuma kota2 tertentu aja? kl banyak buaya nya, berarti kita perginya musti lihat musim dunk ya. . hihihi

    • Susan Natalia Poskitt says:

      ini rencananya pengen liat buaya atau ga mau ketemu buaya? hehe….
      kalo pengen liat buaya yg pake tour2 itu kayaknya sepanjang tahun ada kecuali pas musim hujan karena kalo hujan suka banjir.
      Selebihnya sih harusnya tetep jalan tour-nya.
      Kalau ga mau ketemu buaya, sebenernya musim apapun ga masalah, asal turuti warning sign-nya, jangan berenang sembarangan, etc.

      • El says:

        hahha. . jadi gini, saya salah satu whv yang akan pergi di bulan nov nanti. . rencananya mau mulai dari darwin.. jadi sekarang lagi cari tahu lebih lengkap mengenai darwin. . saya lagi cari peta australia tp belum ketemu, kira2 disana akan ada ga ya? peta lengkapnya. . btw, pnya kenalan yang tinggal di darwin, saya butuh untuk pembukaan rekening. . Terima kasih

        • Susan Natalia Poskitt says:

          peta di mana2 juga banyak. bisa download dari skrg di internet atau kalo ke visitor center peta gratis melimpah ruah.
          untuk buka rekening ga harus punya kenalan 🙂

          • El says:

            maap. . Maksud nya ga butuh kenalan apa ya? pembukaan rekening di commonwealth bisa pake alamat hostel?

          • Susan Natalia Poskitt says:

            kamu buka rekening karena kamu akan tinggal di australia kan? ya udah kalau sementara kamu tinggal di hostel pake alamat hostel, nanti kalau pindah kota jangan lupa update alamatnya.

Leave a Reply