Panduan ke Shirakawa-go & Takayama dari Nagoya

Panduan Ke Shirakawago Dari Nagoya

Pengaruh media sosial memang sangat besar, salah satunya dalam hal mempromosikan suatu tempat. Baru belakangan ini kami dengar tentang Shirakawa-go dan menurut pihak JNTO ID juga katanya tempat ini baru meroket popularitasnya 2 tahun belakangan ini. Demikian juga dengan Takayama yang merupakan kota besar terdekat dari Shirakawa-go yang cuma berjarak sekitar 1 jam, jadi pilihan lokasi akomodasi yang pas buat yang ingin mengunjungi Shirakawa-go.

Namun bagi yang punya waktu liburan terbatas, bukan tidak mungkin untuk mengunjungi Takayama dan Shirakawa-go dalam satu hari dari Nagoya. Berikut ini kami bagikan informasi yang kami dapatkan berdasarkan pengalaman kami dan dibantu info dari pihak pemerintah setempat juga.

Ada Apa di Shirakawa-go?

Tentu ada alasan kuat mengapa Shirakawa-go ditetapkan menjadi salah satu World Heritage oleh UNESCO pada tanggal 9 Desember 1995. Cuaca dan pengaruh geografis yang cukup ekstrem membuat penduduk di daerah ini harus menyesuaikan gaya hidupnya dengan membangun rumah-rumah kayu Gassho-zukuri (seperti bentuk tangan yang sedang berdoa). Kekayaan budaya yang unik inilah yang menjadi alasan pelestarian budaya oleh pemerintah Jepang.Kami sempat masuk ke Wada House (tiket masuk: 300 yen), rumah Gassho-zukuri terbesar yang ada di desa tersebut. Dari dalam rumah tersebut barulah kita bisa merasakan keunikan struktur bangunan serta fitur-fitur arsitektur lainnya. Dari lantai atasnya terhampar pemandangan sekeliling desa yang super cantik. Selain Wada House ada juga 2 rumah Gassho-zukuri lain yang dibuka untuk umum (Kanda House dan Nagase House).Shirakawa Go Musim DinginSudah puas masuk ke rumah tradisional, saatnya keliling-keliling desa. Shirakawa-go cantik dari berbagai sudut, baik rumah-rumah biasa, sungai maupun jembatan gantungnya. Pokoknya kalau ke Shirakawa-go pasti puas banget foto-fotonya.Jembatan Gantung Di Shirakawa Go

Ada Apa di Takayama?

Daya tarik Takayama ada di atmosfer kota tua yang memiliki suasana jadul abad 17-an dengan masih berdirinya rumah-rumah pedagang yang dulunya sukses. Sambil berjalan di lorong-lorong jalanan kota tua, kita bisa membayangkan suasana kehidupan pada masa lampau. Sekarang lorong-lorong tersebut diramaikan oleh toko-toko suvenir, penjual sake serta restoran.Kalau mau mengintip rumah pejabat pada jaman dahulu, kita bisa mampir ke Takayama Jinya yang berada tidak jauh dari Takayama Old Town. Takayama Jinya ini merupakan kantor cabang pemerintahan pada masa Edo Bakufu tahun 1682 sampai 1868. Meskipun umurnya sudah tua, namun bangunannya masih sangat well-preserved. Seru juga ngintip rumah pejabat jaman dulu, seperti masuk ke setting film. 😉Selain Takayama Old Town dan Takayama Jinya, sebenarnya masih banyak tempat seru lainnya yang bisa dikunjungi di Takayama, di antaranya: Miyagawa Morning Market, Takayama Festival Floats Exhibition Hall, Hida Folk Village, Hida Takayama Teddy Bear Eco Village dan masih banyak lagi.Pemandangan Di Takayama Old Town

Waktu terbaik mengunjungi Takayama & Shirakawa-go

Sama seperti tempat-tempat lainnya di Jepang, setiap musim ada daya tariknya masing-masing. Waktu kami ke Shirakawa-go dan Takayama sedang musim dingin sehingga banyak salju. Keuntungannya adalah pemandangannya unik khususnya buat kita yang jarang lihat salju, apalagi saljunya bisa tebal banget. Jujur kami yang sudah pernah ke Eropa termasuk Iceland saat musim dingin saja baru kali ini lihat salju setebal hampir 2 meter di pinggir jalan. Tapi kadang kalau sedang badai salju bisa merusak jadwal karena bisa saja ada jalan yang ditutup.Salju Tebal Di Musim DinginUntuk musim lainnya kami belum bisa komentar karena belum tahu seperti apa, tapi kalau dilihat dari foto-foto justru Shirakawa-go lebih menarik karena bentuk rumah dan perkampungannya lebih jelas terlihat (dibandingkan musim dingin yang tertutup salju tebal). Menurut warga Jepang sendiri, baik Shirakawa-go dan Takayama ramai dikunjungi di segala musim karena cuacanya yang cenderung lebih sejuk.Sungai Di Shirakawago

Akomodasi di Takayama & Shirakawa-go

Di Shirakawa-go sendiri sebetulnya ada beberapa akomodasi berbentuk penginapan biasa dan juga rumah tradisional yang dibuka sebagai guesthouse. Namun karena kami belum pernah menginap di tempat-tempat tersebut, kami tidak bisa banyak memberikan rekomendasi.

Saat mengunjungi Shirakawa-go kami menginap di Best Western Takayama Hotel. Lokasinya sangat strategis karena dekat dengan stasiun kereta api dan tidak jauh dari Takayama Old Town (cuma 15 menit jalan kaki). Review selengkapnya bisa dilihat di sini.Bagian Depan Takayama Jinya

Tempat Makan di Takayama & Shirakawa-go

Pokoknya kalau dengar Takayama, orang-orang langsung ingat Hida Beef. Sebelumnya kami tidak tahu menahu tentang Hida Beef ini dan ternyata jenis daging sapi ini masuk 3 top beef di Jepang selain Kobe Beef dan Matsusaka Beef. Kami kemarin ini mencicipi Hida Beef Steak di hotel tempat kami menginap (Best Western Takayama Hotel), tapi di area ini tentunya ada banyak tempat lain untuk makan Hida Beef.Antrian Beef Sushi Di TakayamaDi Takayama Old Town kami sudah diberi bocoran oleh local guide kami kalau mau coba lokal kuliner katanya coba Beef Sushi. Namun rupanya karena antriannya cukup panjang, kami skip. 🙁 Kami malah sempat nongkrong di salah satu coffee shop yang kecil namun cozy banget. Selain kopinya mantap, matcha with ogura-nya juga enak banget.Matcha With OguraKami sempat makan siang di Ajino Yohei, tempat makan sukiyaki yang HALAL. Kalau mau cemilan sambil jalan-jalan di Takayama Old Town bisa beli goheimochi atau matcha ice cream yang banyak di jual di kedai-kedai kecil.


Di Shirakawa-go kami tidak sempat makan atau jajan karena agak mepet waktu kunjungannya (jam 5 sore bis kami sudah harus keluar dari tempat parkir). Tapi menurut info lokal di sana ada banyak restoran, cafe ataupun toko suvenir dan cemilan.Tempat Makan Di Shirakawago

Cara Menuju Takayama & Shirakawa-go

Kemarin ini kami ke Takayama dan Shirakawa-go menggunakan private bus karena sudah diurus semua perjalanannya. Namun kami sempat bertanya kepada guide dan beberapa pihak dari dinas transportasi lokal mengenai cara-cara menuju ke 2 destinasi populer ini dan kami mendapatkan informasi yang cukup lengkap. Beberapa pilihan untuk ke Takayama dan Shirakawa-go di antaranya:Transportasi Ke Takayama Dan Shirakawago

1. Independen (naik kereta/bis)

Dari Tokyo:

  • Naik kereta: Tokyo – Nagoya ( 1 jam 30 menit), Nagoya – Takayama (2 jam 30 menit)
  • Naik bis: Shinjuku – Takayama (5 jam 30 menit)

Dari Osaka / Kyoto:

  • Naik kereta: Shin-Osaka — Kyoto (16 menit), Kyoto – Nagoya (35 menit), Nagoya – Takayama (2 jam 30 menit)
  • Naik bis: Tennouji – Osaka Namba (20 menit), Osaka Namba – Kyoto Fukakusa (1 jam 10 menit), Kyoto Fukakusa – Takayama (4 jam).

Bis dari Shirakawa-go ke Takayama (dan sebaliknya): 50 menitRichmond Hotel Shinkansen Guchi

2. Ikut One-Day Bus Tour dari Nagoya

Buat yang punya waktu terbatas sepertinya akan suka opsi ini karena bisa mengunjungi Shirakawa-go dan Takayama dalam satu hari dari Nagoya. Perusahaan bis Meitetsu Kanko Bus menawarkan ‘one day bus tour’ ke kedua destinasi populer tersebut dan sudah termasuk makan siang buffet style! Info penting mengenai Bus Tour ini:

  • Harga: 8.000 yen untuk dewasa dan 7.000 yen untuk anak-anak usia 2-11 tahun. Di bawah usia 2 tahun tidak diperbolehkan ikut.
  • Reservasi paling lambat jam 12 siang sehari sebelumnya.
  • Biaya tour sudah termasuk ongkos bis, makan siang (all- you-can-eat buffet), tiket masuk ke salah satu farmhouse di Shirakawa-go (bisa pilih sendiri) dan peta jalan-jalan.
  • Durasi tour kira-kira 11 jam.
  • Jadwal tour: berkumpul di Nagoya station Meitetsu Bus Station 4F pukul 8.10; tiba di Takayama pukul 11.15 dan ada free time kurang lebih 90 menit; makan siang di Takayama pukul 13.00 selama kurang lebih 1 jam; tiba di Shirakawa-go pukul 15.00 dan ada free time kurang lebih 80 menit; kembali ke Meitetsu Bus Center 4F kurang lebih pukul 19.10 malam.
  • Tour diadakan setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Cek update jadwal tour di website sebelum pesan.
  • Pemesanan bisa dilakukan melalui website: http://dorapack.com/special/27502/index.html.
  • PS: ada wifi gratis di dalam bis dan ada colokan listrik di masing-kursi bis! (kalau kena macet tidak usah khawatir mati gaya. ;))

Di Depan Takayama Jinya3. Pakai Tourist Pass yang dikeluarkan oleh JR Rail Pass

Rupanya selain JR Pass yang bisa digunakan untuk transportasi umum di Jepang, JR Pass juga membuat beberapa Tourist Pass khusus untuk destinasi-destinasi populer di Jepang. Di Central Japan sendiri ada 4 rute populer yang bisa dikunjungi menggunakan Tourist Pass ini: Takayama-Hokuriku Area, Alpine-Takayama-Matsumoto Area, Ise-Kumano-Wakayama Area dan Mt. Fuji-Shizuoka Area.

Kalau mau ke Takayama dan Shirakawa-go, paling pas menggunakan Takayama-Hokuriku Area Tourist Pass. Info penting mengenai tourist pass ini:


  • Harganya 14.000 yen untuk dewasa dan 7.000 yen untuk anak-anak usia 6-11 tahun.
  • Berlaku untuk 5 hari berturut-turut.
  • Sama seperti JR Pass, Tourist pass ini juga TIDAK BISA dibeli di Jepang. Beli di MCO (Miscellaneous Charges Order) sebelum berangkat ke Jepang. Kemudian tukarkan MCO di stasiun-stasiun yang sudah ditentukan saat tiba di Jepang.
  • Takayama-Hokuriku Tourist Pass secara garis besar mengcover transportasi antara Nagoya, Gero, Takayama, Shirakawa-go, Toyama, Kanazawa, Fukui , Kyoto, Shin-Osaka, Osaka sampai ke Kansai Airport.
  • Tourist Pass ini tidak mengcover biaya tiket masuk ke tempat-tempat wisata yang dilewati. Tujuan tourist pass ini adalah mempermudah transportasi di rute-rute populer.

Siap Jalan Jalan Ke ShirakawagoKami terbang ke Nagoya dengan Cathay Pacific. Mereka punya daily flights dari Jakarta ke Nagoya dan 5 kota lain di Jepang.

Gimana? Sekarang sudah ga bingung lagi kan kalau mau ke Shirakawa-go dan Takayama? Mudah-mudahan informasi yang kami bagikan ini bisa membantu memberikan gambaran buat nyusun itinerary jalan-jalan kamu. Enjoy Shirakawa-go dan Takayama! Buat yang punya waktu 5 hari di Central Japan, bisa juga intip Itinerary Liburan 5 Hari 4 Malam di Nagoya dan Central Japan buat inspirasi.

Thanks to JNTO ID and Cathay Pacific ID for the trip to Nagoya and central Japan!

Leave a Reply