Cicip Kuliner di Hualien, Taiwan

Kuliner Di Hualien

Buat yang udah ngikutin kuliner series kami selama di Taiwan, ini bakal jadi seri terakhir kuliner di Taiwan. Kami ke Hualien karena katanya ini kota yang paling dekat kalau mau eksplor Taroko Gorge. Hualien ini kota yang kecil, tidak terlalu hectic namun lumayan menyenangkan atmosfernya. Oleh karena itu kebanyakan kuliner yang kami cicipi adalah tempat makan lokal yang kebetulan ada di sekitar penginapan.

Seperti biasa, kami dapatnya dari hasil ngubek-ngubek foursquare. Silakan disimak apa saja yang kami makan selama 3 hari di Hualien.

1. Dumpling saus pedas tabur nori

Dumpling SoupIni makanan yang kami makan di malam pertama. Dapatnya dari foursquare dan kayaknya menarik dan khas daerah sini. Bisa dibilang ini semacam ‘warung pangsit’ karena kebanyakan menunya adalah berbagai variasi pangsit. Kami pesan semangkuk pangsit kuah, dagingnya kalau ga salah campuran babi dan udang. Isiannya sangat banyak, bukan cuma gumpalan kulit yang diisi dengan secuil daging cincang. Jadi semangkuk kuah dengan 10 pangsit daging lumayan bikin kenyang.

Dumpling Saus Pedas Tabur NoriSatu lagi kami ga tau namanya, pokoknya isinya pangsit rebus yang disiram saus pedas ditambah taburan irisan nori (lembaran rumput laut tipis kering). Adam yang kebagian makan ini dan katanya enak banget. Kombinasinya lumayan unik dan tidak terlalu pedas juga sih, kecuali mau tambah sambal lagi.

Lokasi: Zhongshan Road
Harga: NT$145 (untuk 2 mangkuk pangsit)

2. Sarapan ala Taiwan

Sarapan Lokal Di HualienKarena sudah masuk 2 minggu di Taiwan, kami sudah lumayan familiar dengan sarapan ala Taiwan ini. Kebetulan kami dapat voucher sarapan dari hotel tempat kami menginap. Katanya bisa dipakai untuk sarapan di beberapa tempat yang dianggap ‘partner hotel’. Lumayan juga dari voucher tersebut kami bisa dapat berbagai macam makanan seperti bacang, cakue, sepiring pancake tipis orak-arik telur dan 2 gelas black tea yang katanya specialty di sana.

Kopitiam Lokal Di HualienUntuk makanan sih sepertinya hampir sama dengan tempat-tempat sarapan lainnya di seluruh penjuru Taiwan, cuma yang selalu kami suka dari tempat-tempat seperti ini adalah atmosfer kopitiam kuno di mana pagi-pagi orang-orang mampir ke sini untuk sarapan sebelum berangkat kerja.

Lokasi: Miao Kou Black Tea (No. 218, Chenggong Street)
Harga: NT$130 (total)

3. Warung Lokal di Taroko Gorge National Park

Lu Rou Fan Di Taroko GorgeUntuk eksplor Tarogo Gorge National Park akan butuh waktu seharian karena areanya cukup besar. Kalau mau makan di dalam area National Park, pergilah ke Sioulin. Di sana ada deretan warung-warung kecil yang jualan makanan.Kedai Lokal Di Taroko GorgeTapi hati-hati karena ada banyak warung yang pasang harga turis alias jauh lebih mahal. Kami sengaja pilih warung paling ujung, yang tidak ada calo teriak-teriak di depan warungnya.Kuo Tie Di Taroko GorgeDan ternyata makanannya enak dan murah. Kami pesan semangkuk lu rou fan dan sepiring kuo tie goreng yang digoreng dadakan sehingga terasa fresh.

Lokasi: Sioulin/Xiulin, dekat terminal bis
Harga: NT$105 (total)

4. Warung Lokal di Pasar Malam

Xiao Long Bao Di HualienNemu tempat ini waktu cari makan malam. Lokasinya di jalanan kecil yang ternyata kalau malam rame karena jadi pasar malam. Banyak kios-kios kecil jual baju. Di warung ini rame banget tapi servisnya cepat. Cuma tinggal tulis di kertas pesanan, kasihin ke kokoh yang teriak-teriak ngurus pesanan, ga berapa lama kemudian makanan sudah diantar ke meja.Lomie Di HualienKami pesan xiao long bao 1 porsi, 1 biji bapao sama semangkuk mie yang penampakannya sih kayak lomie di Indonesia, kuahnya kental-kental gitu. Lumayan murah dan enak. Oh ya, di sini buka 24 jam, jadi kalo kelaparan tengah malam bisa melipir ke sini.

Lokasi: Gongzheng Street
Harga: NT$70 (total)

5. Es serut saus karamel (Fivebar Caramel Heart Tapioca)

Es Serut Saus KaramelCari yang manis-manis, kami nemu toko dessert yang menu khasnya adalah semangkuk isian campur yang ditutupi es serut kemudian disiram saus karamel. Isiannya bisa macam-macam mulai dari bulatan kenyal semacam onde dengan rasa taro, buah, matcha, dll. Selain itu juga ada tofu pudding, grass jelly, kacang merah dll. Kalo lagi pengen yang anget-anget, bisa tidak pakai es serut, kuahnya diganti jadi kuah jahe panas.

Lokasi: perempatan Zhonghua Road & Bo-ai Street
Harga: NT$45 – NT$60

6. Giocare Coffee

Giocare Coffee HualienBelum lengkap rasanya kalau kulineran tanpa coba coffee shopnya. Nemu satu tempat ngopi yang asik suasananya. Lokasinya di seberang sekolahan besar, di halaman rumah yang terlihat rustic dekorasinya. Tapi unik karena tidak sama dengan kebanyakan coffee shop modern mainnya. Terlihat banyak unsur Jepang di coffee shop ini, salah satunya poster yang mendukung pelarangan nuklir di Fukushima.Giocare CoffeeSelain itu yang jadi nilai tambah di sini buat Adam adalah cangkirnya custom-made dan beda-beda semua. Ada display produk-produk keramik handmade yang kayaknya sih boleh dibeli. Kopinya di sini enak banget. Sayangnya jam buka coffee shop ini tidak sesuai dengan yang tercantum di foursquare. 3 kali ke sini cuma berhasil datang pas buka 1 kali saja.

Lokasi: Shuren Street
Harga: NT$220 (untuk 2 kopi)

7. Frontiere Fran├žaise

Patiserie Di HualienSelain tempat ngopi, salah satu tempat lainnya yang wajib didatangi kalau terlihat menarik buat Adam adalah patiserie. Rupanya tempat ini khusus untuk nongkrong-nongkrong sambil makan cake dan minum-minum cantik. Kami sempat coba 2 cake-nya yang penampakannya menarik. Lumayan enak sih, tapi masih jauh lah dibanding Dominique Ansel (eh…kejauhan ya perbandingannya).

Lokasi: Mingzhi Street
Harga: NT$270 (total)

Nah…sekarang udah lengkap ya laporan kulinernya selama hampir 3 minggu di Taiwan. Silakan pilih-pilih aja tergantung tujuan kamu di Taiwan ke kota mana aja: Taipei, Taichung, Kaohsiung atau Hualien. Kesimpulannya menurut kami makanan di Taiwan itu enak-enak dan murah, apalagi night market-nya. Selamat kulineran di Taiwan!

Leave a Reply